
Saat Shalyn dapur untuk mengambil minum, dia melihat Janet yang sepertinya sedang membuat sesuatu. Shalyn yang melihat itu mendadak bersembunyi terlebih dahulu. Ini tengah malam dan seluruh omega sudah dipastikan berada di ruangan mereka.
Setelah Janet melewatinya, Shalyn langsung menuju tempat dimana Janet membuat sesuatu. Tidak ada yang aneh tapi untuk malam-malam begini Janet tidak mungkin membuat sesuatu yang aneh untuk dirinya sendiri.
Shalyn melihat ada sedikit noda berwarna hijau. Dia yang penasaran malah memegang noda itu kemudian di amati. Dia yakin ada sesuatu yang tidak beres.
Dia menelpon seseorang untuk menemuinya, dan tak lama kemudian. Datanglah seorang dokter pribadi istana. Shalyn meminta dokter itu untuk mengecek noda di meja.
"Kau ambil ini sebagai sampel, besok aku akan menemuimu." Kata Shalyn
"Baik nona" Kata dokter itu dan melakukan sesuai yang Shalyn perintahkan. Menjadi dokter pribadi di istana bukanlah hal yang menyenangkan, justru bisa menjadi hal menakutkan. Siapa yang mau terlibat masalah dengan keluarga kerajaan.
***
Shalyn bangun dari tidurnya yang nyenyak saat mendengar suara ketukan pintu. Dibukanya pintu itu lalu ditutup kembali. Ternyata seorang omega yang menyuruhnya sarapan.
Setelah selesai membersihkan diri, Shalyn turun untuk ikut sarapan. Bagaimanapun juga dirinya harus bersikap seperti biasa. Kali ini di meja makan tidak hanya keluarga kerajaan, tapi juga ada anggota keluarga kerajaan lain.
__ADS_1
Untungnya dia menggunakan maxi dress yang biasa dipakai saat di istana. Sehingga tidak mengundang banyak pertanyaan di benak orang.
"Shalyn, kau mengganti warna rambut lagi?" Tanya seorang wanita yang dia ketahui adalah ratu Victoria.
"Seperti yang kau lihat, ratu Victoria." Ujar Shalyn tersenyum. Memang dirinya sudah beberapa kali mengganti warna rambut.
"Setelah ini adalah acara pembahasan pernikahan Janet dengan Brian. Harap seluruh anggota keluarga bisa hadir di ruangan." Kata Stevan
Semua orang makan dengan tenang, setelah itu Shalyn memilih kembali ke kamar untuk bersiap pergi ke rumah sakit.
Dikenakannya dress selutut dipadukan dengan stoking. Dia memakai kacamata hitam dan sebuah tas di tangannya.
"Aku akan pergi dan segera kembali. Kalian bahas saja karena aku selalu mengikuti kesepakatan." Katanya
"Aku tahu itu, kau pulang kesini sendirian. Dimana Ian?" Tanya Consina
"Dia tidak ikut kemari karena ada urusan penting. Lain kali kita bisa mengobrol lagi, aku pergi dulu." Kata Shalyn langsung keluar dari Istana.
__ADS_1
Mobil itu melaju ke arah rumah sakit terbesar di Inggris. Mungkin dia termasuk keturunan kerajaan tapi siapa yang tahu itu selain orang yang berada di dalam Istana. Dia tidak ingin dirinya terekspos dipublik, oleh karena itu dia selalu menutupi jati dirinya.
"Dr. Vaere, apa kau sudah tahu apa noda itu?" Tanya Shalyn saat sudah berada di ruangan dr. Vaere.
"Nona dari yang aku selidiki, ini termasuk obat keras. Efek dari obat ini adalah pusing tiba-tiba dan mudah marah, dengan orang yang meminum obat ini pasti akan sangat mudah terpengaruh." Jelas dr. Vaere
'Apa Janet melakukan ini pada ayah?' batin Shalyn yang merasa bahwa sikap ayahnya sangat berbeda sebelum dirinya pindah ke mansion.
"Baiklah Terima kasih, aku sudah mengirim uang pada rekening mu. Aku pergi dulu" Kata Shalyn
"Terima kasih kembali, nona." Kata dr. Vaere
Shalyn harus menghubungi Ian untuk mengetahui apakah Anne baik-baik saja bersama Joey. Saat sedang menelpon dia tidak melihat ada seseorang di depan membuat tubuhnya menubruk.
"Maaf-maaf aku tidak sengaja." Kata Shalyn kembali berjalan tapi orang itu menahan lengannya, Shalyn yang melihat wajah orang itu mendadak bingung.
"Brian? Apa yang kau lakukan disini? Bukankah seharusnya kau berada di Istana?" Tanya Shalyn
__ADS_1
"Aku tidak ingin menikah dengan Janet, kau pasti tahu bahwa orang yang aku suka adalah kau. Bukan Janet." Kata Brian membuat Shalyn terkejut dan menutup mulut Brian. Melihat ke sekitar yang sepertinya sudah aman.
"Apa yang kau bicarakan! Kau tunangan Janet. Dan kau malah mengikutiku lalu berkata seperti itu? Mengapa kau tidak menolak saja jika tidak menyukainya." Kata Shalyn