
setahun kemudian
kesehatan parel pulih. pekerjaan dijalankan parel lagi namun sekarang dibantu siska jika sibuk. kadang jika parel kerja siska jaga anak-anak. apabila parel capek ia gantian jaga anak-anak siska yang kerja. namun apabila mau sama-sama ngurus anak mereka kerja bareng bareng biar cepat selesai. sehingga tidak ada seharipun anak ditelantarkan. jika minggu atau libur mereka akan main dirumah, taman, kebun binatang, atau tempat lainnya.
parel tidak pernah ambil kerja diluar kota lebih dari 3 hari. walaupun begitu juga dia memilih tidak mengambilnya dan mengutus anak buah yang di handel pak andri.
hari ini pernikahan fitri adik siska.
"ternyata adek mba udah gede"-siska
"ish. itu terus yang diomongin"-kata fitri kesal
"jaga adik kami yang bontot ya"pinta mba rinda pada suami fitri (rian).
"baik mba"-rian
"tante celamat ya?"-angraini yang digendong siska
"tante antik anget hari ini?"-david yang gandeng parel
"tante fitri memang cantik david" dedi (anak mba rina umur 5 tahun).
"terima kasih keponakan tante. kalian juga ganteng-nganteng"-fitri sambil menoel pipi david dan dedi.
"ini engga nganteng ante piti api entik"-protes angrainnya.
"iya sayang kamu cantik"-fitri menoel pipi chabby angraini
"ish. kalian gangu aja tante fitrinya. dedi ajak anggraini sama david main"-rina
"oke. mama. yok david agraini main"-dedi
"ayok. yok rini turun main"-david
anggraini turun dari ngedongan
"ayok main"
mereka bertiga turun panggung
"jangan jauh-jauh ya. david jaga rini"-siska.
"ok. unda"-david.
"mba, mas sana geh naik panggung nyanyi"-fitri.
"iya sana nyanyi kapan lagi kalian nyanyi diacara nikahan keluarga"-seru erika.
"mama, papa, dam mama dulu lah"-siska.
"oh tidak om tante juga"- lanjut siska kepada mertua mba rina dan fitri
"baik lah"
"ayok besan" -rangga
"oh ma. besan mama banyak sekarang ada 3 pasang"-ejek mba rina.
"iyalah kan anak mama ada tiga. besan banyak. tapi mama akan kesepian" ucap erika sedih.
"kalau mama bosan tinggal ke rumah reno aja. ia ngga rin (sambil mengedip mata) "-reno (suami mba rina) dan dijawab anggukan rina
"rumah parel juga terbuka lebar untuk mama nya ngga sis"-parel.
"pasti itu mas"-siska
"ets. rumah rian juga. oke ngga fit"-rian.
"ok. sana nyanyi"-usir fitri
erika dan rangga berserta besan-besanya bernyanyi. mereka menyanyi bersama beberapa lagu dangdut seperti kereta malam,dll.
setelah itu reno dan rina lalu cinta luar biasa.
kemudian parel dan siska naik panggung.
lagu ini aku persembahkan untuk istriku yang tercinta.
separuh aku-nano
*Senyuman terlukis di wajahku
Di saat ku mengingat kamu
Tawamu menjamu membuatku rindu
Tak sabar ingin bertemu
Suara lembut menyapa aku
Lembutnya selembut hatimu
Tulusnya setulus cinta padaku
Ku sadar beruntungnya aku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau kau separuhku
Separuh jalan hidupku
Kau separuhku
Tak ada penyesalan
Hidup lebih mudah
Bila kita berdua
Jalaninya
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
__ADS_1
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau kau separuhku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
"baiklah karena suamiku menyanyikan untukku maka aku akan menyanyi untuknya. musik"
cinta pertama dan terakhir-serina
sebelumnya tak ada yang mampu
mengajarku untuk bertahan dikala sedih.
sebelumnyaku ikat hatiku hanya untuk aku seorang.
sekarang kau disini hilang rasaku sgala bimbang tangis kesepian.
kau buat aku mencari
kau buat aku bertanya tentang rasa ini.
aku tak mengerti akakah sama jadinya bila bukan kamu?.
lali senyummu menyadarkanku kau cinta pertama dan terakhirku.
sebelumnya tak muda bagiku tertawa sendiri dikehidupan yang kelam ini.
sebelumnya rasanya tak perlu membagi kisahku tak ada yang mengerti.
sekarang kau disini hilang rasanya
sgala bimbang tangis kesepian.
kau buat aku mencari
kau buat aku bertanya tentang rasa ini.
aku tak mengerti akakah sama jadinya bila bukan kamu?.
lali senyummu menyadarkanku kau cinta pertama dan terakhirku.
tepuk tangan meriah setelah menyanyi.
"ayo semua mama, papah, mami, om dan tante, mba rina, bang restu dan kedua mempelai naik keatas panggung"-parel.
saat semua sudah naik
"ada apa ini? kita semua?"-erika
"iya kita semua akan menyanyi bersama"
"lagu apa"-rangga
"cinta sejati"-parel
cinta sejati-BCL
Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
beberapa tahun kemudian
"mas. kamu kok pulang cepat?"tanya siska pada parel.
"oh besok mas mau ke roma"
"roma mas? berapa hari?"
"1 bulan keknya"
"1 bulan? mas biasanya kamu ngga ngambil ke luar negeri. apalagi anak-anak liburan sekolah."
