
"Gak deh, gue jus kek biasanya aja". Ujar kevin.
"Yang lainnya masih ada yang mau pesan kah, yah, bun, tante". Ujar rama pada bunda sukma & yang lainnya.
"Tante satu ya, sedang saja jangan terlalu pedas". Ujar tante ayu pada rama, entah mengapa ia jadi mau juga.
"Mamah". Ujar arga menatap tajam pada mamah ayu.
"Heheh maaf sayang mamah juga ke pengen". Ujar mamah ayu menyengir kuda & memelas agar putra bungsu nya tidak marah.
"Sudah ini saja tak ada yang lain kan". Ujar rama pada mereka. & di angguki oleh mereka semua.
"Minuman nya jangan sampai lupa ya, serta jus pesenan keysha juga". Ujar opa kusuma.
"Siap opa". Ujar rama langsung memesankan semuanya.
**********
Malam hari keysha & arga di tinggal berdua saja.
Orang tua arga tengah keluar kembali ke rumahnya sedangkan bang alvin sedang ada urusan penting.
Bunda sukma kembali ke rumah untuk mengambil beberapa pakaian ganti keysha, sedangkan ayah adi, nara, opa kusuma, & radit mereka ada di markas besar untuk menghukum orang yang sudah mencelakai keysha.
Keysha bangkit dari ranjangnya karna ingin buang air kecil dari toilet namun ia melihat ke sekeliling nya tak ada siapapun, hanya ada arga yang sedang tidur di kasurnya. Ia pun berusaha bangkit mengambil kursi roda nya.
"Akh susah banget sih kenapa juga nih kaki sama tangan pake sakit segala". Ujar keysha pelan namun masih bisa terdengar oleh arga yang memang hanya menutup matanya saja sejak tadi.
"Kalau butuh bantuan itu bilang". Ujar arga mendekati keysha & hendak menggendong keysha arga bisa duduk di kursi roda.
"Eh gak usah gue bisa sendiri". Tolak keysha dengan tegas.
"Aku bukan gue". Ujar arga dengan penekanan.
__ADS_1
"Maaf lupa". Ujar keysha.
"Kamu mau ke toilet kan". Ujar arga, keysha pun mengangguk.
Arga pun langsung menggendongnya ala bridal style, entah mengapa keysha menurut saja ketika arga hendak menggendong nya bahkan tangan kanan nya dengan reflek mengalung di leher arga. Karna tangan sebelah kirinya di infus serta mengalami sedikit ke retakkan, sedangkan arga baru saja melepas infus nya. Arga meminta supaya cepat di lepas infus nya lagi pula tubuh nya sudah baik - baik saja pikirnya
Keysha tersadar ketika sudah duduk di kuri roda.
"Biar aku aja sendiri kamu tunggu di luar aja". Ujar keysha dengan malu. Namun arga tak menghiraukan nya. Ia kembali mengendong keysha & mendudukkannya tepat di atas closet & menaruh infus keysha di atasnya karna di situ tersedia sebuah tempat untuk menggantung infus.
"Aku tunggu di luar jika sudah kamu panggil aku saja". Ujar arga menahan debaran jantung nya yang sudah tak terkendali sejak tadi.
"Deg deg.... Jantung gue kenapa sih gak mungkin kalau gue suka sama arga, karna gue gak bisa pindah ke lain hati secepat itu_ Ujar bhatin keysha mencerna apa yang tengah di rasakan".
"Ekhem arga aku sudah selesai". Panggil keysha pada arga.
Arga yang mendengar suara keysha pun langsung masuk ke toilet & langsung menggendongnya kembali. Arga mendudukkan keysha di kursi roda.
"Bisa kita bicara sebentar ga". Cegah keysha pada arga ketika arga sudah menaruhnya di kasur. Arga pun mengangguk.
Arga tak menjawab ucapan keysha, ia justru bertanya.
