I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 68


__ADS_3

Tiga orang menatap aneh cavan yang sedari tadi tersenyum riang,arka sebagai sang asisten merasa bahwa dunia akan kiamat berbeda dengan dua shabat cavan mereka seperti mempunyai insting kalau cavan pasti ada kabar bahagia.


Tok.


tok.


tok.


raka membuka dan melihat sosok wanita cantik tersenyum bilang kalau ia ingin bertemu cavan lalu raka mempersilakannya untuk masuk,saat wanita itu masuk dua orang yang sedang menghadap cavan berbalik mereka terkejut melihat sosok wanita yang familiar bagi mereka.


"ivanka! Hai lama tidak bertemu semakin cantik aja nih~ ya nggak sean?~ bagaimana kabar lo masih sendiri atau sudah berdua"ucap jahil niko menanyai soal pribadi ia tahu siapa ivanka teman saat sekolah dulu.


"hai gue baik-baik saja kalau soal itu gue masih menunggu seseorang yang dulu pernah bilang 'jika suatu saat kita bertemu dalam keadaan sendiri berarti kita bisa bersatu"ucap ivanka menatap dalam sosok sean yang juga menatap dirinya dengan penuh kerinduan.

__ADS_1


Dua hai yang harus berpisah karena cita-cita memang klise tapi jika memang kita ditakdirkan bersatu maka kita akn bersatu meski jarak dan waktu memisahkan.


cavan yang sudah tahu maksud ivanka menyuruh sean untuk menangani proyek bersama karena ia masih harus mengejar sang calon istri jadi ia memilih mengalihkan beberapa pekerjaan untuk niko dan sean.


Niko yang mendengar hal itu pun menggerutu tak suka karena namun setelah mendengar penjelasan ivanka dia merasa bahagia karena kulkas pertama dan kulkas kedua tidak agi membeku.


"kenapa lo senyam-senyum kayak orang gila?"ucap santai sean menegur sang sahabat yang sedang berhayal yang tidak-tidak ia tahu seperti apa pikiran niko diantara kita bertiga hanya niko yang berpikiran santai bahkan saking santainya membuat kita berdua merasa aneh bisa bersahabat dengannya bertahun-tahun.


//---


"menurut lo gue mau kemana? Hah!! Liburan nggak ajak-ajak untuk kania ngomong kalau tidak gue bejek-bejek lo jadi rujak"omel vanilla yang mengetahui kalau oliv akan pergi ke korea untuk menonton konser exo,akhirnya dia meminta kania untuk membelikan tiket konser.


Mereka berdua berangkat bersama dengan pesawat yang sama pula,kurang lebih tujuh jam mereka dalam pesawat kania sudah menunggu dibandara bersama hyo ra.

__ADS_1


"itu mereka pakai baju oren dan pink"ucap hyu ra menunjuk ke arah vanilla dan oliv bagaimana dia bisa tahu karena kania sudah meperlihatkan video dan photo mereka.


Dengan gembira oliv memeluk kania lalu berkenalan dengan hyu ra begitu juga vanilla namun ia lebih sanatai dari oliv yang seperti anak kecil.


Konser akan diadakan besok malam mereka memutuskan untuk istirahat ketimbang jalan-jalan menuruti keinginan oliv,saat sampai dirumah kania mereka terkejut melihat tiga orang didepan mereka,laki-laki tampan bak dewa yunani terpampang nyata.


"hallo sorry kalau kita ganggu kalian kita cuman mau ngasih ini,ni dari salam kenal dari kita"ucap baekhyun mewakili kai dan sehun yang masih tersenyum .


"ouh ini...ini terlalu berlebihan aku nggak bisa mengambil ini lagian sudah memberikan aku banyak barang salah satunya tiket konser jadi...sorry aku nggak bisamenerimannyaucap kania menolak pemberian baekyun karena ia tahu berapa harga dari gelang itu dan ia juga tidak mau menerimannya.


Setelah bujukan dari tiga pangeran kania pun mengambil gelang itu dan kaan menympanya sebagai kenangan.


Terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


jangan lupa like,vote and koment.


__ADS_2