
diruangan yang rapih dan elegan ada dua orang sedang kejar-kejaran seperti anak kecil,sang wanita berusaha memukul laki-laki didepannya dengan penuh rasa dendam wanita itu terus memukul dan memaki laki-laki tadi.
"yak!! bisakah kalian berhenti! kalian pikir ini taman kanak-kanak apa?! kau itu ceo bukan brandalan kurangi kelakuan lo takutnya nanti nggak ada yang mau sama lo"teriak vanilla memarahi kania dan dave yang seperti anak kecil membuat satu ruang seperti kapal pecah.
tatapan tajam kania tak pernah lepas dari dava bagi kania dava adalah orang yang harus bertanggung jawab dalam hidupnya,dava hanya pasrah mendapatkan perlakuan kasar dari kania dia tahu kalau dia salah.
dava mencoba menjelaskan apa yang terjadi saat ia mengalami kecelakaan,ketika dava di alam bawah sadar ia bertemu dengan sosok berjubah putih tanpa banyak bicara sosok berjubah putih hanya bilang'ubah alur cerita novel yours ucapkan satu nama'tanpa sengaja dava mengucapkan kania dewi.
kania yang mendengar penjelasan dava langsung memukul kepala dava dengan buku laporan"dasar gila!! kita ketemu itu sudah lama banget kenapa lo malah inget nama gue ?"
buk.
"sorry kan gue spontan ngucap nama lo! lagian bukannya lo harusnya seneng bisa menikah haha walaupun cuman beberapa jam"mengelus kepalanya yang terasa sakit 'gue salah pilih temen permisa hah'.
__ADS_1
tok.tok.tok
"masuk"ucap kania menyuruh orang didepan pintu untuk masuk,wanita muda dengan baju modis nan cantik melangkah berlahan menuju meja kania.
wanita itu memberikan map laporan untuk ditandatangani namun ada tang berbeda yaitu wajah wanita itu ditekuk cemberut "lo kenapa? ada masalah?"tanya kania ke wanita tersebut.
"gue cuman lagi kesel aja,masa kakak gue dijodohin sama wanita yang seumuran sama gue? belum lagi dia itu manja iihh gue kan nggak suka~"ujar manja wanita muda itu duduk di depan kania dengan wajah imutnya.
dava menyengit menatap kania yang begitu ceria namun berbeda ketika bertemu dengannya galak seperti ibu tiri sungguh terlalu,setelah wanita itu pergi kania kembali ke dava dengan tampang garang.
"terus novel lo bagaimana? lo rubah atau masih sama?"tanya kania yang penasaran bagaimana kelanjutan novel tersebut,dava sudah memikirkan semuanya dia akan membuat versi baru dengan judul yang sama dan tokoh yang sama namun cerita yang berbeda.
kania menatap langit biru dengan berkas ditangannya,berkas tentang kerja sama dengan perusahan Grayson company yang seharusnya sudah meeting namun karena ia pingsan lantaran wajah ceo yang mirip dengan suaminya Cavan Ryder Rhys.
__ADS_1
ia bahkan terperangah ketika tahu siapa nama ceo Grayson companya Cavan Ryder Grayson "what?!! cuman beda belakangnya doang bener-bener gila! dan lebih gila lagi si dava kukang itu mengambil nama darinya,ya ampun bagaimana kalau dia tahu? haha pasti seru melihatnya haha".
kania yang sedang bahagia membayangkan nasib dava berbeda dengan cavan yang sedang menghadi derita dari sang mama,ia berkenalan dengan Stela yang menurutnya tidak cocok dengannya.
sifat manja dan genit membuatnya jijik apalagi make upnya yang terlalu tebal,pada akhirnya ia memilih untuk pergi meninggalkannya.
"kak cavan mau kemana? kak cavan!"teriak stela memanggil orang yang mau dijodohkan dengannya namun sifat dingin dan datar membuat stela tidak yakin akan perjodohan ini,bukan karena takut ia hanya menuruti kemauan sang mama padahal ia sudah mempunyai pacar dan sekarang ia sedang menyamar agar cavan menolak.
"yes dia pergi jadi perjodohan ini bisa gue bakalan my baby tunggu aku"
terima kasih sudah membaca.
jangan lupa untuk like,vote and koment.
__ADS_1