Hello! My Prince

Hello! My Prince
43. Terungkap


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Floren. Ian dan Joey ikut bersama Floren ke bandara yang bersiap melakukan penerbangan ke Inggris. Semenjak liburan kemarin, Kelvin jadi lebih akrab dengan mereka.


Saat pesawat sudah sampai di Inggris mereka bertiga dijemput sebuah mobil yang diperintah Ian. Saat Floren memasuki mobil, matanya tak sengaja melihat seseorang yang tampak mirip dengan Kelvin.


'Aih! Itu bukan Kelvin. Tidak mungkin dia berada disini.' batin Floren


Mereka semua pergi menuju mansion karena acara pernikahan akan dimulai besok. Ketiganya turun dan langsung disambut oleh beberapa pengawal.


"Wow! Apa ini mansion milikmu?" Tanya Joey


"Bukan milikku tapi orang tuaku." Kata Floren yang langsung pergi ke dapur. Dia menghampiri Yose yang sepertinya sedang menyiapkan makanan.


"Bibi Yose hari ini aku akan membantumu menyiapkan makanan." Kata Floren


"Tidak usah, nona. Biar aku saja, nona pasti lelah baru saja sampai." Kata Yose

__ADS_1


"Bibi kali ini biarkan aku membantumu. Jangan meragukan aku seperti dulu, karena sekarang aku sudah berubah.


Yose membiarkan Floren membantunya, ternyata apa yang dikatan Floren benar. Floren bisa membuat banyak masakan dan menyajikannya di meja makan.


"Ian, umumkan pada seluruh pengawal dan juga omega untuk makan bersama dimeja makan. Aku sudah menyiapkannya." Ujar Floren saat melihat Ian yang akan mengambil segelas air. Di mansion, Ian tidaklah canggung dan menganggapnya seperti rumah sendiri.


"Wow! Makanan ini sepertinya sangat lezat. Apa kau selalu makan bersama seperti ini?" Tanya Joey


"Ah tidak juga, hanya beberapa kali saja. Ayo semuanya silahkan dimakan." Kata Floren


"Kalian semua besok ikut ke Istana, seperti biasa. Selama pergi gunakan keamanan sisir area. Ian bawa paling tidak beberapa mobil saja. Jangan semuanya dibawa." Kata Floren


****


Hari yang ditunggu akhirnya tiba, Floren mengenakan gaun berwarna biru dongker dengan motif bunga model payung. Beberapa pelayan membantunya merias diri, rambutnya yang sudah ganti warna kini berwarna pirang. Kembali ke rambut aslinya.

__ADS_1


Di gelung nya rambut yang panjang dengan sebuah mahkota yang diletakkan di kepala. Sangat menakjubkan. Floren turun dari tangga dan semua orang menunggunya di bawah. Banyak yang terpesona dengan kecantikan Floren.


Dia masuk ke dalam mobil pertama bersama Ian dan Joey. Floren hanya membawa lima mobil, dan mengendarainya dengan kecepatan diatas rata-rata untuk cepat sampai diacara sebelum pengucapan janji suci.


Seperti pertama, di gerbang pertama seorang pengawal menghentikan mereka. Floren hanya menurunkan kaca mobil menunjukkan wajahnya.


"Brian Xienan William, apakah kau bersedia menemani Janet Stevan dalam keadaan susah maupun senang?" Ujar pendeta


"Aku.. "" Hentikan!" Seru seseorang membuka pintu dengan suara lantang menghentikan ucapan Brian.


"Batalkan acara pernikahan ini! Janet! Kau pengkhianat kerajaan!" Teriak Floren menunjuk Janet dengan amarahnya.


"Zaquinshalyn Stevan! Apa yang kau lakukan!" Seru Stevan pada putrinya yang berusaha mengacaukan.


"Dia pengkhianat kerajaan! Apa kalian semua tidak menyadarinya? Tiba-tiba datang ke Istana lalu menjadi putri dari kerajaan? Apakah kalian semua tidak pernah berpikir bawah dia memiliki maksud terselubung?" Jelas Floren dengan tegas

__ADS_1


"Shalyn! Omong kosong apa yang kau bicarakan?" Ujar Janet yang sudah ketakutan diatas altar. Floren menjentikkan jari memberi isyarat pada Ian.


Dibawanya nenek Liye, tuan Zie, dan barang-barang yang digunakan oleh pengawal Janet. Floren menunjukkan smirknya. Floren tersenyum pada nenek Liye, memintanya untuk memberi penjelasan.


__ADS_2