I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 28


__ADS_3

akhirnya aku menemukanmu..


meski kamu tidak mengingatku..


dua anak kecil yang sedang bermain ditaman,awal mereka bertemu ketika bocah perempuan berusia 4 tahun tersesat dan bertemu dengan bocah laki-laki berusia 7 tahun.


bocah laki-laki itu memandang bocah perempuan dengan tatapan kagum diusianya yang baru 4 tahun tapi ia tidak menangis kala tersesat sendirian "aku akan mengatarmu pulang".


"hmm oke telima kasih kak elick"ucap cadel iris kecil meski ia sudah pintar namun untuk bicara ia masih cadel.


hampir satu tahun setiap hari minggu mereka selaku bertemu namun ada yang aneh untuk minggu ini iris membawa hadiah berupa buku cerita.


"kak erick ini hadiah dariku sebagai kenangan-kenangan karena aku harus pindah,jangan lupa jaga kesehanmu dan perbanyak teman agar hidupmu penuh warna"ucap iris kecil dengan senyum polos dia berdoa semoga ia bisa bertemu dengannya lagi suatu saat nanti.


"iya kamu juga jaga diri baik-baik jangan lupakan aku ini ada gelang untukmu"erick memberikan gelang yang sudah ia persiapkan.


dua hari yang lalu iris sudah bilang kalau ia harus pindah untuk mengikuti kedua orang tuanya,hatinya sesak kala ia tak bisa lagi bertemu bocah imut itu diusianya yang ke 8 cara berpikirnya semakin dewasa melebihi usianya.



(anggap bukunya)



Tuhan tolonglah, hapus dia dari hatiku


Kini semua percuma, takkan mungkin terjadi


Kisah cinta yang selalu aku banggakan


Kauhempas semua rasa yang tercipta untukmu

__ADS_1


Tanpa pernah melihat betapa ku mencoba


Jadi yang terbaik untuk dirimu


Oh mengapa, tak bisa dirimu


Yang mencintaiku tulus dan apa adanya


Aku memang bukan manusia sempurna


Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan


Kini biarlah waktu yang jawab semua


Tanya hatiku


Tanpa pernah melihat betapa ku mencoba


Jadi yang terbaik untuk dirimu


Oh mengapa, tak bisa dirimu


Aku memang bukan manusia sempurna


Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan


Kini biarlah waktu yang jawab semua


Aku memang bukan manusia sempurna


Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan

__ADS_1


Kini biarlah waktu yang jawab semua


Waktu yang jawab semua


Tanya hatiku.


pasto~tanya hati.


melihat pemandangan didepannya membuat ia terkenang akan masa lalunya, sesak dihati semakin menjadi kala senyum manis terukir diwajah cantik iris.


ya erick hanya bisa memandang dan ia baru menyadari kalau iris adalah bocah perempuan yang dulu ia temui dan ia rindu.


"hai bro kenapa? patah hati ya~ kasian makanya dari kemarin jangan sok sibuk walau sebenernya sibuk sih? haha"ucap pemuda yang tak kalah tampan dari erick dia adalah Gabriel Chiko Demian salah satu sahabat stev selain Jhonatan.


sedangkan pemuda disebelahnya hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan sang sahabat "sebelum janji terucap takdir bisa berubah"


"bener kata si jho sebelum janji terucap takdir bisa berubah lagian iris dan cavan itu ldr jadi masih bisa ditikung haha"


erick hanya diam tanpa membalas ucapan sahabatnya,ya mereka bersahabat bahkan stev pun sudah tahu siapa erick meski mereka tidak terlihat bersama namun nyatanya mereka sudah bersahabat sejak SMA.


"besok ada acara lo mau nyanyi?"tanya stev yang sedari tadi diam memandang sang adik.


"iya gue mau nyanyi mungkin kalian mau jadi pengiringnya"


"oke lagu yang itu saja males gue latihan"gabriel mengaguk lalu dengan malas ia berucap tentang lagu yang pernah mereka bawakan dulu.


"oke brother gue pergi dulu bye jangan kangen? karena kangen itu berat haha move on brother "ucap Gabriel menepuk pundak erick,ia pergi dengan kedua sahabatnya ke kelas namun sebelum itu mereka menghampiri iris.


cinta sepihak itu memang sakit apalagi cinta diam-diam lebih sakit...


terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


jangan lupa untuk like,vote and koment.


__ADS_2