Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
47 - Rumah Sakit 2


__ADS_3

"Bagaimana kondisi keysha om". Tanya alvin yang baru keluar dari ruangan arga.


"Dokter sedang berusaha agar keysha bisa melewati masa kritisnya". Ujar ayah adi pada alvin.


"Jadi keysha kritis yah". Ujar rama yang datang bersama vanya, bagas, kevin, & nathan.


"Ya trauma nya kambuh revan sedang berusaha menenangkan pikiran keysha". Ujar ayah adi.


"Bunda". Ujar vanya langsung mendekati bunda sukma & memeluknya.


30 menit lama nya akhirnya dokter saka & dokter revan keluar.


"Bagaimana dok keadaan putri kami". Tanya bunda sukma langsung mendekati dokter saka & revan. Dokter saka pun biarkan dokter revan yang menjawabnya.


"Alhamdulillah keysha sudah bisa melewati masa kritis nya, kondisi nya sudah stabil bunda dan yang lain bisa menjenguk nya setelah keysha di pindahkan ke ruang rawat". Ujar dokter revan dengan tenang.


"Syukurlah gabung kan saja ruang rawat keysha dan arga". Sambung mamah ayu yang mendengar ucapan dokter revan, yap mamah ayu baru saja ingin bertanya tentang kabar keysha kepada mereka.


"Bagaimana apakah kalian setuju jeng sukma dan suami". Tanya papah agung pada mereka.


"Ya kami setuju jadi kita bisa memantau kondisi mereka bersamaan". Ujar ayah adi setuju.


"Siapkan ruang vip untuk anak kami dok". Seru bunda sukma pada dokter.


"Baik bu kami akan menyiapkan nya, kalau begitu saya permisi bu pak". Ujar dokter saka pada mereka.


"Aku hubungi nara dulu yah bun". Ujar dokter revan yang tau nara pergi karna tak terlihat di antara mereka semua, ia sudah terbiasa memanggil bunda sukma & ayah adi dengan sebutan itu lagi pula itu juga permintaan dari mereka, karna mereka sudah menganggap revan seperti anaknya sendiri.


"Ya kamu beritahu nara, ia sedang pergi bersama opa tadi". Ujar ayah adi, baru ingin mengucapkan sesuatu brangkar keysha keluar dari ruangan IGD, & segera di pindahkan ke ruangan vip yang sudah terdapat arga disana.


********


Krriiinnngggg..... Nada panggilan dari handphone nara berbunyiπŸ“žπŸ“±β˜Ž


"Hallo ada apa". Ujar nara dengan nada penasaran.


"Keysha sudah melewati masa kritis nya kondisi nya sudah stabil sekarang, tinggal menunggu pemulihannya saja. Ia di rawat di ruang vip di gabungkan bersama arga". Terang dokter revan pada nara.


"Hem alhamdulillah jika begitu". Ujar nara bersyukur karna Adiknya sudah baik - baik saja.

__ADS_1


"Hem dimana elo, apa lo dengan opa tengah merencanakan sesuatu untuk menghukum mereka". Ujar revan curiga.


"Hahah lo benar sekali, nanti malam datang lah ke markas JH". Ujar nara dengan tawa jahatnya, ia senang karna sahabat nya begitu memahami nya.


"Oke". Ujar revan kemudian mematikan sambungan telponnya.


"Kurang ajar berani sekali dia mematikan telpon ku, padahal aku belum selesai bicara". Ujar nara kesal karna revan mematikan telpon nya begitu saja. Ia tak sadar jika ia sendiri juga sering melakukan hal yang sama.


"Sabar cucuku jangan marah - marah nanti kamu cepat tua". Ujar opa kusuma tertawa geli melihat ke konyolan cucu laki - lakinya.


********


"Bun dimana kakak dan opa". Ujar keysha yang sudah sadar sejak keluar dari IGD tadi.


"Kami disini sayang". Ujar opa yang baru masuk bersama nara. Kemudian bunda sukma bergeser karna papah mertuanya & nara ingin duduk di samping keysha.


"Bagaimana keadaan princess opa hem". Ujar opa kusuma dengan lemah lembut dan mengelus kepala cucu perempuan nya.


