Hello! My Prince

Hello! My Prince
23. Miss Queen


__ADS_3

Setelah musim panas berakhir, sekolah kembali melakukan kegiatan pembelajaran. Sekolah sudah jauh-jauh hari merencanakan kegiatan yang akan dilakukan. Hari ini acara pertama sebagai ajang pembuka adalah fashion show.


Floren sudah mempersiapkan pakaian yang akan dia pakai. Dia membiarkan Carly merias wajahnya dengan make up.


"Kau akan datang bersamaku. Nantinya aku akan menyuruh Martin untuk tetap di kelas agar kau tidak perlu repot-repot mencarinya." Kata Carly


"Baik-baik aku menurut." Kata Floren


"Apa tema yang akan kau pakai bersama Martin?" Tanya Carly


"Aku sepertinya akan memakai tema elegan." Kata Floren karena dia pikir gaun miliknya cocok untuk tema itu. Floren tidak berencana untuk membeli gaun lagi karena tidak ada biaya. Tapi dia beruntung membawa sebuah gaun di kopernya.


"Baiklah sudah selesai. Acaranya akan dimulai beberapa menit lagi. Lebih baik kau segera mengganti pakaian, aku akan menyuruh yang lain untuk menjaga." Kata Carly


Floren membawa papper bag yang berisi gaun miliknya. Dia di temani beberapa orang untuk menggantinya, ternyata gaunnya itu sangat cocok dengan penampilannya.



Bahkan teman yang berjaga pun ikut terkejut dengan penampilan Floren.


"Kau sangat cantik, Flo. Aku yakin kita bisa meraih posisi teratas." Kata Lea teman sekelas Floren

__ADS_1


"Aku berjanji dengan itu, sekarang kita ke kelas untuk mencari Martin." Kata Floren


Saat berjalan menuju kelas banyak yang menatapnya kagum. Tidak jarang juga tatapan benci oleh saingannya.


Saat sudah sampai di kelas, Martin sudah menunggunya. Ternyata pakaian Martin bisa menyesuaikan dengan miliknya.


"Wow! Sepertinya aku melihat seorang bidadari" Goda Martin


"Diam kau! Aku rasa akan dimulai lebih baik sekarang kita ke Aula." Kata Floren


Martin dan Floren berjalan saling bersejajar, Floren tidak sengaja menjumpai Catryn yang menggunakan gaun putih. Disampingnya ada Kelvin yang terlihat lebih tampan.



"Oh iya tolong nanti terima kekalahanmu oke, karena kali ini aku yang akan kembali mendapatkan gelar queen." Kata Catryn dengan arogan nya.


"Oh ya? Kita lihat saja nanti" Ujar Floren sembari bersedekap. Memandang rendah ke arah Catryn, jika dilihat baju yang dikenakan Catryn hampir sama dengan dekorasi kue tart.


"Apa itu bajumu? Darimana kau bisa mendapatkan baju itu? Apa kau mencuri dari butik ternama?" Kata Catryn. Saat Floren akan mendekat, Martin manahannya dan berbisik.


"Perlombaan akan segera dimulai, lebih baik pergi ke aula sekarang." Bisik Martin

__ADS_1


"Huh! Jika bukan karena acaranya akan dimulai aku sudah dipastikan akan membuat lukisan di wajahmu. Dasar kue berjalan." Kata Floren meninggalkan Catryn dan Kelvin.


Floren dan Martin mendapat nomor urut 3, yang berarti dirinya tampil setelah Catryn. Floren ingin melihat bagaimana kemampuan Catryn dalam bidang fashion.


Floren memiliki bakat dalam hal apapun kecuali bidang olahraga. Dirinya bahkan jarang berolahraga, yang dia bisa hanya bela diri.


Kini bagian Floren dan Martin, keduanya berjalan diatas stage. Banyak sorak para penonton melihat penampilan Floren dan Martin yang menurut mereka bisa dibilang memang elegan dan romantis.


"Aku yakin aku tetap bisa memperoleh posisi queen saat ini." Kata Catryn pada Floren setelah keduanya duduk dikursi peserta.


"Baiklah, aku percaya padamu." Kata Floren santai.


Pengumuman gelar queen akan langsung diumumkan. Semua peserta sudah siap, Catryn berjalan dengan santainya ke atas panggung tapi tidak dengan Kelvin.


Semua mata tertuju padanya, begitupun dengan Floren yang menatap bingung ke arah Floren.


Dia menoleh ke arah Kelvin dan membisikan sesuatu.


"Apa yang dia lakukan?" Tanya Floren, Kelvin hanya mengangkat bahunya acuh. Dia tidak ingin terlihat percakapan dengan Floren.


"Baiklah kali ini gelar queen akan segera diumumkan. Peraih posisi teratas adalah Kelas?...

__ADS_1


__ADS_2