
Mengingat kata menghubungi Siska jadi kangen mamanya.
Tut tut tut.
" Assalamualaikum" kata Siska dengan suara serak khas orang habis nagis setelah mamanya mengangkat.
"Waalikum salam. Ada apa sayang?" jawab Erika mama Siska.
Mendengar suara mamanya Siska kembali menangis
"Ada apa sayang? kamu menangis?" Tanya Erika khawatir.
Parel yang duduk di dekat mama Siska hanya mendengarkan, karena memang sengaja di lockspiker.
" Kak Parel mah hiks..kak Parel hiks" kata Siska di sela tangisnya.
" Kenapa dengan nak Parel nak?" kata Erika pura-pura tidak tau.
" Kak Parel mah hiks dia berbohong mah. dia tidak seperti yang sebenarnya hiks" jawab Siska
"Kak Parel berbohong apa sayang?"
" Statusnya mah? Statunya mah. Mah pas Siska mau beli baju putih di mall Sasendri Siska makan di restoran. Siska melihat kak Parel.... bla bla bla" cerita Siska sampai ia meninggalan Parel di danau itu.
Akhirnya Parel tau dari mana Siska mengetahui status dan nama lengkapnya yang ternyata dari kecerobohannya...
"Kamu tau nak, alasan kenapa kak Parel mu itu berbohong? Mungkin dia ada alasannya kenapa berbohong" Tanya Erika agar Siska tidak curiga.
" Mah aku takut mah.. aku takut.. bahkan melihatnya bulu kuduk Siska berdiri, dada Siska seperti sesak" jawab Siska lirih dan membuat hati Parel sakit mendengarnya
" Tenang sayang, tenang. Mama tahu kamu. Kamu harus tenang mama ngak mau terjadi apa-apa sama kamu" kata Erika untuk menenangkan anaknya
"Sekarang Siska di mana? Dan bagaimana keadaan kamu nak?" Tanya Erika khawatir. Sekalian mengalihkan pembicaraan. Karena mama Siska binggung menanggapinya.
__ADS_1
" Di kosan mah. Siska baik" jawab Siska. Bukan kedua orang tuanya saja lega namun Parel juga lega mendengar Siska baik-baik saja.
" Mah Siska kangen sama mama" kata Siska manja.
" Pulang nak. Kesini "
"Tapi siska masih ada kerjaan. 3 hari lagi deh Siska pulang".
" Udah makan sayang?"
" Udah ma tadi Resti ke kosan bawa makan"
" Syukurlah kalau gitu. Nak mama cuma berharap kamu bisa bahagia sayang. Apapun keputusan mu mama dukung. Dan apapun yang terjadi jaga selalu kesehatan. Ingat ada keluarga mu yang selalu menunggumu di sini"
" Mah ada tukang paket. Udah dulu ya. Assalmualaikum" salam Siska dan mengakhiri panggilan.
"Ah akhirnya paketnya dateng". Iya yang dateng adalah paket baju Siska beli online.
Selesai sholat parel, disuruh orang tua Siska makan terlebih dahulu.
Baru selesai makan terdengar hp mama Siska berbunyi. Ternyata Siska.
" Siska" kata erika
" Angkat mah dan lockspiker" jawab Rangga
" Tapi tolong ya tante jangan dikasih tau kalau Parel disini" mohon Parel pada Erika
Mama Siska menjawab telpon Siska. Sakit hati Parel mendengar suara Siska yang serak karena habis nagis "Semua salahku"
Namun Parel lega mengetahui Siska sudah makan dan baik-baik saja di kosan.
Setelah menelpon suasana menjadi sunyi.
__ADS_1
"Sekarang apa rencana nak Parel?" tanya Rangga membuka suara.
" Om, tante boleh saya minta ijin menginap disini?" Tanya Parel meminta ijin
" Parel ingin belajar kehidupan Siska di sini biar Parel bisa lebih mudah memahaminnya" lanjut Parel.
" Om dan tante tidak masalah, tapi Siska kan tiga hari lagi pulang" kata Rangga mengingatkan.
" Engga lama kok om cuma 3 hari. Sebelum Siska pulang Parel sudah pergi"
" Baiklah. Kalau itu keputusan kamu" jawab Rangga.
" Fit, Fitri" panggil Rangga.
" Apa, pah?" jawab Fitri yang datang dari dapur.
" Tolong tunjukan kamar tamu. Biar kak Parel istirahat. Ria pasti capek"
"Ayo kak" ajak Fitri. Parel hanya mengikuti Fitri dari belakang.
"Ini kamar tamunya kak, selamat istirahat"
" Terima kasih" jawab Parel dan Fitri pun berlalu.
Parel merebakan tubunya di atas ranjang dan tertidur karena lelah.
#######
Sorry tipo
Like, komen dan folow ya..
Ditunggu kelanjutanya
__ADS_1