Hei Rii

Hei Rii
Episode 26


__ADS_3

*Happy Reading guys*


.


.


.


.


.


.


''Lisa tunggu.''


Lisa masih terus berjalan tanpa menghiraukan ucapan rii. sedang rii masih terus mengejar lisa yang nampak sedikit jauh dari dirinya. Tangan lisa berhasil rii gapai.


''lisa, hei lo kenapa ha?''


''Gak kenapa napa ko rii.''


Rii memegang pundak lisa.


''Lisa tatap mata gue, kalau gue punya salah tolong jelasin dulu, jangan menghindar seperti ini.''


Lisa menatap rii sejenak.


''Lo gak salah apa apa rii.''


''Kalau gue ga salah apa apa. kenapa lo jadi ngejauhin gue?''


Lisa melepas tangan rii dari pundaknya.


''Gue minta maaf kalau sikap gue buat lo jadi ngerasa ngejauhin lo rii. tapi gue cuma mau bilang, sejak lo makin deket ama peter. gue udah gak ada gunanya lagi jadi sahabat lo. gue rasa percuma juga gue tetap disisi lo rii.''


Perlahan air mata rii mulai mengalir membasahi pipinya. rii sangat merasa bersalah atas perubahan sikap lisa, perkataan lisa memang ada benarnya. semenjak ia bersama dengan peter kedekatan diantara mereka berdua semakin merenggang.


''Ga lisa lo salah. gue bisa bagi waktu gue, tapi lo jangan jaga jarak dari gue lisa, gue janji bakal bagi waktu antara lo dan peter.''


Lisa tidak menjawab ucapan dari rii. ia memilih meninggalkan rii begitu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun. hati rii begitu sangat sakit. sahabat yang ia punya di negara ini hanya lisa, namun lisa nampak menjauh hanya karena kesalahannya dalam membagi waktu.


Pesan masuk dari peter


*Hei rii, Apa kamu punya waktu luang?*


Rii hendek mengejar lisa kembali, namun ia urungkan karena handphonenya tiba tiba saja bergetar.


*Maaf peter namun aku ada urusan lainnya*


Pesan terkirim untuk peter.


*


Saat kelas berakhir rii mencari keberadaan lisa yang tidak masuk kelas hari ini. rii mulai mencari lisa ke perpustakaan namun lisa tidak ada di sana. kemudian rii mencarinya di taman kampus tetapi hasilnya masih tetap sama. rii merasa sangat gelisah. lisa belum pernah seperti ini sebelumnya.


Dari kejauhan selena melihat gerak gerik rii. kening selena terangkat.


''Apa yang sedang wanita ja**ng itu lakukan?''


Namun selena tidak mau mengurus hal apa yang telah dilakukannya. ia fokus ke tujuan utamanya, kali ini rii akan kena dari selena. selana mulai mengikuti langkah dimana rii berada. saat sangat dekat selena mulai menarik rambut rii dari arah belakang. Sontak saja rii merasa sangat kesakitan dan menjerit.


''Aww siapa itu?'' (Bahasa Inggris)


Rii berbalik melihat ke belakang. rupanya itu semua perbuatan selena.


''Lepaskan selena.'' (bahasa Inggris)


''Apa kamu pikir aku akan dengan mudah melepaskannya?'' (bahasa Inggris)


Rii meringis kesakitan saat selena makin mengencangkan tarikannya.


''Selena aku mohon, lepaskan.''


''Kamu tahu rii. peter yang aku kenal semakin menjauh dariku, dia bahkan sudah sangat lancang untuk menyakiti ku.''


''Lantas apa hubungannya denganku?''


''Ha? kamu bilang apa? ini semua sudah sangat jelas bahwa semuanya salahmu rii. andai saja kamu tidak ada di negara ini, peter tidak akan pernah berbuat kasar kepadaku.''


''Selena aku mohon lepaskan, ini sangat sakit.''


Selana akhirnya melepaskannya, bukan karena ia merasa kasihan. tetapi selena lebih ingin berbicara empat mata dengan rii. Sekarang rii mulai merapikan rambutnya.


''Jangan merasa senang dulu.''


''Aku tahu selena. Terima kasih karena kamu sudah mau melepaskan, tetapi aku tidak bisa untuk menjauh dari peter.''


''Kenapa? apa kamu sudah jatuh cinta dengannya?''


