Hello! My Prince

Hello! My Prince
14. Sebuah keberuntungan


__ADS_3

"Kali ini aku benar-benar menganggapnya kejam" kata Floren saat berada di dalam lift. Saat keluar, dirinya tak sengaja bertemu dengan Chelsea.


"Floren, kau baik-baik saja?" ujar Chelsea


"Oh kakak apa kau tidak melihat diriku dengan jelas sehingga berkata begitu? kaki ku terkilir, apa kau masih bisa berkata aku baik-baik saja?" oceh Floren


"Floren aku tidak tahu, sepertinya memang kau tidak baik. Tapi, aku tidak bisa memijit" kata Chelsea bersalah.


"tidak apa-apa, aku akan meminta Anne untuk membantuku. Benar-benar Kelvin sialan" kata Floren


"Siapa yang kau sebut sialan?" ujar Kelvin tiba-tiba dan orang-orang disana langsung kembali bekerja seperti biasa.


"Tentu saja kau, kau memang kejam. Biarkan aku pergi sekarang, tidak ada gunanya mengobrol denganmu lagi. Aku akan menyembuhkan kaki ku, dan setelah itu kita akan bertemu lagi pangeran tampan." ucap Floren lalu berjalan keluar dengan tertatih-tatih.


Saat sedang menunggu taksi, sebuah mobil Lamborghini Huracan RDW coupe berwarna hitam berhenti di depannya. Pengemudi itu membuka kaca mobilnya.


"Woah! pangeran, kau menakjubkan" ucap Floren tapi dengan tampang datarnya.


"Cepatlah masuk!" kata Kelvin dengan nada memerintah.


"Kau sulit ditebak, tadi kau meninggalkan ku lalu muncul tiba-tiba seperti ini dan menyuruhku ikut bersamamu." kata Floren

__ADS_1


"Cuaca lumayan panas, aku yakin kau tidak akan menolak perkataanku. Sekarang cepat masuk!" kata Kelvin


"Hey! kau pikir aku harus membuka pintu mobilmu dengan mulut? cepat bukakan pintunya. Kau tidak lihat kedua tanganku digunakan semuanya." kata Floren yang mendadak terbawa emosi.


Kelvin langsung membuka pintu mobilnya dari dalam membiarkan Floren masuk. Saat di dalam, keduanya tidak ada yang berbicara. Sampai Floren menyadari bahwa ini bukanlah jalan menuju rumahnya.


"Kau mau membawaku kemana? ini bukan jalan ke rumahku." kata Floren bingung.


"Ke San Diego Zoo, sepertinya cocok untukmu." ucap Kelvin


"Kau bercanda ya! kau kira aku ini apa" kata Floren


"Aku memang kabur dari rumah tapi bukan berarti kau seenak jidat mengembalikanku ke kebun binatang!" kata Floren


"Turun!" kata Kelvin


"Apa kita sudah sampai di San Diego Zoo?" tanya Floren dengan tampang polosnya.


"Kau benar-benar menganggap aku akan membawamu kesana ya." kata Kelvin keluar dari mobil, diikuti dengan Floren yang berusaha menahan sakit di kakinya. Floren melihat gedung besar dihadapannya, sebuah rumah sakit. Kelvin berjongkok di depan Floren, sedangkan Floren hanya memandangnya bingung.


"Apa yang kau lakukan?" tanya Floren

__ADS_1


"Cepat naik ke punggungku, aku tidak ingin melihat kaki mu patah setelah sampai di dalam." ujar Kelvin, dengan senang hati Floren langsung naik ke punggung Kelvin.


Saat ini Floren menyadari bahwa Kelvin tidaklah kejam, itu hanya rumor yang tidak perlu di dengarkan. Buktinya sekarang Kelvin membawanya ke rumah sakit untuk memijit kakinya yang terkilir. Sebenarnya bukan masalah besar jika kaki terkilir, dia hanya perlu meminta Anne untuk memijit nya saja sudah pasti sembuh.


Biarlah seperti ini, Floren bahagia karena Kelvin menunjukkan sisi pedulinya. Menurutnya, Kelvin termasuk orang yang naif. Perkataan yang diucapkan tidak sesuai dengan hatinya.


Saat mereka memasuki rumah sakit, Kelvin seperti tidak peduli dengan tatapan orang-orang yang tertuju padanya. Floren merasa risih dengan tatapan itu, dia memilih menyembunyikan wajahnya dibalik leher Kelvin.


"Aw! sudah-sudah aku tidak mau lagi! ini sangat sakit!" seru Floren saat seorang dokter memutar pergelangan kakinya.


"Bisa kau tenang sedikit? dokter sedang menolongmu!" tegas Kelvin


"Huh! kau hanya bisa berkata seperti itu tanpa bisa merasakannya. Ay! Ay! ini sakit, sudah! aku tidak ingin. Sepertinya ini juga sudah baikan." kata Floren menggerakan kakinya perlahan.


"Jangan begitu banyak bergerak dulu, jika banyak bergerak bisa bengkak nantinya." kata dokter


"Baiklah Terima kasih dokter" kata Kelvin


"Sama-sama tuan Kelvin" ujar dokter itu.


Setelah itu keduanya kembali ke mobil dan Kelvin yang mengantarkan Floren pulang.

__ADS_1


__ADS_2