"Sudah lebih baik opa". Ujar keysha tersenyum tulus pada opa tersayang nya.


"Syukurlah kau ingin makan sesuatu princess". Kali ini nara yang berbicara.


Semua tercengang mendengar permintaan keysha, bagaimana tidak keysha sedang sakit tapi bisa - bisa nya ia meminta seblak. Mereka hanya bisa menggeleng kan kepala saja.


"Tidak boleh". Kali ini arga yang menjawab dengan tegas. Yap arga sudah sadar sejak di pindahkan ke ruangan ini. Ruangan cukup luas terdapat 2 kasur yang berukuran besar sehingga satu kasur muat dengan dua orang bahkan terdapat sofa di dua sisi kanan & kiri ranjang mereka serta terdapat televisi di depan mereka & tepat di depan televisi terdapat karpet yang lembut yang sudah ada di bawah sana untuk bersantai. Bahkan terdapat kulkas serta toilet di dalam ruangan itu.


"Gue ngomong sama kakak gue bukan sama lo". Ujar keysha memutar bola mata jengahnya.


Vanya, rama, bagas, kevin, nathan, serta para orang tua yang disana pun hanya bisa tertawa melihat tingkah keysha & arga.


"Boleh kan kak". Ujar keysha memelas & memasang mata pupy eyes nya.


"Tidak boleh". Ujar nara melarangnya. Arga yang mendengar perkataan nara pun merasa senang.


"Tuh kan gak boleh apa kata gue juga". Ujar arga dengan bangga. Namun keysha malas meladeni arga.


"Tadi nawarin giliran aku hanya minta seblak saja tidak di bolehkan". Ujar keysha merengek.


"Dokter revan aku boleh kan makan seblak". Ujar keysha memasang mata pupy eyes nya.

__ADS_1


"Tentu saja boleh kok, tapi jangan terlalu sering karna tak baik untuk ke sehatan mu nanti". Ujar dokter revan mengijinkan nya karna memang tak ada pantangan apapun untuk keysha.


"Tuh dengar boleh ya kak, opa". Ujar keysha dengan ekspresi memohon nya Pada opa kusuma & nara karna memang mereka yang berada tepat di samping keysha.


"Hem boleh kok, tapi jangan terlalu pedas ya opa tak mau kamu sakit perut". Ujar opa kusuma menuruti keinginan cucu nya.


"Terima kasih opa, I Miss You". Ujar keysha memeluk opa nya.


"Aduhhh". Ujar keysha merasa sakit pada tangan kirinya yang sedikit mengalami ke retak kan. Ia lupa jika tangan nya sakit.


"Kamu kenapa princess mana yang sakit". Ujar opa dengan khawatir.


"Tidak apa - apa opa aku lupa jika tangan ku sakit". Ujar keysha nyengir kuda.


"Kamu ada - ada saja sudah kamu istirahat saja jangan banyak gerak". Seru opa kusuma penuh perhatian.


"Baik opa, rap belikan seblak di tempat biasanya ya". Ujar keysha pada rama.


"Siap my queen". Ujar rama hendak memesankan nya melalui whatsapp karna rama & keysha sudah memiliki no whatsapp seblak langganan mereka.


"Pesankan untuk opa juga ya, opa ingin tau rasanya seperti apa. Tapi jangan terlalu pedas ya". Ujar opa kusuma penasaran dengan rasa seblak langganan cucu nya. Karna keysha sering cerita jika ia sering memakan seblak di tempat itu.


"Siap kalian mau juga". Tanya rama pada teman - temannya.


"Gue kek biasanya". Ujar vanya pada rama.


"Gue juga". Sambung nathan pada rama.


"Gue yang pedas ya". Ujar bagas dengan cengirannya.


"Lo gak mau vin". Tanya rama pada kevin.


"Gak deh, gue jus kek biasanya aja". Ujar kevin.


*******


Tinggal kan Jejak Kalian Untuk ku YaπŸ˜‰


Like, Koment, Vote, Beri Hadiah, & Tambahkan Favorite yaπŸ˜‰πŸ˜˜πŸ˜šπŸ˜πŸ˜‹πŸ˜Ž

__ADS_1


__ADS_2