''Tidak selena, aku hanya sangat susah untuk lepas darinya. kamu tahu peter, dia begitu sangat posesif. dan aku terlalu lemah untuk menghadapinya.''


''Haha kamu pikir aku akan percaya, omong kosong. apa ini cara kamu untuk mengelabuiku?''


''kamu salah selena. tetapi kamu tidak tahu kondisinya bagaimana. maaf aku harus pergi.''


Melangkah pergi dari hadapan selena. rii sudah sangat berani melawan selena.


''Hei wanita ja**ng kamu pikir kamu siapa ha. lihat saja aku akan membuatmu menderita.''


*


Peter sedang memutar Sebuah vidio. di mana vidio tersebut cara agar wanita bisa tertarik kepada pria. peter mulai memeragakan satu per satu adegan yang berada di dalam vidio tersebut.


''Ini sangat memalukan kenapa harus seperti ini.''


Peter mengutuk dirinya sendiri. namun ia masih mencoba adegan adegan tersebut.


''Aku membelikanmu coklat, semoga kamu suka.''


''Aku meminta maaf untuk sebelumnya, tolong Terima hadiah ini.''


Peter masih melakukan adegan adegan tersebut. sampai pada akhirnya ia merasa kelelahan. Peter kemudian membuka lemari pendingin sambil memainkan ponselnya. sejak balasan pesan masuk dari rii beberapa jam yang lalu, ia merasa sangat jenuh.


Peter kemudian mulai mengirim ucapan selamat sore kepada rii. kemudian ia mulai meletakkan handphonenya diatas nakas dan berlalu ke kamar mandi.


*


Setelah 1 jam lamanya rii mencari lisa, tapi tidak kunjung ketemu. rii memutuskan untuk balik ke asrama. ceklek pintu terbuka dan benar saja lisa masih belum balik.


Rii merebahkan tubuhnya dan mulai mengecek handphonenya. 1 pesan masuk dari Peter rii kemudian membukanya.


*Selamat sore*


Perhatian kecil dari Peter mampu membuat senyum rii mengembang. tiba tiba saja rii teringat sesuatu, rii kemudian mengirimkan pesan singkat kepada lisa.


*Lisa lo dimana? gue udah nyariin lo kemana mana.*


Pesan pertama telah terkirim. dan rii masih melanjutkan untuk mengirimkan lisa sebuah pesan.


*Lisa gue benar benar minta maaf, please jangan menghindar dari gue.*


Dua pesan sudah dikirim oleh rii. dan beberapa menit kemudian lisa sudah membaca pesan singkat dari rii namun lisa sama sekali tidak membalasnya.


Air mata rii sudah lolos dari tempatnya. begitu sangat menyakitkan melihat sahabatnya perlahan menjauhinya. rii mulai menghapus sisa sisa air matanya. rii akan mencobanya nanti saat lisa sudah balik ke asrama.


Pukul 10 malam namun lisa masih belum balik ke asrama, rii begitu sangat cemas. rii kemudian menelpon lisa namun panggilannya malah di reject oleh lisa. rii kemudian masih menelpon lisa namun handphone lisa tidak dalam jangkauan, handphonenya sudah ia matikan.


Tidak mau berburuk sangka, rii berusaha untuk menenangkan dirinya. barang kali rii sedang berada di kamar temannya. rii sudah sangat mengantuk. namun ia masih menahan agar ia bisa terjaga, ia masih berharap lisa akan kembali dalam keadaan yang begitu larut. namun sayangnya, ia malah ketiduran di atas meja belajarnya.


*

__ADS_1


Pagi pukul 7:00 rii baru bangun, ia kemudian mulai meregangkan otot ototnya kepalanya terasa sangat pegal karena ketiduran diatas meja. ia kemudian menegok ketempat tidur lisa. tidak ada lisa disana tempat tidurnya masih sangat rapi. rii kemudian melihat jam di layar handphonenya. pukul 7 pagi.


''Astaga lisa kemana gak balik balik.''


Notifikasi dari grup chat.


*Hari ini dosen sedang tidak masuk. dan dosen cuma memberikan sebuah tugas dan akan di presentasi kan lusa mendatang.*


Rii menarik nafasnya lega, ia akhirnya bisa fokus untuk memperbaiki masalah persahabatannya dengan lisa. rii kemudian menghubungi lisa kembali, namun nomor lisa masih tidak aktif.


