I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 44.


__ADS_3

tepat setelah iris dimakamkan erza dan evan serta yang lainnya menuju tempat persembunyian wanita yang telah membunuh iris.


"lepas!! kalian pikir gue ini hewan apa?!! lepas"teriak wanita yang berusaha melepaskan ikatan ditangan dan kaki'sial!! kenapa gue bego banget sih?! tamat sudah riwayat gue'.


brak.


erza dengan aura membunuh membuat ruangan yang dingin semakin dingin bahkan mencekam,ia menuju ke arah sang wanita yang sedang berteriak'kak erza tolong lepasin nana' dengan wajah polos tersakiti wanita yang bernama nana memohon namun erza yang sudah geram menjambak dan menampar berkali-kali.


plak plak.


"aaargh sakit hiks hiks kak aarghh"teriakan memilukan menggema diruangan itu, evan dan stev melangkah disamping erza mereka sama-sama menyiksa nana dengan kejam bahkan tidak ada ampun.


setelah pingsan erza menyuruh bastian mengobati lukanya lalu menyerahkannya ke polisi sebelum itu bastian membuat nana membisu untuk selamanya,meski mereka sakit hati tapi mereka tidak akan membunuhnya mereka lebih memilih menyerahkannya ke pihak berwajib.


sakit ketika ditinggal orang terkasih


bahkan lebih sakit bagaimana dia pergi


butuh waktu lama untuk mengikhlaskan

__ADS_1


dan menerima


seperti jam yang terus berputar kenangan itu akan berlalu.


cavan masih belum percaya kalau iris sudah pergi meninggalkannya ia pun kembali kenegaranya untuk melanjutkan kehidupan dan perusahaannya,bella yang sudah tahu kalau iris meninggal ia sedih karena belum sempat untuk meminta maaf begitupun dengan kedua sahabatnya mereka hanya bisa mendoakan iris berada ditempat yang terbaik.


__//__


dibelahan dunia lain seorang perempuan yang tampak pucat berusaha membuka matanya yang terasa lengket,ia mencoba menyesuaikan cahaya terang dari sela jendela diruangan yang sunyi karna semua orang sedang keluar.


ruangan serba putih banyak alat medis dan bau obat hinggap dihidungnya,ia mencoba memikirkan apa yang terjadi ia bahkan sempat berusaha untuk bangkit namun anggota badannya terasa kaku.


cklek.


"sus tolong telepon keluarga pasien bilang kalau nina kania sudah sadar"perintah dokter ke suster,perkataan dokter membuat kania berusaha untuk berbicara seolah ia bertanya apa dia kania dewi?".


sang dokter menjelaskan bahwa siapa pasien dan identitas dokter berfikir kalau pasien mengalami amnesia sementara karena dia sudah koma hampir satu tahun,dokter pun pergi untuk melanjutkan kunjungannya ke pasien lain sambil menunggu keluarga kania dewi.


cklek.

__ADS_1


pintu terbuka menampakkan tiga orang dengan dua orang paruh baya yang masih sehat dan laki-laki tampan dengan wajah kawatir dan lega,mereka lega mendengar jika kania sudah sadar dari komanya,hampir satu tahun mereka menunggu berharap keajaiban datang ke kania.


"sayang hiks hiks akhirnya kamu bangun mommy kawatir hiks "tangis wanita paruh baya yang masih terlihat cantik diusiannya yang hampir berkepala lima,begitupun dengan laki-laki paruh baya yang masih tegap dan laki-laki muda dengan air mata dipipi dia sangat bersyukur sang adik sadar.


Arkana Putra Dewa kakak dari kania dewi mereka hanya beda dua tahun,mereka sering berantem apalagi sikap kania yang agak tomboy membuat arka betah main dengan kania"akhirnya kamu bangun aku nggak bisa bayangin kalau kamu ....hiks hiks".


kalau dibilang cengeng yap arka memang cengeng berbeda kalau dia depan umum dia akan menjadi pemuda cool dan ramah,ia sekarang menemani kania karena mommy sama deddy sedang ada urusan.


banyak hal yang arka ceritakan termasuk dava sosok yang membuatnya terjebak didunia novel,ternyata benar dia pernah mengalami kecelakaan lalu koma dan baru bangun dua minggu yang lalu.


hati kania terasa kosong ia merindukan cavan suaminya didunia novel 'gue lupa minta nomernya dava awas! kau dava! tunggu hadiah dari gue haha',satu minggu sudah kania bangun ia seperti anak kecil yang harus belajar jalan lagi karena kakinya yang lemah dan kaku.


"mom dad kapan kania pulang? lagian kania sudah sehat apalagi perusahan kania bagaimana kasian daddy kewalahan"ucap kania berusaha melupakan sosok yang terus mengganggunya lewat mimpi dan khayalan.


daddy yang mendengar rengekkan kania pergi untuk menanyakan ke dokter tentang keadaan kania,lalu ia kembali dan bilang kalau besok kania sudah bisa kembali setelah pemeriksaan.


terima kasih sudah membaca.


jangan lupa untuk like,vote and koment.

__ADS_1


__ADS_2