I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 42


__ADS_3

didalam ruangan operasi bastian dan ken sempat panik saat detak jantung iris berhenti sejenak,bastian sempat hampir marah ke suster namun ken berusaha menenangkannya.


keluar dengan wajah lesu membuat orang-orang diluar bertanya-tanya "nak iris baik-baik saja kan?"tanya mommy alice dengan wajah sebab dan berharap.


sambil menghela napas bastian menyampaikan keadaan iris"operasinya berjalan dengan lancar kita tinggal tunggu dia siuman namun untuk pemulihan mungkin agak lama jadi kalau saran aku pesta pernikahan diundur tapi pemberkatan bisa hari H"tutur bastian menjelaskan tentang keadaan iris namun ia tidak berbicara kalau iris sempat hampir lewat.


mendengar keterangan dari bastian cavan menyetujui idenya ia bahkan ingin mengundurkan pernikahan samapai iris sehat,begitupun keluarga iris berharap sama dan mereka sama-sama menyetujuinya.


raut wajah bastian dan ken tidak luput dari sikembar evan ezra yang peka,sedangkan bastiian dan ken berusaha untuk tenang lalu pergi meninggalkan sikembar yang akan meledak.


brak.

__ADS_1


suara pintu terbuka dengan kencang membuat penghuni kaget"lo itu mau penjara hah!....hai evan ezra? why?"bastian mati-matian menahan rasa takutnya meski bastian lebih tua dari mereka berdua namun galakkan mereka.


"nggak usah basa-basi"kalimat terlantar dari mulut pedas ezra dengan tampang dingin dan mematikan lalu dikaget dengan suara pintu dan suara merdu kenakan apa....hai kak ezra dan evan ada apa ya?"


bastian ingin sekali memukul adiknya yang pura-pura polos,batuk dari evan menyadarkan mereka dan memberitahu apa yang terjadi ketika operasi berlangsung.


tak.


gelas melayang tepat di belakang bastian keringat bercucuran napas pendek entah kenapa badan ia merasa lemah dihadapan sikembar padahal mereka seumuran'untung jantung masih aman'.


erza dan evan masih terngiang perkataan yang diucapkan iris,ada rasa janggal dihati dan pikiran mereka tentang siapa nia yang diucapkan oleh iris.

__ADS_1


mereka berdua memutuskan untuk mengajak bicara iris setelah iris keluar dari rumah sakit,tepat hari ini iris keluar dari rumah sakit selama dua minggu ia dirawat insentif oleh bastian dan ken bahkan cavan sering diusir oleh mereka dengan alasan perawatan.


dengan gugup iris menghadap sosok kakak kembarnya yang tiba-tiba ingin berbicara serius'gue salah apa ? perasaan gue nggak salah deh',erza berusaha melupakan ketika melihat wajah gugup iris dengan memegang tangan erza bertanya siapa nia.


iris mengejutkan dahi ia tidak paham dengan pertanyaan sang kakak,melihat iris yang kebingungan evan menceritakan apa yangvterjadi ketika dia tidak sadarkan diri.


tubuh iris membeku mendengar cerita dari evan dalam hati ia mengutuk kenapa harus keceplosan dasar bodoh'iris mengutuk dirinya berkali-kali ia menatap erza dan evan berusaha mencari alasan logis yang dapat diterima mereka berdua tanpa rasa curiga.


"nia? itu...jadi begini apa kalian tahu kalau iris pernah kecelakaan dan mengalami amnesia?"mendengar pertanyaan sang adik erza dan evan mengagguk dengan pasti tanpa rasa curiga kalau iris sedang berbohong.


iris pun mulai bercerita tentang kebohongan yang sudah ia persiapkan dengan tenang iris menatap sikembar yang mulai percaya dengan ceritanya,ia pun menulis kembali apa yang diceritakan setelah sikembar pergi dari kamarnya perasaan was was dan takut mulai menghampiri dirinya.

__ADS_1


terima kasih sudah membaca.


jangan lupa untuk like,vote and koment.


__ADS_2