''mungkin baterai handphone lisa habis.Lisa lo dimana si apa lo baik baik aja?''


*


Rii mulai mencari keberadaan lisa melalui kamar sebelah tempatnya berada, karena setahu rii. kamar itu kumpulan teman teman lisa yang biasa lisa ceritakan kepadanya.


Tok tok tok ketukan 3x yang rii lakukan. ceklek pintu kamar sudah terbuka. disana sudah terdapat 3 orang yang berada di dalam kamar.


''Permisi lisa ada di sini?''


''Ga ada tu.''


''Apa lisa sudah berkunjung kesini sejak kemarin?''


''Mmm iya, waktu jam kelasnya aja si. emang kenapa?''


''Ga apa apa kok, makasih kalau begitu.''


Rii pamit dari mereka. rii masih berpikir keras untuk bisa mengetahui keberadaan lisa.


''lo di mana si lisa, gue jadi khawatir baget.''


Rii akhirnya memutuskan untuk mencari di sekitar asrama, taman asrama, taman kampus serta kampus.


''Gimana rii udah pergi?''


''Lo tenang aja lisa, dia keknya udah pergi de. tapi kasihan juga si.''


''Lo sebenarnya ada apa si dengan rii?''


''Betul nih kata karin, lo kenapa si ama rii?''


teman teman lisa sedang memberi lisa pertanyaan yang berbondong-bondong.


''Ga kenapa napa si, udah ya gue mandi dulu bye gue cabut dulu. thanks atas penginapannya.''


*


''Hei kawan ada apa ini?''


''Jimin, apa kamu melihat rii? aku baru saja datang ke kelasnya namun tidak ada siapapun di sana.''


''Aku tidak tahu kawan, mungkin mereka lagi cuti. Tunggu Peter, bukan ka itu rii.''


Jimin menunjuk letak keberadaan rii di taman kampus.


''Benar kawan, baiklah aku ke sana dulu.''


Peter menghampiri rii yang sedang berada di taman kampus.


''Hei rii.''


Seketika rii terkejut dengan adanya Peter yang begitu tiba tiba.


''Astaga kamu mengagetkan ku peter.''


''Maaf rii, aku tidak bermaksud untuk membuatmu terkejut.''


''Baiklah Peter tidak apa apa.''


''Kamu sedang apa disini?''


''Ahh.. aku sedang mencari temanku lisa.''


''Lisa? ohh teman sekamar kamu?''


''Mmm.. ''


''Apa aku boleh membantumu?''


Rii melihat Peter saat mendapat sebuah bantuan.


''Sungguh?''


''Ya.. aku membantumu agar kamu tidak kewalahan dalam mencarinya.''


''Terima kasih peter.''


Rii tersenyum kepada Peter. ada sedikit harapan untuk bisa menemukan dimana letak keberadaan lisa. dan Peter terpukau dengan senyuman manis rii yang baru saja diberikan kepadanya.


''Baiklah rii ayo kita mulai mencarinya. tapi tunggu dulu, apa dia benar benar sedang berada di dalam kampus ini?''


''Yaa mungkin saja dia sedang berada di sini. karena aku sudah mencarinya di asrama namun tidak ada satupun yang melihat dimana lisa.''


''Oh baiklah rii kita berpencar.''


Mereka berdua kini sedang sibuk mencari keberadaan lisa. dari kejauhan selena semakin geram melihat kedekatan rii dan Peter. selena penasaran dengan apa yang di lakukan oleh mereka berdua.


''Apa yang sedang mereka lakukan? wanita itu. ia sangat mahir dalam mengambil kesempatan.''


dari arah kejauhan selena melihat lisa.


''Bukanka dia teman rii, tumben sekali mereka tidak bersama.''


Selena menghampiri lisa.


''Halo apa kamu temannya rii?''


Lisa merasa ketakutan, dia pikir selena akan mengganggunya.


''Bu.. bukan.''


Spontan lisa mengucapkan kata yang begitu sangat menyakitkan. jika saja rii mendengar perkataan lisa, bisa dibayangkan bagaimana hancurnya hati rii saat itu.


''Benarkah? aku pikir kamu adalah temannya, karena saat itu kamulah orang yang berhadapan denganku.''


''I.. itu memang benar, namun sekarang kita sudah tidak berteman lagi.''


