
Vanilla terbengong melihat percakapan tiga orang didepannya,kekawatirannya menguap begitu saja namun saat ia benar-benar menatap kak al matanya tersenyum lembut saat menatap kania.
'apa perasaan gue benar? gue harap dia tidak melakukan apa pun' ucap vanilla dalam hati,lalu ia kembali melihat berkas ditangannya konsep yang diambil agatha adalah mewah elegan sama seperti dirinya.
Setelah kduanya pergi kania kembali ke ruangannya untuk menyelesaikan tugasnya dan meminta vanilla untuk mengambil makanan dan minuman,semenjak dirinya hamil ia selalu ingin makan.
"van! Tolong ambilin gue makanan dan minuman teima kasih"ucap kania lagsung mengusir vanila tanpa mentapnya.
Vanilla yang sudah terbiasa dengan sikap kania semenjak dia hamil pun tahu apa yang diinginkannya,kembanyakan keinginan kania tidaklah aneh-aneh namun karena kandungannya masih dua bulan dirinya selalu berdoa jika kania tidak menyusahkannya selama tujuh bulan yang akan datang.
Dilain tempat dua orang sedang termenung lalu sang wanita berbicara "apa maksudmu membawaku ke w.o kania apa kamu belum melupakannya sepenuhnya? Hah sekarang kamu sudah tahu bukan jika dia sudah menikah bahkan dia mau punya anak"
"ku harap kamu melupakannya dan memulai dari awal besama ku"
__ADS_1
Sang laki-laki hanya menatap wanita terseut tanpa berucap satu katapun bisa dibilang dirinya adalah laki-laki b****** namun apa daya wanita dihadapannya selalu menganggunya bahkan sampai nekat membiusnya hingga dirinya mempunyai anak.
Agatha tahu jika al belum mencintainya tau bisa dibilang tidak mencintainya karenadirinya terlalu mencintai al dia sampai nekat menjadi wanita murahan,agatha pun pergi meniggalkan al dengan dunianya.
Isudut restoran agatha bertemu dengan shabatnya yang sudah menemaninya selama bertahun-tahun "gue nggak nyangka lo segila itu hanya karena Aldrich yang benar-benar tidak mencintai lo,bahkan ketika lo pergi selama dua tahun dia tidak pernah nyari lo dan nanyain lo"
"sekali lagi gue ingetin cinta tu tidak bisa dipaksa gue takut lo ngelakuin hal-hal aneh apa lagi mental lo setelah lo mengandung dan melahirkan,gue takut aldrih akan tetap dingin sama lo dan anak lo jadi pikirkan baik-baik gue pergi dulu soalnya gue masih ada pekerjaan"
Davina salah satu sahabat agatha yang masih setia menemani meski dirinya merencanakan hal-hal gila,semakin dirinya berpikir semakin kepalanya pusing bahkan ingin pecah.
///-----
satu minggu kemudian kania masih tetap bekerja di butik ia tak lupa jika suaminya cavan mungkin akan segera pulang "vanilla! Tolong ambilin gue makanan dan juga minuman"teriak kania menggema di penjuru ruangan.
__ADS_1
Tak lama vanilla datang membawa makananya "nia ada yang ingin bertemu dengan lo...tapi gue saranin mending lo tolak...soalnya dia nggak penting"
"nggak penting? Memang siapa?"tanya kania menatap vanila dengan selidik.
"dia kak al tapi dia sendiri tidak bersama kak agatha gue ta..."kania memotong ucapan vanilla agar menyuruh kak al untuk masuk dan mengusir vanilla keluar.
Vanilla hanya pasrah dengan tatapan galak kania meski ia tidak takut tapi berhubung kannia sedang hamil jadi ia tidak ingin berdepat dan menyuruh aldrich untuk masuk.
"sorry gue ganggu lo"ucap al setelah dia duduk sofa depan kania.
"tidak apa-apa ada apa kak al menemui gue? apa ada hal yang terlewatkan? Ucap kania berusaha untuk tetap tenang meski dirinya bingung dengan kedatangan al yang sendirian tanpa agatha.
Terima kasih sudah membaca.
__ADS_1
jangan lupa untuk like,vote and koment.
sorry kalau jarang update.