
"mami? mami kenapa disisni?" tanya parel melihat deka ada disitu.
"sayang. kau yang salah memberi alamat hotel. ya mami ke sini ngikutin map yang kamu kasih. mami ngga percaya sih,;tapi mami ikuti. mami kira ada hotel di tengah hutan. pas mami lihat mobilmu, mami percaya. jadi mami masuk. didepan gubuk ada suara dan mami masuk"-jelas deka.
"hahaha. kau rupanya deka?" kata orang itu.
"parel ada apa ini? dia siapa?" tanya deka binggung.
"itu mi yang menculik siska."
parel melepaskan pelukan dengan siska dan mendekati pria bermasker itu.
"siapa kamu?" tanya parel. parel membuka masker orang itu.
"paman agus?" parel kaget karena itu pamanya yang telah menyebabkan perusahaannya hampur hancur.
"kenapa kaget?" tanyanya sombong
"paman agus?"tanya deka tidak percaya
"kakak" teriak deka memangil agus dan mendekatinya
"hai deka." -sapa agus yang masih dipegang kedua tanggannya dengan bodyguard parel.
"lepaskan dia" kata parel menyuruh bodyguardnya melepaskan tanggan agus.
"kenapa kak? kenapa? kau melakukan semua ini hiks hiks"tangis deka tau kakaknya yang mau dia menderita
siska hanya memperhatikan dari jauh kepala nya pening ia memilih duduk di bangku tempat dia diikat
"kakak? cih..kau tau deka?. bagaimana menderitanya aku setelah kau jebloskan aku dipenjara.? anak istriku meninggalkanku. aku harus memulainya dari nol. tiga tahun di penjara tersiksa dan keluar harus menerima kenyataan hidup. namun aku bangkit. dan ya aku tidak akan melupakan penderitaanku. dan lumayan kau hampir bangkrut walau pura-pura "-jelas agus.
__ADS_1
"jadi dia pria dibalik adrian" parel
parel langsung menendang perut agus. agus tersungkur.
"PAREL!... KAKAK " teriak deka
"tenang mah dia harus diberi pelajaran."
"kan bisa kita hubungin polisi"
"sudah kan mah?. namun dia berulah lagi"
deka hanya pasrah saja. dia tau kakaknya salah sekarang
"itu pukulan untuk istriku yang kau buat berdarah"
agus kembali berdiri. parel menonjok muka agus. agus tersungkur dan mengeluarkan darah. deka menangis
"itu untuk tangis mama"
"itu untuk 12 tahun dahulu"
parel menginjak pungung agus.
"itu untuk kebohongan yang kamu ciptakan"
parel mau menendang lagi. namun diberhentikan deka
"cukup parel dia pamamu. kita serahkan kepolisi saja"
"sekali lagi mah" parel menendang agus.
__ADS_1
"itu untuk penderitaan keluarga kami. cih kamu kira kamu saja yang menderita. gara-gara keserakahanmu kami hampir jadi gelandangan. kami menderita karena keegoisanmu. bisa nya kamu bilang mami yang buat kamu menderita. kamu masuk penjara itu salahmu sendiri"
deka hanya menangis histeris.
parel berbalik dan merangkul maminya.
deka menyuruh bodyguard untuk membawa agus kerumah sakit. "bawa dia kerumah sakit. habis itu laporkan ke polisi."
namun belum bodyguard belum sampai agus mengabil pistol yang tidak jauh darinya. melihat itu siska berteriak. "awas mas, mi" parel dan deka menengok
"jika aku harus ke penjara aku tidak mau. jika harus mati maka harus ada yang ikut dengan ku"
dor...
"MAS"siska
"PAREL"-deka
"TUAN" bodyguard
setelah menembak agus kembali jatuh tersungkur. dan langsung diikat bodyguard.
siska berlari kearah parel dan menaruh kepala parel.
"panggil Ambulan... cepat!" -teriak deka
"mas. mas pasti bertahan" -siska
"sis. maafkan aku. aku belum menempati janjiku untuk membahagiakanmu dan kita belum keliling dunia"-parel terbata bata
"tidak mas. kau pasti bisa bertahan mas. hiks"kini air mata siska yang mengalir.
__ADS_1
"kita bisa lanjutkan setelah kau sehat hiks hiks" lanjut siska
"bertahan sayang" -deka memegang pipi parel.