''Wah.. benarkah, sayang sekali rii mungkin terlalu asik bersama dengan Peter sehingga ia bisa melupakan temannya sendiri.''


''Kamu benar selena.''


Selena nampak syok mendengar ucapan lisa. padahal selena hanya menebak nebak saja dan tebakannya itu tepat sasaran. Tiba tiba saja di benak selena telah muncul suatu ide.


''Apa kamu membencinya sekarang?''


''Mmm.. ''


Selena akhirnya tersenyum. dengan memanfaatkan temannya sendiri, rii pasti akan hancur dan pergi meninggalkan negara ini..


''Aku punya sesuatu kepadamu.''


Lisa menatap selena beberapa saat. kemudian selena mulai membisikkan suatu hal kepada lisa. lisa tersenyum mendengarnya.


''Bagaimana?''


''Mmm aku setuju selena.''


Mereka berdua pun tersenyum satu sama lain.


''Mampus kamu rii, temanmu adalah musuhmu. lihat saja seberapa kuat kamu masih tinggal di negara ini.'' (batin selena)

__ADS_1


*


Rii dan Peter kemudian bertemu di tempat sebelumnya.


''Bagaimana Peter apa kamu menemukan lisa?''


''Maaf rii, tapi aku tidak menemukannya sama sekali.''


Rii nampak begitu sedih, kini sahabatnya itu sudah benar benar menjauh darinya.


''Hei kamu kenapa rii?''


''Tidak. mungkin lisa sedang tidak ingin di ganggu.''


''Kamu jangan terlalu memikirkannya. nanti lisa akan kembali kepadamu lagi.''


''Mm.. ''


''Apa kamu sudah makan?''


''Belum.''


''Ayo kita makan di kantin. kamu pasti sangat lapar kan.''


mereka berdua bergegas menuju kantin untuk mengisi kekosongan perut mereka. dan setibanya mereka disana jimin tiba tiba ikut bergabung dan mereka menikmati makanannya.


Dari kejauhan lisa dan selena melihat kebersamaan mereka. selena tersenyum karena sebentar lagi rii akan merasakan kehancuran yang sebenarnya. sedang lisa menatap kesal kepada rii karena rii mendapatkan banyak kebahagiaan ketimbang dirinya. lisa benci melihat rii bisa tertawa puas disana bersama dengan dua lekaki tampan yang begitu sangat populer.


*


Rii dan Peter hendak melihat keindahan sunset di sore hari ditepi pantai. Peter sengaja mengajak rii agar rii tidak terlalu bersedih dengan menghindar nya lisa dari hidupnya.


''Wahh indah sekali.''


Peter memalingkan wajahnya untuk melihat rii disampingnya.


''Betul, sangat indah sekali untuk dipandang.''


Rii ikut memalingkan wajahnya untuk melihat Peter, namun saat rii berbalik. Peter tiba tiba saja memalingkan kembali pandangannya melihat sunset.


''Peter.''


Peter kembali melihat rii.


''Iya ada apa rii?''


''Terima kasih sudah mengajakku ke sini.''


''Sama sama rii.''


Setelah matahari terbenam dengan sempurna, hari sudah terlihat gelap dan ombak semakin kencang. mereka berdua meninggalkan pantai tersebut dan balik. di tengah perjalanan Peter hendak memberikan rii sebuah gelang. saat hendak balik dari pantai tadi, Peter menyuruh rii ke mobil duluan. dan Peter menggunakan waktu itu untuk membelikan rii sebuah gelang.


Tangan Peter sudah merogoh saku celananya. ia sudah memegang gelang itu dan siap untuk dikeluarkan dari saku celananya dan memberikannya kepada rii. namun sayangnya rii tiba tiba saja sudah terlelap dari tidurnya. Peter menatap gelang itu.


''Kenapa kamu sangat tidak beruntung. kamu baru saja hendak menjadi pemiliknya.'' sambil melirik rii. ''namun dia sedang tertidur.''


Tangan Peter kembali menyimpan gelang itu di saku celananya. kemudian bergerak memegang kepala rii.


''Kamu pasti sangat kelelahan.''


Peter hendak berpikir untuk berkeliling sebentar agar tidur rii sedikit lebih lama. sekitar 30 menit Peter kembali menuju asrama.


''Rii bangun, kita sudah sampai.''


Peter menepuk nepuk pipi rii dengan lembut saat membangunkan rii. dan rii sudah mulai terbangun.


