Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 6 - Kambuh


__ADS_3

Siska hendak menampar keysha namun dengan cepat keysha menyingkir sehingga tamparan nya meleset terkena rara.


"Lo kok jadi nampar gue sih" ujar rara dengan kesal.


"Sorry gue gak sengaja, semua ini gara-gara lo cewek bangsat". Ujar siska yang emosi nya mulai memuncak.


Keysha hanya tersenyum manis mendengar pekikan siska.


"Sini lo". Ujar rara hendak menjabak rambut keysha.


Namun dengan cepat keysha memelintir tangan rara.


"Akh sakit". Ujar rara. Semua yang ada di sana hanya menonton saja.


Mereka semua merasa senang karena melihat para Wanita pembully itu akhirnya dberi pelajaran juga. & hampir dari mereka semua menatap keysha dengan kagum terutama para kaum lelaki.


"Lepasin tangan gue" teriak rara.


Keysha hanya tersenyum tipis mendengar teriakan rara.


Siska berusaha menyerang keysha namun dengan cepat keysha mengarahkan serangan itu ke arah rara sehingga rara yang terkena serangan dari siska.


"Akh sakit kurang ngajar ya lo sis". Teriak rara dengan emosi meluap-luap.


"Sorry ra gue gak sengaja semua ini karena keysha". Ujar siska sambil berusaha menyerang keysha kembali. Namun dengan cepat keysha langsung menghindar & akhir nya siska terjatuh dengan cukup keras.


"Akh awas ya lo keysha, yuk cabut" ajak siska pada teman-temannya, ia pergi menahan kesal & malu karena merasa telah di permalukan oleh keysha.


Keysha hanya menyeringai menatap ke pergian siska & temannya.


Mereka semua terkejut melihat kemampuan keysha, banyak yang terkagum & takut pada keysha ternyata selain cantik keysha juga jago beladiri.


Setelah kepergian siska & the genk Arga & kak bima yang sedari tadi diam & hanya merhatiin keysha dari luar kantin pun akhirnya masuk ke kantin menghampiri keysha.


"Key lo gak papah". Ujar rama dengan khawatir


"Iya key lo baik-baik aja kan" ujar vanya sambil memeriksa seluruh badan keysha takut ada yang terluka.


"Keysha kamu tidak terluka kan, kamu tenang saja nanti aku laporkan siska & teman-temannya pada guru BK". Ujar kak bima


Sedangkan arga hanya diam saja karena semua pertanyaan nya sudah di wakili oleh mereka.


"Gue baik-baik aja kok, kalian gak usah khawatir". Ujar keysha sambil tersenyum, kemudian ia pamit untuk pergi.


"Oya gue permisi dulu ya". Ujar keysha tersenyum tipis lalu pergi dengan langkah yang cepat.

__ADS_1


"Ram ayo kejar keysha" teriak vanya pada rama. Rama pun buru-buru mengejar keysha mereka berdua sangat mengerti keysha oleh sebab itu mereka sangat mengkhawatirkan keysha.


"Gila keysha ngeri juga ya, bayangin sih genk nenek lampir itu kalah begitu saja oleh keysha". Ujar mereka dengan takjub.


"Ini masih belum seberapa, kalian jangan sampe ada yang cari gara-gara sama keysha" jawab vanya dengan tegas yang kemudian langsung pergi menyusul rama untuk mencari keysha.


Bima & arga mengikuti vanya.


Mereka mencari keysha ke sekeliling kelas namun tak ada, di uks pun tak ada.


Tiba-tiba rama teringat sesuatu, kemudian ia langsung lari menuju atap.


Sementara itu Nafas keysha mulai tak beraturan, dada keysha terasa sesak. Keysha berusaha menelan obatnya dengan tangan nya yang gemetar.


Tangan & kaki keysha terluka karna keysha berlari keatas dengan keadaannya yang tidak stabil.


Tak lama rama muncul dan mulai mendekati keysha.


"Key tenang key" berusaha menenangkan keysha & memeluk keysha namun keysha masih terlihat gemetaran bahkan lebih parah.


Rama langsung menggendong keysha dengan ala bridal style untuk membawa keysha ke medical center tempat dokter revan berada.


Ia & vanya mengetahui kondisi keysha karna mereka adalah sahabat baik keysha.


