I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 35


__ADS_3

tiga tahun sudah iris jauh dari cavan perasaannya masih sama meski cavan jarang memberi kabar karena kesibukannya apalagi dia mulai menggantikan sang ayah karena sang kakak sudah mempunyai perusahaan sendiri.


hampir dua tahun setelah kejadian itu nana masih di rumah sakit jiwa karena trauma yang pernah dia alami waktu kecil,ada sedikit rasa kasihan ketika iris menjenguknya.


tatapan mata kosong teriakan yang memanggil kakak perempuannya dan teriakan memanggil kak stev dengan kata cintanya,hah semoga lo cepet sembuh na bagaimana pun lo berhak bahagia.


iris yang sudah lulus mengambil alih butik sekaligus mall yang dimiliki mommy,meski pada awalnya ia tidak mau tapi karena desakan sang mommy dan hanya dia satu-satunya anak perempuan alhasil dia menerimanya.


tak disangka ketika awal dia bekerja sebagai CEO banyak rintangan yang harus ia alami entah beruntung atau apa ia yang memiliki skill IT sangat berguna untuknya saat ini,banyak butik yang berusaha menjatuhkan butiknya dengan mencuri desain baru mereka.


namun karena kejeniusannya ia mampu membalikkan keadaan banyak klien yang puas dengan hasilnya bahkan artis dan musisi banyak yang meminta desainnya untuk dipakai saat acara ataupun konser.


ada yang hilang setelah pekerjaan selesai hatinya masih kosong menunggu seseorang untuk datang"Tuhan pertemukanlah aku dengannya".


tok.


tok


tok.

__ADS_1


mendengar ucapan iris seorang perempuan cantik dengan pakaian formalnya masuk"mau sampai kapan lo bengong seperti ini? kalau memang kangen susulan aja ke negaranya? takutnya dia ada yang baru dan melupakan lo"


puk.


tangan perempuan bergaun Orange menepuk keras punggung perempuan tadi"lo itu sahabat atau apa sih? main api terus nggak takut terbakar Alexa Chintya Martin!"


"Melody Athena Atmadewa hello lo pulang sana ke negara lo?! bikin ribet gue aja"gerutu lexa sekaligus asisten iris ke melody yang juga asisten iris namun di negara k,mereka selalu ribut kalau sedang bersama iris yang melihatpun hanya diam lalu pergi meninggalkan dua kucing berantem canda kucing.


tidak ada yang tahu jika iris sedang dilanda kebingungan sudah hampir satu minggu ia selalu bermimpi kehidupannya yang dulu sebagai kania,ia bermimpi sedang ada di ruangan serba putih seperti rumah sakit lalu ia mendengar suara memanggil namanya dan bercerita tentang dirinya sebagai kania.


"hah apa ini pertanda? lalu bagaimana dengan kehidupan iris disini? sampai sekarang gue belum bertemu dengannya"iris yang frustrasi memilih tidur untuk menenangkan pikirannya.


'kania bangun nak apa kamu tidak lelah tidur terus menerus mommy daddy dan kakakmu merindukanmu hiks hiks cepat bangun nak kami menunggumu'.


deg.


iris bangun dengan keringat membasahi seluruh badan napasnya terengah-engah,ia mencoba duduk lalu meminum berusaha untuk tetap tenang.


"aargghh apa yang harus gue lakukan Tuhan jika ini hanya mimpi bangunkanlah aku agar aku tidak terjebak terus-menerus"ia menutup mata sambil berharap ia kembali ke tubuh kania.

__ADS_1


dihari yang cerah sosok iris masih terbungkus selimut dan tidak terganggu dengan sinar matahari,cavan yang sudah datang sejak tadi malam meminta izin untuk masuk ke kamar sang pujaan hati.


dilihatnya wajah damai membuat hatinya menghangat inilah moment yang sang ia tunggu,dalam tiga tahun ia sudah memendam semua rasa didalam dada.


"sayang kamu tidak mau ketemu denganku,sayang?"cavan mencoba membangunkan iris dengan menyentuh pipinya namun tidak ada pergerakan lalu ia mencoba ke hidung iris napasnya terasa berat dan pendeng tidak seperti manusia normal.


ia kaget lalu memotong tubuh iris untuk pergi ke rumah sakit,kedua keluarga memandang aneh sekaligus kawatir ketika melihat iris digendongan cavan.


tanpa kata mereka menyusul cavan ke rumah sakit,cavan panik setengah mati saat mendapati tubuh iris dingin bagai mayat pikirannya selalu ia tipis.ia berteriak memanggil dokter.


beberapa menit kemudian dokter keluar,cavan dan seluruh keluarga menanyakan keadaan iris.


dokter mengambil napas sebelum berbicara ia kawatir karena melihat siapa pasien"pasien dalam keadaan tidak sadarkan diri dan kami sedang mencaritahu penyebabnya jadi keluarga mohon untuk tetap tenang permisi"


deg.


seluruh keluarga kaget mendengar penuturan dokter kemarin iris masih sehat tidak mengeluh sakit kenapa sekarang dia tidak sadarkan diri.


terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


jangan lupa untuk like,vote and koment.


__ADS_2