
"lo masih cari tahu tentang mereka? Menurut gue mending lo nyerah beberapa hari lagi mereka akan menikah jadi saran gue move on"saran dava menepuk pundak sang sahabat agar dia sadar jika kania sudah ada yang punya.
Ethan membenarkan ucapan dava ia memang harus move on agar kania bisa bahagia eski bukan dengan dirinya,salahkan dirinya yang terlalu lama meninggalkan kania hingga ia lupa jika suatu saay nanti akan ada sosok yang mencintainya.
Semua persiapan sudah selesai kania sudah tidaklagi bekerja agar besok pas acara ia tidak kelelahan begitu juga dengan cavan yang sudah dirumah.
Vanilla menyempatkan diri menemani kania sebelum dia menikah karena ia merupak sahabat yang belum menikah berbeda dengan hyu ra yang sudah memiliki anak.
"hay jomblo lama tidak bertemu~ pasti lo lagi sibuk-sibuknya kasihan mau dibantu nggak? nanti gue bilang ke kak arka buat cari orang bagainana?"ucap manis hyu ra sekaligus mengeledek vanilla.
Buk.
satu buah bantal menerjang kepala hyu ra dengan begitu kerasnya,kania yang melihat hanya tertawa melihat kelakuan konyol ipar dan sahabatnya.
Bukannya ngobrol mereka berdua justru asik perang bantal sampai mommy membuka pintu melihat keadaan kamar yang berantakan dengan hyura dan vanilla sedang memgang bantal yang menggantung.
Mommy menyuruh mereka untuk makan,kamia yang melihat merka malu tertawa lepas dan satu persatu bantal melayang ke arahnya.
__ADS_1
"dasar! Masa kecil kurang bahagia"gerutu kania yang menatap kamarnya lalu menyuruh bibi untuk membereskanya karena ia sedang malas.
Keesokan harinya semua orang sudah sibuk dipagi hari kania pun sudah mandi dan sedang didandani,ia selalu mengeluh dengan gaun pilihannya yang ternyata lebih berat belum lagi mahkota dikepalanya namun ketka ia melihat ke cermin ia sangat puas dengan hasilnya.
Gaun yang dipakai adalah inspirasi dari gaun yang pernah ia pakai ketika menjadi iris,kani tak menyangka hidupnya akan seperti ini semuanya terasa seperti mimipi mungkin ia harus berterima kasih ke dava kuyang sosok yang sudah membuatnya mendapatkan cinta.
///----
Digedung dekorasi apik sudah terpasang bahkan makanan ringansudah disiapkan untuk pegawai yang sedari tadi malam tidur digedung.
Tepat pukul delapan semua orang sudah berkumpul menunggu pengantin datang pembawa acara sudah memulai pembukaan lalu acara sambutan oleh kedua belah pihak dan saat yang ditunggu pun tiba dengan gagah dan tampan cavan melangkah menuju mimbar.
"cantik"ucap lirih ethan yang masih terdengar oleh dava yang duduk tepat disebelahnya.
"sadar ini hari pernikahannya"ucap lirih dava menyadarkan ethan kembali ke dunia bahkan dalam hatinya ia masih berharap kalau kania bisa menjadi mliknya.
Acara pemberkatan pun dimulai cavan mengikutiinstruksi pak pendeta begitupun kania,acara sangat hikmat bahkan keluarga sampai meneteskan air mata bahagia melihat cavan dan kania akhirya resmi menikah.
__ADS_1
dor.
suara tembakan terdengar keras membuat sebagian orang berteriak bahkan mereka tidak tahu siapa yang terkena tembakan.
"kania"
"cavan"
Sampai suara cavan berteriak memnggil kania yang sudah tergulai lemas dipangkuannya,arka langsung menghubungi ambulan aron menghubungi polisi,semua oarang diusir untuk keluar gedung.
Ethan pun tak diam ia menyuruh anak buahnya yang sengaja ikut untuk menyisir gedung "siapa pun dia tangkap hidup-hidup sial gue kecolongan"ucap kesal ethan yang ingin melihat kania namun ia sadar sekarang ia siapa.
Sedangkan dava tiba-tiba pingsan tepat disebelahnya membuat ethan bingung sekaligus kawatir ia pun menyuruh supirnya untuk ke rumah sakit.
Apakah kania akan selamat? Atau sebaliknya tunggu kelanjutannya.
Terima kasih sudah membaca.
__ADS_1
jangan lupa like,vote and koment.