Arga & bima pun bingung melihat kondisi keysha.


Untung tak ada yang melihat kondisi keysha, lagipula pelajaran di kelas sudah dimulai, makanya di luar sepi.


Sesampai disana keysha langsung di tangani dokter revan.


Dari kejauhan Kak Nara terlihat berlari mendekati vanya & rama yang menunggu di depan ruangan tempat keysha di tangani.


Rama sempat menelpon kak nara tadi.


"Gimana kondisi adek gue" tanya Nara pada vanya & rama. Mereka hanya menggeleng.


Kak Nara bertanya pada rama & vanya kenapa keysha bisa seperti ini, mereka pun menjelaskan semuanya.


Kak nara tidak memberitahu kejadian ini pada bunda & ayah karna bunda & ayah baru saja berangkat pagi tadi keluar negeri untuk urusan kerjaan, memang orang tua mereka sering bulak balik keluar negeri. Karna Ayah mereka adalah pemilik perusahaan yang cukup besar bahkan perusahaan mereka masuk kejajaran salah satu perusahaan terbesar se Asia. Yap ayah mereka bernama Rahmat Adi Jaya pemilik dari perusahaan J Group


Nama bunda Mereka Sukmawati Hermansyah, bunda adalah anak pemilik dari perusahaan rekan bisnis J group. Yaitu, Hermansyah group.


Tidak lama dokter revan keluar dari ruangannya.


Mereka langsung mendekati dokter revan untuk menanyakan kondisi Keysha, tapi dokter revan tidak langsung memberitahukan. Dokter revan meminta Nara untuk berbicara berdua saja.

__ADS_1


Dokter revan menjelaskan kondisi keysha pada Nara.


"Keysha mengingat kembali kejadian itu, itu sebabnya keysha jadi seperti ini". Ujar dokter revan


"Kenapa lo gak bikin keysha ngelupain semua kejadian itu aja sih rev" ujar Nara sambil memohon pasrah, ia tak sanggup melihat adiknya terus menderita.


"Gak bisa Nar bisa bahaya untuk keysha. Keysha itu kuat nar dia pasti bisa berdamai sama kejadian tragis itu".


"Untuk sekarang sebisa mungkin buat keysha menghindari hal yang berhubungan akan kejadian itu" jelas dokter revan.


"Susah rev, tapi gue bakalan coba" ujar Nara


"Yaudah biarin adek lo istirahat dulu dirumah selama beberapa hari". Seru dokter revan


"Iya, makasih van" jawab Nara, ia langsung menuju ke ruangan keysha.


Dokter revan adalah sahabat kak Nara sejak SMA mereka berkuliah di tempat yang sama juga hanya berbeda fakultas & jurusan saja.


"Gimana kondisi keysha kak" tanya rama


"Udah gak papah, keysha harus istirahat untuk beberapa hari".


"Kalian pulang aja ya" seru Nara


Rama & vanya mengerti itu, lagian keysha gak akan mau ditemui kalo mood nya sedang tidak baik mereka pun langsung pamit untuk pulang.


"Makasih ya, ram van" ujar nara


"Sama sama kak, yaudah kita pulang ya kak" ujar rama & vanya.


"Iya hati-hati" ucap Nara.


Nara langsung masuk untuk melihat keysha, keysha sedang tertidur dengan mengernyitkan dahi. Nara mengelus lembut tangan adiknya itu, ia tahu bahwa adiknya selama ini tak dapat tidur dengan tenang.


Setelah menjelang sore Nara membawa pulang keysha kerumah.


Sesampainya dirumah keysha langsung tiduran di kamarnya.


"Dek lo istirahat aja ya, jangan kemana-mana"


"kalau perlu apa-apa panggil gue atau panggil bik surti, besok lo gak perlu sekolah" ujar kak Nara yang sangat mengkhawatirkan adiknya.


Keysha hanya mengangguk.


****************

__ADS_1


Hi gengs terima kasih sudah mau mampir ke ceritaku๐Ÿ˜‰, maaf karena cerita ku tidak sebagus penulis lainnya. & maaf jika bahasa terlalu kaku.๐Ÿ™๐Ÿ˜‹


Jangan lupa Vote, Koment, Like, Tambahkan Favorit inget satu Koment kalian sangat berarti untuk ku๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜š๐Ÿค—


__ADS_2