Hello! My Prince

Hello! My Prince
37. Perbuatan Mastering Gang


__ADS_3

Cepat bersihkan itu! Apa kau tidak mendengarkanku?" Seru Kelvin pada seorang gadis di hadapannya yang mulai membersihkan sepatu milik Kelvin yang tidak sengaja terkena tumpahan air milik gadis itu.


Semenjak tidak ada Floren, Kelvin kembali dengan sifat kejamnya. Entah apa yang membuatnya seperti itu, bahkan anggota MG pun menyadari perubahan Kelvin. Saat Floren memasuki WHS, Kelvin sudah tidak pernah melakukan hal kejam. Bahkan bisa dikatakan selalu diam, walaupun ada orang yang mengganggunya hanya diberikan kata-kata yang menusuk saja.


Gadis itu menangis sembari membersihkan sepatu Kelvin dengan tisu. Orang-orang menatapnya iba, ingin menolong tapi tidak ingin mendapat masalah.


"Apa kau hanya membersihkan sepatu Kelvin saja? Bagaimana dengan sepatuku?" Kata Catryn


"Tapi yang terkena minumku hanyalah sepatu Kelvin saja." Kata gadis itu pelan membuat kemarahan Catryn memuncak.


"Kau berani melawan ku! Aku akan menyakitimu, sekarang bersihkan sepatuku juga." Kata Catryn menarik rambut gadis itu.


Pemandangan itu tak luput dari penglihatan Ian dan Joey. Keduanya saling bertatap kemudian tersenyum, sepertinya ada sesuatu yang membuat mereka tersenyum.


Joey berjalan sembari membawa minuman kaleng di tangannya. Dia berpura-pura terjatuh dan minuman itu tumpah di baju Catryn. Semua orang kembali terkejut dengan adegan itu.

__ADS_1


"Hei! Kau menumpahkan minumanmu, cepat bersihkan!" Kata Catryn pada Joey


"Kau bisa lihat, aku tidak sengaja menumpahkan minumanku karena terjatuh." Kata Joey berdiri dan berlalu begitu saja.


Kini giliran Ian yang berjalan mendekati Catryn dan bersiap untuk menumpahkan minumannya.


"Catryn ada yang-"" Ups!" Ucap Ian terhenti karena tak sengaja tersandung kaki Joey, membuat minuman itu kembali tumpah ke muka Catryn.


"Oh tidak maafkan aku Catryn, aku tidak sengaja." Kata Ian membuat Catryn geram, tapi saat melihat orang itu adalah Ian, dia hanya tersenyum.


"Tidak apa-apa, lagipula masih bisa dibersihkan" Kata Catryn


Kelvin yang melihat itu langsung berdiri yang mengatakan pada teman-temannya bahwa dia akan pergi ke toilet. Nyatanya, tujuan Kelvin bukanlah ke toilet, tapi mengikuti Ian dan Joey.


Serasa tempat yang dicari sepi, Ian langsung mengangkat panggilan telpon.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan disana? Apa Mama Anne baik-baik saja?"


"Semuanya baik-baik saja, nona."


"Dengar, aku menyuruh kalian juga untuk menjaga salah satu keluarga. Mereka keluarga Zie, aku harus menahannya sampai aku memberitahu yang terjadi di Istana pada kedua orang tuaku."


"Aku akan melakukannya, apa kau baik-baik saja?"


"Aku baik-baik saja, tapi tidak dengan hatiku. Aku harus mencari informasi mengenai Janet. Apa kau tahu, siapa orang yang bisa aku hubungi tentang Janet?"


Ian tidak tahu, tapi dia sempat mengingat bahwa Joey memiliki dendam terhadap Janet. Mungkin Joey bisa menjadi orang yang memberi petunjuk.


"Katakan padanya, aku bisa menjadi petunjuk" Ujar Joey


"Nona, aku rasa Joey bisa menjadi petunjuk. Coba kau komunikasikan ini dengan Joey"

__ADS_1


"Baiklah, lusa aku akan kembali. Ian, orang tuaku mengancam bahwa jika selama satu bulan ini aku tidak menikah, maka pewaris kerajaan akan diserahkan pada Janet."


"Apa! Janet akan menjadi pewaris? Bagaimana bisa? Bukankah kau pewaris sah kerajaan?" Kata Ian mulai emosi. Ian berpikir, sebaiknya membicarakan ini di rumah. Jika tidak mau ada orang yang mendengar pembicaraan mereka.


__ADS_2