''Ohh kita sudah sampai. maaf Peter aku ketiduran.''


''Tidak masalah rii, nampaknya kamu sangat kelelahan.''


''Aku rasa juga begitu, Terima kasih Peter.''


Rii keluar dari mobil Peter. seperti yang sudah sudah, Peter baru akan pergi jika punggung rii tidak terlihat lagi.


Rii membuka pintu kamarnya dan disana sudah ada lisa sedang tertidur.


''Lisa. apa lo tidur?''


Tidak ada suara dari lisa.


''Lisa gue minta maaf. gue benar benar gak bisa di cuekin ama lo.''


Rii kemudian membersihkan tubuhnya karena badannya terasa sangat lengket. rii sesekali melihat lisa diatas ranjangnya. namun sayang, lisa benar benar sudah terlelap dalam tidurnya.


Saat rii sudah benar benar masuk didalam kamar mandi. lisa turun dari kasur dan memasukkan gelang berlian selena di dalam tas rii. seperti yang telah direncanakan waktu itu. lisa dan selena sudah bersepakat untuk bekerjasama dalam tujuan yang berbeda. selena dengan kebenciannya yang ingin melihat rii minggat dari negara ini. dan lisa dengan kebenciannya yang ingin mengantikan posisi rii yang dikelilingi oleh Peter dan Jimin.


''Sorry rii. tapi gue sedikit terpaksa buat melakukan ini. karena gue juga berhak untuk mendapat perhatian dari Peter dan Jimin.''


Rii keluar dari kamar mandi. ia sudah merasa segar saat membersihkan tubuhnya. ia mulai mengerjakan tugas yang sempat diberikan oleh dosen tadi pagi. sekitar 4 jam lamanya ia mengerjakan tugasnya. ia mulai mengantuk. Sejenak ia melihat lisa yang sedang tertidur pulas.


''Apa kita akan menjadi asing satu sama lain setelah menjadi sahabat?''


Rii memegang dadanya, begitu sangat menyesakkan di dada. hal yang paling menyakitkan ialah, ditinggalkan oleh sahabat sendiri dan menjadi asing. padahal keberadaannya tepat didepan mata.


Rii menghapus air matanya dan membereskan buku bukunya. ia kemudian mulai membaringkan tubuhnya dan terlelap tidur.


*


Bangun dari tidurnya ia segera mencari lisa. takut ia akan kehilangan lisa sebelum memberinya penjelasan. namun sayangnya, lisa sudah tidak berada di tempat tidurnya.


''Gue kesiangan lagi. lisa udah gak ada.''


Akhirnya rii segera bersiap siap dan menyusul lisa di kampus. rii berlari dengan terburu buru, dan dari arah yang berlawanan selena juga ikut terburu buru. mereka berdua bertabrakan dan membuat tas selena terjatuh serta isi isi dalam tas selena juga ikut berhamburan.


''Astaga.''


Rii langsung saja memungut semua isi barang dalam tas selena dan memasukkannya.


''Maaf selena ini tas kamu.''


Selena mengambil paksa dari tangan rii.


''Lain kali hati hati kalau jalan, aku memaafkanmu kali ini tas mahalku sedikit lecet tapi itu tidak apa apa.''


Selena kemudian pergi dari hadapan rii. dan rii menatap aneh kepada selena. biasanya selena akan memakinya atau meminta ganti rugi karena tas mahalnya lecet. rii tidak ingin memikirkan itu semua, ada baiknya jika selena sudah mulai tidak peduli dengannya.


Rii kemudian menuju kelasnya dan mencari lisa. rii sudah berada di depan pintu dan melangkah masuk. tatapannya tepat berada di kursi miliknya dan kursi milik lisa. namun yang ia dapatkan lisa tidak ada disana. ia kemudian mencarinya di bangku lainnya, dan ternyata lisa sudah berpindah tempat. rii berjalan menghampiri lisa.


''Lisa.''


Namun lisa masih belum bersuara.


''Lisa gue minta maaf lis.''


Rii hendak melanjutkan ucapannya namun dosen tiba tiba saja datang dan memanggilnya.


.


.


.


*Oke guys sekian dulu ya untuk capther ini. nantikan episode selanjutnya.


Jangan lupa vote like and komen ya guys.


Bye bye salam dari athor


Maaf kalau masih suka typo.*


🤗🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2