__ADS_1
"ayah mau pergi?" tanya angraini yang baru datang keruanh keluarga dan duduk disamping parel
"iya. sayang" jawab parel
"ist. besok hari libur ya. biasanya juga kita main."-rengek angraini yang sekarang naik kelas 6.
"emang kerjaannya tidak bisa anak buah kamu aja mas?"-tanya siska.
"tapi mas mau pergi"-parel
"ist males lah sama ayah. kenapa harus ngambil pas liburan tidak seru kalau tidak ada ayah".-angraini
"emang ayah mau kemana?"-david baru datang.
"ayah tuh. mau keluar negeri. satu bulan lagi?"-angraini
"1 bulan yah? kan kami libur. ah ayah tidak seru ah ayah." david ngambek.
"ayah ada kerjaan disana"-parel.
namun tidak ada jawaban dari siska, angraini dan david. parel tersenyum.
"lagi pula siapa yang bilang ayah pergi sendiri?"
"maksud ayah?"tanya anggraini antusias.
"kita pergi semua. sekalian liburan sudah bosenkan? " jawab parel membuat ketiga orang ngambek tersenyum.
"gitu dong. ayah cuma kerja sedikit ketemu klien dan langsung main"-parel.
"asik" anggraini langsung memeluk ayahnya.
"benar kan yah?" tanya david menyakinnkan.
"benar lah masak ayah bohong"-parel.
david memeluk ayahnya yang masih dipeluk anggraini.
"ayah emang debes deh"-david.
mereka bahagia
saat di roma.
david dan angraini lagi berenang. parel tidur dikursi panjang. (kursi ala pantai gitu yang biasanya ada payungnya yang tubuhnya bisa setengah berdiri dan kakinya bisa diselonjorin autor tidak tau). parel menepuk antar kedua kakinya menyuruh siska duduk disitu.
"mas anak-anak entar liat".
"biarin. mereka asik berenang kok."
"tapi mas..."
"MAS" -teriak siska terkejut karena patel menariknya membuatnya duduk dipangkuan parel dan langsung memeluk siska.
"kenapa sayang?" tanya parel
"ist udah ah. siska membenarkan duduknya dengan duduk diantara dua kaki parel dan menyenderkan badanya ditubuh parel. parel memeluknya dari belakang. mereka melihat angraini dan david masih berenang
"sis, terima kasih ya"
"untuk?"
"untuk semuannya"
"apaan sih mas gaje. siska yang harusnya mengucapkan terima kasih karena sudah kembali bersama siska dan mau bertahan sama siska"
"yang ada mas, beruntung dapat wanita sholeha seperti kamu. yang bisa menerima mas apa adanya dan mas terima kasih sudah memberikan 2 malakat kecil yang lucu-lucu"
"sis" pangil parel
"emm"
"kamu udah ngga benci status mas kan?"
"status?"-tanya siska binggung dia fokus ke anak-anaknya.
"iya status. yang kamu benci itu"
"masih sih mas. karena statusmu bisa berubah-ubah jadi sederhana, kaya, bangkrut, miskin, sekarang kaya lagi. buat siska bingung dan kesal".
"maaf ya sis. mas minta maaf." ucap parel sedih
"tapi rasa benci siska tidak sebanding dengan rasa sayang siska sama kamu mas. jadi jangan sedih karena siska tidak peduli status kamu apa sekarang."
"beneran?" tanya parel mengebu
"iya benaran lah mas. nyatanya siska sama mas sekarang"
"lah iya ya. kalau ngga udah pergi ninggalin mas...hehehe"
"lah kek mana mau pergi udah kamu ikat dengan pernikahan yang ada dosa adek bang"
"jadi terpaksa nih?" goda parel.
"awalnya sih iya. tapi sekarang tidak. mau status kamu kaya, miskin, nyebelin, mesum, pengen menang sendiri, sok-sokan, ganteng, jelek, tua dan kriput. siska mau sama mas sampai ajal menjemput"
"lah. itu ngehina apa gimana?"
"ish ngga tau ah" ucap siska kesal
parel mengeratkan pelukannya dan mencium pundak siska.. (siska tidak pakai hijab ya gays karena itu memang kolam diapartemen parel di roma. jadi tidak perlu pakaian tertutup. lagipula siska mau ikut berenang siska hanya pakai kaos tanpa lengan dan celana kaos sedengkul. parel hanya mengunakan celana kaos pendek")
"mas anak-anak liat entar"
"terima kasih.. i love you"
"i hate you .."
"eh. " parel mendongak . "Apa?" potongnya
"iya. i hate you status and i love you"
parel tersenyum dan memutar kepala siska dengan tanganya. parel akan mencium siska.
"bun yah. pada ngapain sih?. ayo ikut berenang" kata david yang sudah disamping mereka bersama angraini.
siska langsung mendorong parel dan menjauh.
"apaan sih gangu ayah aja"-parel pelan
"ayok yah bun kita berenang"angraini sambil menarik tangan siska.
"ayok sayang."siska berdiri diikuti parel.
"ye" angraini senang
angraini melepas tangannya dari siska dan menarik david kekolam berenang lagi.
parel menarik pinggang siska dan berjalan disampingnya.
"mas?" tanya siska takut anaknya melihat lagi.
parel menunduk dan mendekati telinga siska dan berbisik
"kali ini kamu bebas sayang. namun nanti malam kamu tidak akan ada alasan. malam ini kamu habis sayang" bisik parel
__ADS_1
dan berjalan deluan meningalkan siska yang sudah memerah. "kan mesum lagi"
Bahagia.