
.itu kamu..
i miss you...
sesuai anjuran dari lexa iris membeli kopi panas untuk erick,dengan cuek ia memberikan kopi sambil bilang terima kasih.
"terima kasih buat kemarin karena l..kakak sudah menolong gue"
erick menatap kopi dan iris lalu ia mengambil kopi tanpa kata hanya mengaguk,'what cuman nganggur? really? are you seriuos? oke'gerutu iris dalam hati melihat kelakuan ajaib seniornya.
erick yang menatap pergi iris tersenyum tipis dan meminum kopi yang dibawa iris dengan hikmah.
--///--
melody yang tidak tahu kalau alexa telah mengirim photo iris bersama erick dan tanpa diduga abhi yang sedang duduk disebelahnya memainkan hpnya lalu menatap photo tersebut dan memperlihatkan ke haidar.
"dar ini iris bukan?"mendengar nama iris cavan yang duduk didepan haidar langsung mengambil hp itu lalu ia melihat iris memberikan minuman ke seorang pemuda dan melihat nama kontaknya ia langsung pergi tanpa menghiraukan sahabatnya.
"cav..cavan!! gimana nih? kalau cavan ngamuk ayo samperin"abhi menarik tangan haidar tanpa menjelaskan ke melody yang sedang bingung melihat drama didepannya.
__ADS_1
"ada apa? kenapa mereka lari?..apa ini? iris? tidak mungkin? lexa?!!"ia berusaha menelepon iris namun tidak diangkat tanpa basa basi ia pergi ke bandara untuk mengunjungi iris dan mengambil cuti beberapa hari.
"cav lo mau kemana hah? tenang dulu mungkin itu hanya teman"haidar berusaha menenagkan cavan namun nihil setelah mengambil beberapa dokumen ia pun pergi ke bandara.
"Van tunggu bisa jadi itu teman kak stev ayo kita pulang"mencoba menarik tangan cavan namun dihempaskan untung abhi bisa mengembangkan jadi ia tidak jatuh.
melihat sahabatnya pergi duo sahabat ini pun mengikuti dan menyuruh orang rumah untuk mengirim dokumen yang dibutuhkan,tidak butuh waktu lama cavan yang meminta helikopter tidak disetujui oleh oleh sang daddy akhirnya ia menaiki pesawat komersil.
7 jam waktu yang ditempuh oleh mereka bertiga karena dinegara k sudah hampir pagi mereka pun memutuskan untuk memesan kamar hotel,tidak jauh dari mereka melody yang berjalan sendirian telah sampai dan ia memilih untuk mengenal dihotel yang sama dengan trio CHA.
pagi-pagi iris sudah galau karena ia semalam bermimpi bertemu dengan cavan,tanpa ia sadar manik-manik matanya menatap siluet pemuda yang tidak asing.
semakin ia mendekati semakin menjadi nyata"itu kamu? i miss you"ia berlari menerjang sosok pemuda didepannya dan memeluk erat dengan air mata mengalir dipipi.
melihat sahabatnya baik-baik saja haidar dan abhi menghela napas lega begitupun dengan melody yang tidak sengaja bertemu dengan mereka ketika di lobi hotel.
"akhirnya tidak ada drama"
"ya akhirnya "
__ADS_1
"berhenti penderitaan kita"
iris yang mendengar ucapan tiga mendongak ke cavan meminta penjelasan,tanpa kata cavan memberikan hpnya memperlihatkan sebuah photo.iris yang melihatnya pun mengerti lalu berteriak memanggil san pelaku.
"ALEXA CHINTYA MARTIN!!"
suara menggelegar dan terdengar oleh sang pelaku yang sedang duduk makan dikantin hatinya was was,tanpa minum ia langsung kabur entah kemana namun takdir berkata lain didepannya sudah ada algojo yang siap menebas.
"mau kemana hah?! enak ya ngerjain sahabat sendiri bukannya lo yang nyuruh gue buat ngasih itu kopi!! tapi kau!! menyalahgunakanya sungguh terlalu indah hehe terima kasih berkat kejailanmu kegalauanku berakhir sayang"dari wajah galak tiba-tiba menjadi manis membuat semua orang tercengang termasuk lexa yang wajahnya sudah seperti adonan.
"kirain lo mau ngamuk tahunnya sungguh mengherankan"
"apa?!! lo nggak terima hah!!"mendengar ucapan lexa hatinya yang sedang berbunga berniat membalas dendam ke lexa.
"bukan!! bu..bukan begitu"sangking takutnya lexa menangis kejar sambil terduduk dan ditenangkan oleh melody sedangkan iris hanya tertawa melihat wajah takut sang sahabat.
"makanya jadi orang jangan jahil"
begitulah drama singkatnya.
__ADS_1
terima kasih sudah membaca.
jangan lupa untuk like,vote and koment.