I hate you status

I hate you status
Bab 14 Season 2


__ADS_3

Flasback


Siska benar-benar terkejut saat mobil yang di kendarainnya berhenti di perkarangan rumah besar milik suaminya.


"Mas, kenapa kamu bawa aku kesini?"


"Masuk dulu yuk. Biar enak ceritanya"


Parel dan Siska masuk ke rumah itu dan memilih duduk di sofa. Mereka sekarang sedang saling hadap-hadapan.


"Kamu bohongin aku, mas. Jadi cerita yang dulu kamu ceritain itu bohong?" cerocos Siska sesaat setelah mereka sudah duduk.


"Tidak..."


"Terus?"potong Siska yang penasaran.


"Rengerin dulu, Sis.. Sebelumnya aku benar-benar minta maaf mas engga ada niat bohongin kamu"


" Jadi benar kamu bohongin aku, mas?"


"Aku mohon, Sis.. Dengerin dulu! setelah mas cerita kamu boleh bertanya..Jadi cerita yang mas ceritain setangahnya benar dan setengahnya salah. ajujur mas engga pengen bohong sama kamu."


"Benar kalau ada yang ngancam aku dan aku sudah mencarinya dengan detektif dan polisi namun gagal. Dia benar-benar peretas yang baik. Sampai akhirnya kebakaran itu terjadi dan beberapa kejelekan terjadi pada produk Sasendri grup semua itu benar..


"Saat mas bangkrut dan bilang semua untuk mas nutupin kerugian itu yang mas bohongi. Yang sebenarnya sasendri hanya berada di keadaan krisis"


"Lalu kenapa kamu bohong bangrut?"


"Itu semua ide mami"


"Mami kamu?"


"Iya mami"


"2 hari setelah kita menikah pas mas di kantor, Mami nelpon aku. Mami nyuruh aku cerain salah satu dan pilih salah satu. Mas terlanjur janji sama kamu untuk tidak menceraikan istri mas tanpa alasan. Oleh karena mami marah makanya mami bilang engga pulang sampai mas ceraikan salah satu istri, mas"


flasback mami Parel nelpon Parel.


"Apaan ini rel mama engga pernah ngajarin poligami. mami masih setia sama papimu rel dan kamu sekarang punya istri 2 Rel. Mami kaget pas mami nelpon pak Andri bilang ngak bisa dateng karena disini salju. Mami bilang sama pak Andri saya penasaran dengan calon istri Parel. Akhirnya aku punya mantu.


"Bukanya memang sudah ada nyonya" mami langsung minta penyelas sama Andri sedetail-detailnya. Mami benar-benar terkejut.


"Kalau badai di sini sudah selesai mami pulang dan jewer kuping kamu sampai putus"cerocos maminnya tanpa salm


"Maaf" hanya itu yang bisa parel katakan.


"Mami minta ceraikan salah satu. Mami tau kamu tidak pernah menyentuh dia dan dia juga cuma foya-foya uang kamu


"Engga mi, Parel engga bisa cerain dia?"


"Kenapa? dia pantes bahagia dengan cowok yang dia suka. Bukannya kamu sudah dapat cinta kamu?"


"Tapi karena itu mi, Parel terlanjur janji sama Siska tidak akan menceraikan istri Parel tanpa alasan yang jelas. Kalau alasan Parel yang engga suka itu salah Parel mi dan juga dia yang suka uang? itu juga engga bisa jadi alasan. Karena pernikahan Parel dengannya ada setahun dan Parel tidak pernah masalahin itu.. Itu cuma jadi alasan Parel saja karena telah dateng Siska"


"Lalu mau kamu apa? 2 istri? mami engga setuju. Kamu cari alasannya dan ceraikan salah satu. Mami engga akan pulang sebelum kamu ceraikan istrimu"


Tut tut tut


flasback off

__ADS_1


"Ya karena kejadian kebakaran dan pencemaran nama baik produk Sasendri mami terpaksa pulang. Seminggu sebelumnya sebelum mas bohong bangkrut.. Mami dateng ke kantor untuk membantu. Cuma mami engga mau pulang katanya males ketemu sama istri mas. Bahkan mami diangap pembantu"


"Eh.. Maksudnya mami pernah pulang?"


"Ia..Sehari sebelum ke kantor, mami ke sini"


"Kok aku engga inget?"


"Ya. Gimana engga inget kamu angepnya pembantu?"


"Aku? Aku yang ngangepnya pembantu?"


