
Sampai di Westfield, Floren langsung memilih sesuatu yang ingin dia beli. Seperti baju, sepatu, high heels, dan yang lain. Awalnya Carly ingin mengajak Floren pergi ke tempat AMC Theatres, tapi melihat Floren yang begitu bersemangat belanja membuat dirinya hanya mengikuti Floren.
"Carly lihat, apa menurutmu ini cocok untukku?" Ujar nya mengambil sebuah halter dress berwarna biru dongker.
"Tentu saja bagus, dress itu termasuk Gucci. Seleramu tidak buruk juga." Kata Carly
Floren ingin membeli banyak tapi dia ingat bahwa dia tidak mempunyai uang sebanyak itu. Dia meletakkan kembali dress itu dan mengajak Carly pergi menuju AMC Theatres.
"Kau tidak jadi membelinya?" Tanya Carly
"Tidak, aku pikir aku tidak memiliki uang sebanyak itu. Lebih baik kita ke sini saja." Ujar Floren
Keduanya menonton film dengan makanan ringan yang sempat mereka beli sebelum pergi ke AMC Theatres.
Selesai menonton keduanya memilih untuk berjalan-jalan disekitar Westfield. Sampai tak sengaja mereka bertemu dengan anggota mastering gang.
__ADS_1
"Pangeran tampan!" Seru Floren saat melihat Kelvin bersama anggotanya. Carly menahan tangan Floren agar tidak mendekat ke arah mereka.
"Jangan, kau tidak akan membuat masalah disini kan." Ujar Carly memilih menarik Floren menuju restauran untuk makan siang.
Floren menekuk wajahnya saat dirinya mulai menjauh dari Kelvin. Dia juga tidak ingin bertengkar dengan Catryn maupun Gabriel. Tapi dia juga sedikit aneh karena tidak melihat Sarah disana.
"Kau mau pesan apa?" Tanya Carly
"Berikan aku French bread dengan orange juice" Kata Floren. Carly hanya mengangguk dan menulis pesanannya pada note milik waiter.
Carly langsung menepuk punggung Floren perlahan. Floren merasa tidak senang jika ada orang yang mengganggu pangerannya. Floren mendekati anggota MG.
"Hei pangeran, aku dengar kau itu sangat menjaga sikap. Benar kan? Lalu mengapa kau membiarkan shapeshifter duduk di pangkuanmu?" Ujar Floren membuat Catryn merasa marah. Dia tersenyum sinis dan mencium pipi Kelvin membuat Floren menunjukkan wajah datarnya.
"Kau pikir dengan begitu aku akan marah? Biarlah kalian bersenang-senang. Pangeran aku rasa waktu itu kita tidak kalah romantisnya. Kau masih mengingatnya?" Ujar Floren menatap Kelvin yang tidak menganggap keberadaan Floren.
__ADS_1
"Kelvin apa itu benar?" Kata Catryn dengan nada manja. Cih, rasanya Floren ingin mencakar mulut Catryn.
"Kau sama gilanya dengan dia jika masih meladeni." Kata Kelvin membuat Catryn tersenyum senang dan menatap Floren rendah.
"Shapeshifter kau memakan paprika? Aku rasa cocok untukmu. Apa perlu aku tambahkan Saus?" Ujar Floren
"Flo, supir ku sudah menunggu. Ayo kita pergi" Ujar Carly menarik tangan Floren. Tapi sebelum benar-benar pergi, Floren menendang kaki milik Catryn dan juga Kelvin membuat keduanya meringis. Kelvin langsung berdiri tanpa menghiraukan Catryn yang terjatuh dan itu menjadi bahan tawaan untuk orang-orang yang berada disana.
"Kau berani pergi setelah menendang kaki ku" kata Kelvin menarik tangan Floren agar menghadapnya dan menatapnya dengan intimidasi.
Floren terkejut saat melihat beberapa orang berjas hitam yang dia temui saat dijalan. Dia mencoba melepaskan genggaman Kelvin tapi tidak cukup kuat.
"Kelvin hentikan, lepaskan aku!" kata Floren karena ini memang darurat.
"Kenapa kau tidak menyebutku dengan panggilan sayangmu? Apa aku harus melepaskanmu dengan mudah setelah kau mengacaukan acara milikku." kata Kelvin, Floren tahu pasti orang-orang itu sedang melacak black miliknya.
__ADS_1
Terpaksa Floren menginjak kaki Kelvin sampai meringis dan melepaskan tangan Floren. Setelahnya, Floren langsung menarik tangan Carly berlari menjauh. Dia. bisa sampai berlari karena diantara orang itu adalah Ian, dia pasti bisa mengenali Floren biarpun dia sudah mengganti warna rambut dan mengenakan softlens.