I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 108


__ADS_3

Arc merasa ada yang salah dengan situasi dirumah apalagi paman Noah yang tiba-tiba datang terlambat,hatinya semakin tidak karuan saat matanya t bertatapan dengan kak kenzo seolah punya ikatan bathin mereka berdua berbicara lewat mata.


Jaemin yang merasa terusik dengan kedua saudaranya merasa terasingkan apalagi hanya dirinya yang tidak bisa berbicara lewat mata,tanganya mengambil hp disakunya untuk mencaritahu kenapa ayah dan ibunya tidak ada dirumah dan menyuruhnya untuk menginap dirumah tante kania.


Saat ia berusaha membobol hp ibunya ia menemukan chat yang tak terduga,ia pun beteriak memeanggil dua saudara dan menunjukan apa yang ia temui.


Dengan mata berkaca Arc menatap salah satu photo didinding,photo pernikahan yang begitu bahagia.sosok yang selalu ia rindu dan daddynya hanya mengatakan jika suatu saat nanti mommy pasti akan bertemu dengannya.


"mau pergi sekarang?"ucap Kenzo menepuk pelan pundak sang adik memberi semangat,ia tahu bagaimana perasaan Arc meski dirinya bertemu saat masih bayi namun ia sudah merasakan kasih sayang tante Kania.


Arc menggelengkan kepala bertanda jika dirinya tidak ingin kesana sekarang,mesi ia sangat ingin bertemu tapi ia tahu jika sekarang bukanlah saat yang tepat apalagi mommy baru bangun dari koma.

__ADS_1


Setelah lima tahun akhirnya ia bisa menemui mommynya dan berbicara dengannya selayaknya ibu dan anak,banyak hal yang ingin ia katakan dan lakukan sama seperti anak lain pada umumnya.


Perasaan iri selalu ia pendam dan air mata selalu ia smpan untuk dirinya sendiri,ia pernah mendengar jika Tuhan tidak akan memberi hamanya cobaan melebihi batas dan Tuhan akan mendengar semua doa hambanya.


Karena itulah ia selalu sabar menunggu untuk bisa berbicara dengan sang mommy sosok yang belum ia kenal sejak lahir,sosok yang selalu ia tunggu menyambutnya dengan senyuman manis.


Pagi-pagi seorang anak bergegas menuju dapur untuk melakukan aktivitas yang tidak biasa bahkan sbagian penghuni yang merupakan asisten rumah tangga mencoba menegur namun tidak digubris.


"kalian lanjutkan pekerjaan kalian tidak usah mengurusiku aku bisa melakukannya sendiri"ucap Arc melanjutkan aktivitasnya mengupas dan memotog buah lalu meletakanya ditempat makan.


Cavan sudah tahu jika Arc sudah mengetahui tentang Kania yang sudah siuman,salah satu keonakannya sangat mahir dalam bidang komputer dan tentu saja tanpadiberitahu mereka akan tahu dengan sendirinya.

__ADS_1


Pagi-pagi Kania sudah menyuruhnya untuk pulang dan membawa Aec untuk pergi kerumah sakit untuk menemuinya,tanpa sengaja dirinya dikejutkan dengan anaknya yang sedang membuat keributan dipagi hari.


Saat dirinya menghampiri sang anak ia melihat apa yang sedang dia lakukan lalu menepuk pelan pundaknya "kau mau berangkat sekarang atau nanti> jangan awa buah terlalu banyak karena mommy masih belum bisa makan banyak.apa yang lain sudah bangun?"


Kepala pelayan menjawab jika Kenzo dan Jemin belum bangun dan bertanya apa perlu ia bangunkan?,Cavan menjawab tidak usah biarkan mereka tidur lebih lama hari ini.


Setelah Arc selesai dengan buahnya iapergi ke kamar untuk mengambi tas dan menggandeng tangan daddynya umtuk berangkat sekarang.


Diperjalanan Arc merasa gugup dalam hati ia terus bertanya bagaimana dirinya menghadapi sang mommy untuk pertama kalinya,bagaimana ia berucap dan bagaimana ia berperilaku.


Sampai sebuah tangan menggosok pelan rambut nya dan berucap jangan terlalu gugup ini bukan perta kalinya kamu melihatnya cukup tersenyum dan peluklah dia.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca


Jangan lupa untuk like dan koment.


__ADS_2