I Am Protagonis?

I Am Protagonis?
bab 51


__ADS_3

seorang wanita sedang menatap tajam berkas yang ia baru terima berkas berisi identitas seseorang yang membuatnya marah,kertas ditangannya disobek hingga tak berbentuk' ceo ya? ck nggak level dibandingkan gue, ini lagi cuman cewek manja nggak berguna hah kenapa mama malah milih dia? bukan gue!'.


"lista mending lo move on deh percuma seorang cavan itu nggak bakal cinta sama lo,jadi sebelum lo ngelakuin hal aneh yang membahayakan sendiri lebih baik lo pikir dulu akibatnya "ucap laki-laki bertopi yang mengingatkan callista untuk tidak melakukan hal aneh.


brak.bruk.


callista membanting barang-barang yang ada didekatnya,ia marah dan kecewa tatkala pemuda bertopi selalu mengalihkan pikirannya dari dulu pemuda bertopi selalu datang saat ia ada masalah atau sedang mencari masalah.


laki-laki bertopi adalah satu-satunya keluarga bagi callista hidup sebagai anak yatim piatu yang tinggal di panti membuatnya memiliki sifat iri terhadap orang lain,ia bahkan selalu membuat masalah dengan memfitnah demi keuntungannya.


"aargghh kenapa lo harus hadir!! apa salahnya gue bahagia! dari dulu gue selalu dihina dan dicari gue juga pengin bahagia!!"teriak callista melempar barang sampai salah satunya mengenai laki-laki bertopi yang berhenti ketika mendengar suara callista.


"bahagia itu sederhana dengan tanpa rasa iri dan dendam dihati lo,lo bakal menemukan kebahagiaan itu"laki-laki bertopi pun pergi setelah mengucapkan kata-kata ia memang sudah menganggap callista keluarga namun ia juga tahu seperti apa callista dia adalah wanita berambisius.

__ADS_1


callista tidak menggubris omongan laki-laki tadi ia hanya berfikir bagaimana cara mendapatkan cavan,apapun caranya akan ia lakukan termasuk membahayakan dirinya sendiri.


_////____


disisi lain keluarga cavan dan stella sedang membicarakan tentang pertunangan mereka meski tanpa persetujuan cavan dan stella,mama cavan sangat antusias bahkan ia menggunakan jasa dari kania company yang baru saja debut.


"jeng bagaimana kalau kita langsung ke butiknya saja biar lebih jelas melihat baju juga memberika konsepnya aku akan telepon cavan dan kamu telepon stella"ucap antusias mama cavan menyuruh calon besannya untuk pergi langsung ke k'beauty.


dengan malas cavan pergi menuju butik yang sudah diberitahu oleh mamanya tanpa ia sadari butik itu milik kania seseorang yang selalu mengganggu pikirannya.


vanilla mencoba memberitahu kania kalau kliennya kali ini adalah sosok yang telah membuatnya pingsan terakhir kali namun sebelum ia berucap pintu sudah dibuka menampakkan dua ibu-ibu yang masih terlihat muda meski umur mereka sudah di atas lima puluhan.


kania menyambut mereka dengan baik namun saat salah satu ibu memberitahukan namannya ia teringat dengan cavan,hatinya tak karuan saat ia melihat sosok yang selama ini membuat ia jatuh sakit.

__ADS_1


dadanya terasa sesak seolah ia tidak bisa bernapas detik berikutnya ia jatuh pingsan dipelukan cavan,semua orang kaget melihat kania yang tiba-tiba pingsan dan cavan dengn sigap mennagkapnya lalu membaringkannya disofa panjang.


mama ana(mamanya cavan) merasa sang anak mengawatirkan kania tatapan lembut yang tidak pernah dikeluarkan bahkan untuk adik kandungnya,hatinya mulai bertanya seja kapan cavan mengenal kania?.


terima kasih sudah membaca.


jangan lupa untuk like,vote and koment.


Baca juga karyaku yang lain.



__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2