I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 9


__ADS_3

jangan biarkan emosi mengambil alih dirimu karena itu akan menghancurkanmu..


"ya ampun! astaga! lo kenapa bau begini? perasaan ulang tahun lo masih lama deh"teriak melody setelah melihat keadaan iris ia pun menutup pintu dan kordeng jendela namun ia keluar kembali.


"melody!! lo mau kemana?! dasar sahabat laknat gue lagi kesusahan malah ditinggal pergi"gerutu iris yang melihat melody pergi namun beberapa saat kemudian dia kembali dengan membawa handuk kimono yang entah dapat dari mana.


melody menyuruh iris untuk melepas semua baju dan memakai handuk kimono.


"lo gila! diluar masih banyak orang?! masa iya gue make handuk kimono?"


"terus lo mau pake baju yang kotor ini? udah ayo mumpung kelas sepi soalnya kelas sudah dimulai"ucap santai melody seolah tidak terjadi apa-apa.


"what? kita bolos dong?"


"hehe nggak kenapa-kenapa sekali-kali ini lagian gue udah minta ijin nanti kalau ada tugas juga dikasih tahu ayo pergi"melody menarik tangan iris untuk ikut ke kamar mandi,dari kejauhan ada tiga pemuda yang tidak sengaja melihat keadaan iris.


"itu iris kenapa pakai handuk kimono?"tanya abhi yang penasaran tanpa menunggu jawaban dari kedua sahabatnya ia pergi menuju kelas iris.


"ya ampun! ini kelas apa kandang sapi? bau amat"

__ADS_1


"apa iris dibully?"ucap lirih haidar namun masih didengar oleh kedua sahabatnya.


"sepertinya begitu"ucap datar cavan namun mengandung kekhawatiran,lalu ia menelepon seseorang untuk membersihkan kelas iris dan pergi meninggalkan kedua sahabatnya.


"Van? ah elah malah ngilang lagi itu anak bukannya bilang-bilang ini kayak jelangkung aja"omel abhi yang memarahi sifat cavan.


"lebih baik kita nyusul cavan pasti cavan udah nyuruh orang buat bersihin"haidar langsung pergi setelah mengucapkan kata-kata dan diikuti abhi yang masih mengomel.


ditoilet iris mulai bersih-bersih ia mandi sampai lima kali dan menghabiskan dua botol sabun,hari ini adalah hari tersial yang ia dapat.ia tak pernah menyangka akan berakhir seperti ini.


awalnya ia ingin menghindari semua tokoh namun tokoh utama sendiri yang menghampirinya dan mau tidak mau ia harus terlibat dan menyelamatkan diri sendiri.


"terus gue harus bagaimana? nangis bombay? guling-guling sambil teriak? gue males drama"


"oke lo mau ngomong atau nggak? atau kita pulang dulu baru lo cerita"usul melody yang sudah tak sabar.


"mending pulang udah tanggung juga masuk"iris pergi meninggalkan kelas diikuti melody dan tanpa mereka sadari tiga pemuda menguping percakapan mereka.


"siapa yang bully iris?"setelah mendengar ucapan abhi cavan langsung pergi lalu diikuti haidar yang seakan sepemikiran.

__ADS_1


abhi yang melihat kedua sahabatnya pergi mengikuti dan mereka sampai di kelas yang ramai karena tidak ada dosen.


cavan menuju kesalahan satu tempat duduk dan tanpa diduga di memukul kencang meja hingga kelas tersebut sunyi hening.


bruk..


"astaga!"


"gila lo!"


"kucing makan ayam"


dan masih banyak perkataan yang keluar.


"cavan ada apa?" berusaha tenang meski dalam hati was was 'dia tidak tahukan apa yang terjadi? atau j***** itu mengadu awas kau!!'ucap bathin iris.


"gue sudah peringatan jangan buat masalah atau lo akan tahu akibatnya, jangan berfikir kalau gue cuman main-main"ucap datar dan dingin cavan yang membuat semua orang takut.


terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


jangan lupa untuk like, vote and koment.


__ADS_2