"Apakah hal seperti ini sering terjadi?". Tanya arga pada keysha padahal ia sudah tau Jawabannya namun ia ingin memastikannya sendiri. Bagaimana arga bisa tau karna ia pun sama seperti keysha yang berasal dari keluarga kaya & pebisnis hebat sehingga banyak orang yang berusaha mencelakai nya & berusaha menjatuhkan keluarga nya.
"Hem". Ujar keysha mengangguk setuju.
"Apakah pelakunya saingan bisnis keluarga mu". Tanya arga kembali.
"Salah satunya". Ujar keysha menghela nafasnya.
"Maksud kamu ada lebih dari satu orang yang berusaha mencelakai mu". Ujar arga tak percaya.
"Hem termasuk orang terdekat ku". Ujar keysha dengan berat hati.
__ADS_1
"Bagaimana kau bisa tau pelakunya orang terdekatmu, mengapa ia tega melakukan itu pada mu apakah semua ini terjadi karena harta". Ujar arga penasaran.
"Tidak bukan karena harta, semakin sedikit kau tau maka semakin baik". Ujar keysha tak ingin memberitahu lebih.
"Aku harus tau tentang semuanya, kita akan menikah nanti jadi apapun tentang mu aku harus tau termasuk bila ada yang berniat mencelakai mu maka aku akan berusaha melindungi mu semampu ku". Jelas arga dengan tegas.
"Kau akan tau dengan sendirinya nanti, aku hanya bisa bilang bersiap lah untuk ke depannya karna kejadian seperti ini akan sering terjadi nantinya. Bahkan mungkin lebih dari ini". Ujar keysha memperingati arga.
"Namun bila kau akan membatalkan pernikahan kita maka kau tak perlu susah payah melindungi ku dan kau tak akan mengalami kejadian seperti ini lagi nanti nya". Sambung keysha kembali dengan sedikit angkuh.
Perkataan keysha membuat arga marah.
"Kamu siapa bilang aku ingin membatalkan pernikahan kita, tak ada kata menyerah dalam kamu aku". Ujar arga kemudian langsung mencium bibir keysha dengan kasar.
Keysha yang mendapatkan serangan pun terkejut, namun ia langsung tersadar & mencoba memberontak. Bukannya melepaskan nya arga justru semakin menekan tengkuk keysha. Sehingga keysha pasrah saja karna kondisi nya tak memungkinkan untuknya memberontak, & entah kenapa tubuhnya justru bereaksi & menurutinya begitu saja.
Keysha memukul dada bidang arga ketika sudah merasakan kehabisan nafas & arga langsung melepaskannya. Ketika sudah di lepaskan keysha langsung mengambil pasokan udara yang banyak.
"Maaf aku tak suka kau mengucapkan kata berpisah, jangan ulangi lagi jika tidak aku akan menghukum mu seperti tadi".
"Kamu dasar mesum beraninya mengambil ciuman ku tanpa seizin ku". Ujar keysha dengan kesal.
"Tapi kau menikmati nya kan, buktinya kamu tak menolak ku sama sekali". Ujar arga dengan santai.
"Siapa bilang aku menikmatinya tadi aku terlalu malas untuk menolak nya lagi pula kau sungguh memaksa tadi, sudah sana kembali ke kasur mu aku ingin beristirahat". Ujar keysha berkilah ia malu mengakui jika ia juga menikmatinya, lagi pula mengapa sih tubuhnya tak bisa menolak nya tadi pikir keysha dengan malu.
"Oya lantas mengapa wajahmu merah begitu". Ujar arga menggoda keysha.
"Tidak ada wajah ku biasa saja, sudah sana pergi". Ujar keysha melempar bantal nya pada arga.
Lalu arga kembali ke kasurnya dengan tertawa senang karna berhasil mengerjai keysha.
"Ekhem sudah selesai berbuat mesum nya". Ujar vanya datang bersama bagas. Yap mereka sudah datang sejak keysha & arga berciuman. Namun mereka memilih diam di ambang pintu karna ingin menonton film romansa gratis.
__ADS_1
*********
Like, Koment, Vote, Beri Hadiah, & Tambahkan Favorite ya๐๐๐