I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 37


__ADS_3

memandang langit sudah menjadi kebiasaan iris selama tiga tahun ini,selesai mengerjakan tugas ia akan termenung sejenak untukk memikirkan tentang kehidupannya apalagi setelah ia bermimpi bertemu dengan Dava Mahendra sahabat ketika ia masih SMP lalu ia pindah ke luar negeri.


dari apa yang yang dava bilang ia baru memahami sekarang kalau dialah penulis novel terkutuk itu dan sialnya dia mengalami kecelakaan tepat dua hari sebelum gue kecelakaan sungguh tragis hidupnya.


dia mendapat banyak kutukan dan kebencian dari pembaca yang membeli nomernya karena berakhir sad ending lalu entah bagaimana ceritanya dia bertemu dengan iris dan menyuruhnya untuk merubah alur cerita.


dan sialnya lagi dia malah milih gue sebagai iris,ingin rasanya ku cincang lalu gue buang.dua bilang gue harus selesai cerita ini baru bisa kembali dan cerita ini harus happy ending.


cklek.


tak.


tak


tak.


suara langka sepatu tak membangunkan tidur seorang iris,setelah ia mengendumel tentang kehidupan ia tertidur dikuasai kerja nya hingga ia lupa untuk pulang.

__ADS_1


cavan yang melihat iris tertidur dengan lelap menggendong hati-hati agar tidak bangun,ia berpamitan dengan lexa selaku sekertaris iris.


mobil berhenti tepat di rumah mewah bertingkat,rumah kediaman Abronela ya cavan membuka cabang di negara k lalu setelah menikah ia akan membawa iris ke negara f tepat dimana ia sudah membangun rumah untuk mereka.


dalam tidurnya kali ini iris bertemu kembali dengan dava sosok petakilan yang selalu membuat semua orang kesal akan kelakuannya.


"hai kania kita berjumpa kembali apa kau kangen denganku? pastilah masa nggak haha"ucap lawak dava yang garing menurut kania.


kania enggan menjawab hanya menatap tajam sosok pemuda yang membuatnya terjebak didunia ini"nggak usah basa basi ada apa?".


"baiklah gue akan bilang hmm apa lo nyaman didunia ini? atau lo pengin kembali ke dunia sebelumnya? gue nggak perlu jawaban lo karena jawabannya ada pada diri lo pikirkan baik-baik bye gue pergi"setelah mengucapkan sederet kata dava menghilang dan kania tersdar dari tidurnya.


disiang yang sangat cerah iris baru membuka mata,ia kesiangan dan tidak ada yang membangunkanya karena seluruh keluarga sedang pergi kecuali pembantu dan mereka pasti tidak berani membangunkannya.


ia bangun untuk mandi lalu melihat jam 11 ia memutuskan untuk memasak membuat makanan untuk cavan dan dirinya.


dikantor cavan sedang melakukan meetinh dengan klien serta sekertarisnya, ketika meeting selesai kliennya yang seorang gadis cantik menghampirinya dengan genit.

__ADS_1


mencoba menggoda cavan dengan pura-pura jatuh dipelukannya tepat iris membuka pintu matanya menatap dua sosok berpelukan tempat makanan yang ia bawa jatuh berantakan menyadarkan dua sosok tersebut.


iris mencoba meredam amarahnya namun air matanya mengalir ia menangis dan menampar cavan lalu pergi,cavan yang tercengang tersadar ketika mendapat tamparan.


"sayang tunggu ini semua salah paham"cavan mencoba menjelaskan namun iris tak menghiraukannya,ia pergi dengan air mata berbincang dan hati yang sesak dalam hati ia mengutuk dava berkali-kali dan meminta untuk kembali keduniannya.


cavan yang marah menyuruh rasa sang asisten untuk membatalkan kerjasamanya dengan klien tadi,klien tadi tidak terima dengan ucapan cavan.


"cavan kenapa kamu membatalkan kerjasama ini cuman gara-gara wanita murahan itu cih aku bahkan lebih cantik darinya kalau dia tidak mau denganmu aku bersedia denganmu"klien tadi mencoba memeluk cavan tapi dia terjatuh didorong.


"lo yang murahan! raka! ambil semua dana yang sudah aku kirim ke perusahaan jk dan bilang ke semua investor untuk tidak memberikan dana kepada mereka"


klien tadi kaku mendengar ucapan cavan ia mengutuk dirinya sendiri karena sudah membangun macan marah apalagi setelah tahu wanita tadi calon istri cavan,ia semakin lemas dan tidak sanggup untuk berdiri.


cavan dengan gila mengenai mobilnya menuju tempat iris berada.


terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


jangan lupa untuk like,vote and koment.


__ADS_2