
Kania tidak menyadari jika kamar yang digunkn ukanlah kamarnya,saat ia bangun perlahan matanya membuka lalu menyadari jika cat serta barang-barag disana bukan miliknya"gue dimana? Masa vanilla bawa gue ke hotel? Tapi nggak mungkin mana dia kuat bawa gue? Apa kak arka? Tapi...aaa"teriak kania ketika melihat dirinya dicermin banyak bercak merak disekitar leher.
Ia melihat sekeliling kamar mandi yang begitu mewah lalu menyadari kalau itu bukanlah hotel melaikan apartement ia bertanya-tanya siapa yang menculiknya perasaan takut mulai meghampirinya'untung gue masih disegel'.
Saat tahu kalau dia masih berpakaian lengkap,kania keluar melihat-lihat saat ia menatap photo yang terpajang seketika ia terdiam seolah dunia berhenti berputar tatapannya tak teralihkan sampai seseorang memanggil namanya.
"kania kamu sudah bangun? Aku sudah beli pakaian untukmu dan aku juga sudah masak,kamu mandi dulu baru sarapan"suara laki-laki yang nampak akrab tapi ia erusaha unuk menyangkal.
Cavan yang melihat kania msih diam berdiri bahkan sambil menggelengkan kepala menghampirinya dan bertanya apa dia baik-baik saja,ekspresi kana tak luput dari pandangan cavan"sepertinya aku harus menjelaska tapi kamu mandi dulu baru aku jelaskan"
Cavan mendorong kania ke kamar mandi lalu terkekeh melihat ekspresi kania yang menurutnya lucu,didalam kamar mandi kania masih syok dengan kenyataan"glla! Gue nggak mau jadi pelakor gue harus pergi"
__ADS_1
Setelah kania mandi ia memlih untuk pamit ke cavan namun cavan mencoba untuk menjelskan apa yag terjadi tapi"hallo ada apa?..baik saya akan kesana sekarang maaf saya harus pergi"tanpa menatap ia pergi meninggalkan caan sendirian.
"baiklah nanti aku ke kantormu saja"
///----
Di butik ada wanita berteriak mengomel ke pelayan yang ada ia menanyakan kenapa gaun yang ia pesan rusak padahal mau dipakai besok"ini bagaimana bisa terjadi? Memang kalian kerjannya bagaimana? Saya akan menuntut kalian dan minta ganti rugi"
wanita tadi bepikir sambil melihat sekeliling tanpa berucap dia mengganbil salah satu gaun terbaik kania,gaun itu sebenarnya memilik harga yang lebih mahal dari gaun yang rusak namun karena ia harus bertanggung jawab ia pun memberikannya make up gratis.
tak lama ada wanita muda yang inggin mengambil gaunnya namun lagi-lagi gaun itu rusak setelah kania mengecek semua gaun total ada 10 gaun dianaranya gaun untuk pesta pertunangan cavan,kania yanng penasaran siapa pelakunnya mencoba melihat cctv.
__ADS_1
Dari sana terliahat seorang wanita muda memakai masker dan topi lalu kania berinisiatif melaorkanna ke kantor polisi dengan barang bukti cctv.
Kania menyuruh karyawannya untuk membuat gaun baru untuk pertunangan cavan namun bahan ang digunakan sudah habis lalu kania membeli kembali secara online karena ia sudah berlangganan.
Dikantor olivia mengutuk vanilla karena telah membodohi dirinya dengan iming-iming es krim 1 cup sedang"kak vaniii!!! Kau pembohong! Masa gue cuman dikasih cup sedang sudah begitu cuman satu rasa lagi? Sungguh terlalu kau!"
"haha nikmat mana yang kau dustakan? seharusnya kau bersyukur dapat es krim lah gue!? dapat angin buat napas"ucap icca salah satu teman oliv yng juga jadi korban vanilla,oliv pun terawa terbahak ketika melihat ajah kusut rekan kerjannya.
Terima kasih sudah membaca.
jangan lupa like,vote and koment.
__ADS_1