
hampir dua minggu iris istirahat dirumah sejak pasca operasi bastian dan ken melarang iris untuk turun dari tempat tidur kecuali ke kamar mandi,namun hari ini adalah hari spesial untuknya meski hanya ke kantor urusan sipil untuk mendaftar nikah mereka juga akan ke gereja untuk menikah semuanya sangat sederhana hanya keluarga dan teman dekat.
iris yang sudah sedikit sembuh mencoba untuk berdiri lama namun kakinya belum kuat alhasil ia harus puas menggunakan kursi roda setelah pemberkatan.
rasa bahagia dan sedih tercampur dihati iris tatapan mata sendu menatap cavan yang sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya,dalam hati ia berpikir apa ia akan kembali sekarang? cerita novel sudah berganti iris sudah menikah dengan cavan.
air mata mengalir dikedua pipi rasa sesak semakin terasa iris memukul dadanya namun matanya tidak kuat untuk membuka,saat cavan sedang berbincang hatinya terasa sesak ia menengok untuk mencari sang istri namun tidak kelihatan ia pun mencari ke kamar dan saat ia membuka pintu iris sudah tidak sadarkan diri.
ia berteriak memanggil bastian dan ken sambil memeluk memanggil iris dengan tatapan sedih hatinya semakin sakit,bastian dan ken yang mendengar teriakan nama mereka bergegas ke arah suara.
bastian mencoba memeriksa iris denyut jantungnya melemah ia pun menggendong iris dan memberitahu ken untuk menenangkan cavan,dengan sedikit berlari ia keluar menuju pintu samping keluarga menatap sedih hingga momny alice pingsan melihat iris tak sadarkan diri.
__ADS_1
--//..
dialam bawah sadar.
seorang wanita mengomel dengan laki-laki didepannya tak lupa ia memukul berkali-kali dengan mengatakan'dasar bodoh!! kenapa kau panggil gue sekarang bocah?!! nggak tahu apa gua kan baru nikah? belum punya anak'.
laki-laki yang dipukul hanya pasrah karena ia memang tidak bisa melawan sahabat kecilnya tersebut"oke gue minta maaf namun sekarang mau tanya sama lo? lo mau hidup sebagai iris atau kania,pikirkan baik-baik waktu lo tidak banyak?"
"yak kania dewi!! apa kau sudah gila! main pukul emang nggak sakit apa"teriak dava mengelus kepalanya yang terasa sakit karena pukulan kania,kania yang tidak terima berusaha menego namun jawabannya tetap sama.
dalam kebimbangan kania meminta satu permintaan ke dava dan dava mengabulkan permintaannya.
__ADS_1
kabar duka menghampiri keluarga Abronela anak perempuan satu-satunya meninggalkan mereka semua tepat hari pernikahan bukan hanya keluarga,cavan sebagai sang suami terpukul dengan kenyataan yang ada ia tak habis pikir kalau pas dihari pernikahannya juga hari terakhir ia melihat senyum iris.
melody dan lexa menangis sambil mengomel mereka tidak terima jika iris pergi begitu cepat,keluarga Abronela sangat berduka tak ada lagi tawa dan suara manja princes kini hanya air mata mengiringi kepergiannya.
erick adalah salah satu orang yang terpuruk ia bahkan sempat mengira bahwa semua ini hanya mimpi namun stev menyadarkan kalau adiknya memang sudah tiada,stev berusaha untuk tegar meski dalam hati ia hancur sama seperti keluarga nya.
bastian sempat mengamuk dirumah sakit karena tidak bisa menolong iris,ia merasa sangat bersalah dengan kepergiannya.ia memutuskan untuk rehat dari dunia kedokteran semua tugas diserahkan kepada sang adik yaitu ken.
cavan menatap gundukan tanah dengan air mata mengalir sebelum iris pergi dia berucap 'aku harap didunia selanjutnya kita akan bertemu lagi uhuk uhuk kita akan bersama selamanya',pikirannya kosong begitu juga dengan hatinya ia melangkah pergi tanpa menengok ke belakang hatinya sudah tertinggal ikut pergi bersama dengan cintanya kepada Bellova Iris Abronela.
terima kasih sudah membaca.
__ADS_1
jangan lupa untuk like,vote and koment.