
Saat selesai mengobati, ada sebuah panggilan dari Ian. Floren sedikit menjauh dari Kelvin agar tidak mendengar perbincangan mereka.
"Nona awalnya aku ragu tapi ternyata itu mereka. Para bodyguard yang datang kesini bersamaku, mereka semua mati disebuah rumah tua. Aku tak sengaja melacak ponsel milik Sia."
"Apa! Bagaimana bisa? Bukankah kalian selalu bersama?" Ujar Floren
"Kita sempat bersama tapi pada akhirnya aku berpisah karena ingin mencarimu sendiri. Bahkan mereka semuanya menyebar untuk mencarimu."
"Berikan alamatnya, aku akan segera kesana."
Kata Floren mematikan panggilan, seketika dia langsung berlari ke kelas meninggalkan Kelvin yang menatapnya cengo. Awalnya Kelvin berpikir bahwa Floren akan berterima kasih padanya karena sudah membantu.
Floren terpaksa membolos kelas hari ini, dia bergegas menuju alamat yang sudah Ian kirimkan padanya. Dia bisa melihat mobil Ian terparkir di depan rumah tua itu. Saat masuk ke dalam, bau busuk langsung menyeruak ke indra penciuman.
"Apa yang sebenarnya terjadi disini?" Tanya Floren
__ADS_1
"Aku tidak tahu, sebenarnya aku melacak ponsel Sia karena aku ingin mereka kembali ke Mansion dan mengatakan bahwa aku sudah menemukanmu. Tapi saat aku melacak jadi.. " Kata Ian tak mau meneruskannya karena tidak tega.
Ada 4 orang yang mati dan semuanya berada di tempat yang sama. Tapi anehnya, mereka seperti seolah-olah habis melakukan pesta. Ada botol dan gelas dimana-mana.
"Ian ambil cicin yang ada pada mereka lalu simpan ke dalam kotak. Cepat bawa mereka ke Inggris dan beri pemakaman yang layak!" Peringatan Floren yang diangguki Ian, Floren langsung ke luar rumah itu karena sudah tidak tahan dengan baunya.
Tak lama kemudian ambulans datang dan langsung membawa para jenazah itu. Floren menyuruh Ian dan Joey masuk ke mobil.
"Menurutmu siapa yang berani melakukan ini pada kita?" Tanya Floren
Sedangkan Joey sedari tadi hanya diam, dia tidak tahu apa-apa tentang masalah ini. Bahkan dirinya terkejut saat melihat mayat-mayat itu tergeletak.
"Bodoh! Kau bodoh. Aku kira kau bisa langsung menangkap masalah ini. Kau pikir mereka semua terbunuh tapi tidak ada setetes pun darah dari mereka?" Kata Floren
"Jadi ada mereka diracuni? Tapi siapa yang berani melakukan itu. Pastinya bukan orang luar." Kata Ian
__ADS_1
"Apa menurutmu orang luar berani melakukan ini pada anggota kita? Pasti ada pengkhianat didalam anggota mu." Kata Floren
"Tapi siapa? Kami hanya berlima dan empat nya terbunuh kecuali aku." Kata Ian
"Aku rasa dugaanku tidak salah. Besok aku akan kembali ke Inggris." Kata Floren
"Apa kami ikut?" Tanya Joey yang sedari tadi diam kini berbicara.
"Tidak ada yang ikut, kalian berdua menginaplah di rumah Mama Anne selama aku di Inggris. Aku akan menyelesaikan kasus ini secepatnya. Jangan lupa,besok kalian sudah masuk ke kelas MBA" Kata Floren
"Tapi nona, bagaimana jika kejadian ini terulang lagi" Kata Ian ragu karena tidak ingin kehilangan nona nya.
"Menurutmu siapa yang berani bermacam-macam di negaraku?" Kata Floren, Ian tahu tidak ada yang berani bermacam-macam dengan Floren tapi dengan penyamaran Floren membuatnya khawatir mereka tidak akan mengenalinya.
"Bagaimana perkembanganmu? Sudah mulai berlatih?" Tanya Floren pada Joey
__ADS_1
"Tenang saja dalam sekali latihan aku sudah bisa mengalahkan satu orang. Dan aku akan terus berlatih." Kata Joey memberikan jawaban memuaskan bagi Floren.