
oke sekarang kania sudah kembali dan cerita iris sudah berakhir.
"hah nggak mungkin!! ini pasti mimpi! nggak mungkin dia ada disini? "kania yang sedang berteriak sendirian seperti orang gila mendapat panggilan dari nomer tidak dikenal,karena nomer itu terus menghubungi akhirnya iris mengangkatnya.
"hallo"ucap kania namun karena tidak ada jawaban ia memutuskan untuk menutup namun sebelum telepon itu mati terdengar suara yang tidak asing baginya.
"hallo sorry gue nggak bisa jenguk lo untuk sekarang mungkin nanti gue akan ke kantor lo,bagaimana apa lo udah move on hehe"
"dava sialan!!! dasar mangga apel busuk!! berani juga ya lo telepon gue!! minta gue cincang lo hah!! kapan lo kesini buruan gue minta tanggung jawab lo gara-gara lo gue jadi kayak orang nggak waras begini,untung kamar gue kedip suara"omel iris ke dava yang sedang cekikikan mendengar perkataannya.
lalu dava memutuskan akan ke kantor iris minggu depan karena dia masih ada kerjaan dan dava juga meminta maaf karena membuatnya dapat menikah meski hanya sehari lalu telepon pun ditutup oleh dava.
__ADS_1
"dava kambing!! udah minta maaf malah bully lagi awas aja kalau lo nikah gue kasih hadiah yang tak kan pernah lo lupan dava kambing!!"teriakan kania yang kencang hingga dia tak menyadari bahwa pintu kamar sudah terbuka oleh sang kakak.
arka terdiam melihat kelakuan sang adik yang menurutnya benar-benar berbeda jauh ketika dikantor dan tanpa sengaja ia mendengar ucapan kania tentang tanggung jawab,rasa penasarannya muncul seketika dan diam-diam dia merekam semuanya.
saat kania menengok ke belakang ia terkejut melihat sang kakak menatap tajam dirinya'ngapain tuh anak disini haduh gue harus bagaimana? hah dava sialan awas lo'.
"hehe hai kakakku tercinta ada apa datang ke kamar adikmu yang cantik ini"dengan wajah ceria kania menyapa arka yang masih diam dengan tatapan curiga lalu arka mendekati dan duduk disamping kania.
arka yang mendengar penjelasan kania pun langsung pergi tanpa tanya lagi,kania yang sudah cukup stres memilih untuk tidur.
--//_
__ADS_1
dirumah mewah keluarga yang berisikan lima anggota sedang duduk santai sambil mengobrol sang mama mencoba bicara dengan anak keduanya"van mama mau jodohin kamu sama stella anak temen mama dia itu cantik pintar dan baru lulus kuliah tahun kemarin"
menderita ucapan sang mama tidak anaknya menatap dengan berbagai ekspresi "what? masa dia seumuran sama Olivia sih? nggak cocok"ucap Olivia Stevanie Grayson anak bungsu dari tiga bersaudara,meski dia bungsu dia bukanlah anak manja terbukti ia sudah bekerja disalahkan satu perusahaan yang bukan milik keluarganya.
"Haha hah no koment"ucap acuh Aron Edward Grayson putra sulung yang dikenal dingin sebelas duabelas dengan sang adik namun memiliki sedikit sifat ramah walau hanya senyum tipis.
"aku tidak setuju sama kak aron aja lagian dia putra sulung"ucap Cavan Ryder Grayson putra kedua yang super dingin dan datar banyak wanita mengagumi namun tidak berani mendekati.
sang mama hanya menghela nafas ketika mendengar ucapan cavan ia tahu kalau aron sedang mengejar wanita yang sampai sekarang belum dia dapat' Tuhan berikanlah aku kesabaran yang banyak' ia menatap sang suami yang sedari tadi diam seperti batu.
'keluarga macam apa ini'ucap mama Ana Samantha Grayson sosok anggun nan baik hati meski terlihat jutek dan sang suami Alec Jhonatan Grayson sosok laki-laki dingin dan datar namun memiliki kadar ketampan yang hampir sempurna.
__ADS_1
terima kasih sudah membaca.