"Iya. Mami dateng ya sekitar jam 10 pagilah. Dia niat masak untuk makan siang dan katanya kamu turun cari bi taynti."


"Entar.. entar dulu, mas.." Siska berfikir dengan keras


"Oh itu. Saudaranya bi tanti. Itu mami kamu? Aku udah nanya kok dia siapa? Mamimu yang bilang saudara bi Tanti. Maaf aku engga tau kalau itu mami kamu"


" Mami engga marah kok. Tenang!".


Flashback off


Flashback waktu Deka pulang


Waktu Deka dateng ke rumah ia langsung duduk di sofa untuk istirahat. Ya sekitar jam setengah sebelas Deka ke dapur untuk masak makan siang baru mengiris bawang.


Ada seorang wanita yang dateng dan mangil "bi Tanti "


"Oh. Bukan bi Tanti toh. Maaf sebelumnya tau bi Tanti di mana, engga?" tanya wanita itu sopan ya itu Siska.


"Kurang tau"


"Maaf sebelumnya kamu siapa?" tanya Siska lagi karena dia belum pernah melihat Deka di sana " *T*amu? kok di dapur? apa pelayan baru? atau siapa?" tanya Siska dalam hatinya.


"Oh cari tuan Parel ya? dia di kantor" ucap Siska lagi karena tidak dapat jawaban.


"Tidak! Saya, tidak cari tuan Parel"


"Lalu cari siapa?"


Deka bingung mau bilang apa tapi dateng bi Tanti mungkin pulang dari pasar.


"Saya saudarannya bi Tanti" itu yang keluar dari mulut Deka.


"Oh. Jadi saudarannya bi Tanti?"


Bi Tanti yang dapat kedipan dari Deka mengerti.


"Ia non. Ini saudara bibi"


"Pelayan baru apa bagaimana bi?"


"*Ak*u? Pelayan baru?" tanya Deka dalan hati.


"engga non. Dia ke sini mau main"


"Oh. Kok malah di suruh kerja di dapur bi. Suruh istirahat aja. Pasti capek"


"Engga non, saya mau bantu bi Tanti" jawab Deka canggung.

__ADS_1


"Saya Siska" Siska memperkenalkan diri dan mengulurkan tangan.


"Saya Deka, non" jawab Deka menerima uluran tangan Siska.


"Jadi bi Deka, panggilnya Siska aja kalau engga nak. Bibi juga bukan pekerja. Saya sebenarnya engga suka di panggil non atau nyonya. Kek orang kaya aja" jelas Siska.


"Bukannya memang kaya, non?"


"Hehehe kaya harta suami. Udah ah. yuk Siska bantu masaknya kalau begitu"


Mereka bertiga memasak dan saling bercerita. Jika bisa dijawab jujur dijawab Deka jujur kalau engga dia akan berbohong.


Deka juga ke pavilium dan marah dengan kelakuan istri-istri Parel yang memuja kemewahan dan sifatnya jauh dari Siska yang sopan..


Abis ke paviliun Deka ke rumah lagi. Sampai di rumah dia melihat Siska nonton tivi.


"Eh bi Deka. sini bi. Temeni Siska nonton"


Deka pun mendekat dan duduk di bawah dia belum mau ketauan dong.


"Kok di bawah sini bi samping siska. Ada sofa kok di lantai"


"Tapi nak"


"Biarin aja para perkeja itu. Siska capek ngomonginya. Bibikan tamu jadi jangan kek mereka. Sini-sini"


Deka pun mendekat dan duduk di samping Siska menantunya.


"Mau tingal berapa lama bi?" tanya Siska.


"*E*ts dia udah mau usir saya?" batin Deka neting.


"Besok, nak"


"Besok? kok cuma sehari. Siska seneng ada temennya. Kok cepet amat"


"*O*h bukan ngusir toh"


"Ada kerjaan, nak Sis"


"Yah" jawab Siska kecewa.


"Siska tuh bosen. Engga ada temennya. Mas Parel sibuk kerja. Bi Tanti begitu. Engga ada yang ngizinin Siska keluar ke halaman ada 8 bodyguard yang nemenin. Privasinnya cuma di kamar"


"Sabar ya nak. Pasti berakhir!"


"Bi bibi dari mana sebenarnya?"


"Aduh bohong lagi. amaaf ya nak. Mami bohong memulu" Deka minta maaf di hati.


"Dari bogor tapi masuk desalah"


"Oh..."


akhirnya mereka bercerita panjang lebar. mereka seperti sudah ketemu lama.


flasback off**


ditunggu kelanjutannya ya 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2