
Dia adalah cucuku. Janet Watson, dia putri dari Clone Watson dan Reine Watson. Dia meninggalkan ku lima tahun yang lalu, kabur dari rumah entah pergi kemana. Apa yang dikatakan Putri sebuah kenyataan, Janet sudah menjadi penyusup kerajaan." Jelas nenek Liye, sekarang giliran tuan Zie yang memberi penjelasan.
"Saat itu, aku sedang berada di rumah bersama keluarga. Nona Janet datang padaku dan memberi perintah untuk membunuh putri Shalyn yang sedang berada di Amerika. Awalnya aku ingin menolak, tapi nona Janet mengancamku akan menyakiti seluruh keluarga Zie. Tapi, aku gagal membunuh putri Shalyn. Putri Shalyn tidaklah marah padaku, justru memberi perlindungan pada keluargaku. Asalkan aku bisa menjadi saksi diacara pernikahan nona Janet." Jelas tuan Zie membuat semua orang terkejut.
"Apa sekarang kalian percaya? Dia adalah pengkhianat! Jika kurang, aku akan menjelaskannya pada kalian. Lihat! (Menujukkan kalung) kalian pasti tahu ini kalung milik siapa. Kerajaan selalu bersekutu dengan mafia, tapi dilakukan untuk menjaga keamanan bukan untuk menghancurkan keamanan. Beberapa kali ada orang yang menyerangku, berusaha membunuhku. Disaat aku bertanya, mereka semua adalah bayaran Janet. Bukan hanya itu,bahkan kau meracuni Raja dengan obat pengaruh setiap harinya! kau berusaha mengendalikan ayahku!" Kata Floren berteriak di kalimat terakhirnya.
Stevan yang mendengar itu mendadak marah, dia menampar Janet dan menyuruh prajuritnya untuk membawa Janet ke ruangan bawah tanah tempat dimana Clone dulu di penjara.
"Kau harus dihukum mati seperti ayahmu! Berani-beraninya kau mengkhianati kerajaan, enyahlah dari hadapanku!" Seru Stevan
__ADS_1
"Lepaskan aku! Apa kau percaya dengan ucapan seorang wanita yang tidak pernah bertanggung jawab dengan tugasnya? Shalyn! Aku tidak akan membiarkanmu hidup nyaman! Aku akan terus mengejarmu walaupun maut menjemputku!" Ujar Janet memberontak.
Stevan dan juga Consina menyadari bahwa yang selama ini mereka lakukan sangatlah ceroboh. Mereka tidak pernah sadar bahwa Shalyn akan bertindak sampai kesini. Floren berjalan mendekati kedua orang tuanya.
"Jadi, ayah dan ibu. Apa kau akan mengumumkan penobatan ku?" Ujar Floren
"Acara pernikahan ini dibatalkan! Aku akan mengumumkan sesuatu yang disembunyikan oleh kerajaan." Kata Stevan lalu berdiri diatas altar.
Floren menatap Ian begitupun dengan Ian yang terlihat bingung. Tapi dia juga menuruti perkataan Stevan menaiki altar dan dikenakannya mahkota raja. Melakukan cap kekuasaan dengan darah, Floren akan menyangkal tapi Consina memeluknya dan berkata padanya untuk tidak mengacaukan.
__ADS_1
"Tapi? Apa yang dilakukan ayah?" Ujar Floren yang masih syok
"Yang seharusnya mendapatkan pewaris memang Ian. Dia kakakmu" Kata Consina membuat Floren menjadi tambah syok.
"Apa! Ian? Yang selama ini menjagaku adalah kakak ku?" Ujar Floren yang diangguki Consina.
"Aku akan menceritakan sesuatu pada kalian semua. Dulu kami mempunyai seorang bayi lelaki, kami memberi nama Zerian Stevan John. Menjadi putra sulung kerajaan adalah sesuatu ancaman. Oleh karena itu, berita kelahirannya tidak diumumkan pada publik begitupun dengan Shalyn. Kami menitipkan Zerian pada Sam yang termasuk tangan kananku. Merawatnya sejak usia 3 tahun dan berjanji akan membawa kembali ke istana pada usia 10 tahun. Menjadikannya sebagai pengawal Shalyn sejak kecil agar mereka akrab. Itulah sedikit kisah mengenai Zerian, putra mahkota yang kami sembunyikan." Jelas Stevan
Floren yang mendengar itu seketika mukanya memerah. Bukan berarti dia menahan amarah melainkan menahan tangisnya. Dia tidak menyangka yang selalu menemaninya dan menjadi pengawal pribadinya adalah kakak nya sendiri.
__ADS_1
"Kakak" Ujar Floren memeluk Ian begitupun dengan Ian yang tidak menyangka. Semua orang bertepuk tangan. Diantara orang-orang itu ada salah satu yang masih merasa syok. Dia bahkan tidak menyadari bahwa semua orang bertepuk tangan.