
Pernikahan sepupu Siska selesai. Kadang tsiska dikagetkan dengan sikap Parel yang berubah kembali jadi baik. Namun setiap Siska tanya, sebenarnya Apa yang terjadi? Parel selalu bilang sabar. Ya. Siska hanya diam setelah itu walau dia penasaran banget. Mereka lebih memilih bercerita tentang pernikahan sepupu siska.
Besoknya setelah pernikahan sepupu Siska.
Siska dan Parel pamit pulang.
"Mah, tan, om. Siska sama mas Parel pamit pulang" pamit Siska.
"Ia. Kita mau pamit pulang"-parel
Siska menyalami om Restu dan tante Susan di ikutin parel.
"Ini masih pagi. Kalian udah mau pulang? engga sarapan dulu?" -Susan
"Iya. Kalian ini, main kesini jarang-jarang pulangnya kek dikejar setan. cepat benar. Entar siang aja" -Restu
"Engga tan, om mas Parel katanya mau ngajak ke suatu tempat "-Siska.
"Iya tan. Parel mau ngajak Siska jalan-jalan. Kami udah sumpek dengan semua masalah. Entar kami sarapan di jalan"-Parel
"Okelah. Jangan kapok main kesini. sering-seringlah main. Della sebulan lagi pulang setelah bulan madu" kata tante Susan pada Siska.
"Siap tante"
Terus Siska salim pada mama dan papahnya pastinya diikuti Parel m
"Mah, kapan mama mau pulang?"-Siska
"Besok sayang. Mana masih mau bantu tante Susan beres-beres bekas pernikahan kemarin"-Erika.
"Hati-hati di jalan"-Rangga
"Mah, Pah, Bisa engga kalian 3 hari lagi ke rumah? Ada yang Parel ingin cerita" kata Parel membuat Rangga dan Erika bingung "Ada apa sebenarnya?"
"Tentu sayang. Mamah dan papah pasti dateng"-Erika
"Terima kasih, mah"-Parel
"Ada apa, mas? 3 hari lagi" tanya Siska penasaran.
"Hehehe. sabar ya"-Parel
"Ish..Sabar melulu"- Siska kesal
Parel tersenyum melihat tingkah Siska "hari ini juga bakal tau"
__ADS_1
"Ish. Kalian ini seperti anak kecil" kate Erika melihat tingkah anak dan menantunya itu.
"Iya, mah. Masak..."
"Ish.. ish... Ada apa sih rame-rame.?" potong mba Rina. mba Rina datang dengan suaminya baru turun dari kamar.
Siska dan Parel langsung mendatangi mba Rina dan menyalaminya.
"Siska mau pamit pulang"-Siska
"Kamu pulang sekarang dek? ini masih pagi"-Rina
"Pagi apanya, mba? sekarang jam 08.00" jawab Siska.
"Ya yabya. " jawab mba Rina malas.
"Main ke rumah Siska dong"-rengek Siska
"Kamu juga dek" lanjut Siska ke Fitri yang baru turun.
"Ada apa ini, kak?" -fitri engga tau soalnya dia baru turun.
"Mainlah ke rumah kakak"kata Siska.
"Pas liburan lah"-Siska.
"Ya. Sekalian aja mah ajak mba, mas sama Fitri"-kata Parel.
"Kemana, Rel?" tanya Reno
"Nain ke rumah mas. Tante om, kalau mau main?"
"Ish. Om sama tante masih banyak kerjaan. Kapan-kapan aja"-susan
Sebenarnya Parel hanya basi-basi karena ini masalah keluarga, tapi kan 1 jam juga selesai.m.
"Mas sama mba mu juga engga bisa. Mas mau ngajak mba mu jalan-jalan ke Bali. Mas, ada kerjaan. Sekalian ajak mba mu jalan-jalan ya bulan madu lah.. Auw" ringis Reno yang dicubit perutnya sama Rina.
"Ada anak kecil" -Rina memperingatkan.
"Mana anak kecil? Siska udah besar."-Erika
"Siska udah besar, namun Fitri engga"-Rina.
Reno melirik fitri yang duduk di samping Erika.
__ADS_1
"Hehehe lupa"-Reno
"Serasa dunia milik berdua nih" ejek Siska
mereka semua akhirnya ketawa.
"Ayok, Sis." ajak Parel.
"Siska dan mas Parel pulang" -Siska
"Assalamualaikum"-Siska dan Parel.
"Hati-hati di jalan"-semua orang.
"Mas, mobil ini?" tanya Siska kaget karena Parel naik mobil.
"Hehehe sabar ya, sayang."
"Iya iya"
Mereka membelah jalan. Mereka berhenti di restoran untuk makan.
"Mas gajian?" tanya Siska yang penasaran bisa nyewa mobil dan makan di restoran.
" Emm. Iya. mungkin" jawab Parel.
"Mas, Kalau gajian itu kita harus hemat bukan malah di foya foya. Makan di pingir jalan aja murah"
"Sabar. Ayok makan."
" Mas!"
" Apa sayang?" Parel menarik tangan Siska masuk restoran.
Siska hanya mengikuti langkah Parel. Siska cuma diam dia marah karena Parel tidak mau mendengarkan.
Setelah makan mereka kembali membelah jalan.
Sampailah di suatu tempat.
"Mas. Kenapa kita kesini? "tanya Siska.
sorry ini dulu.
tunggu kelanjutanya 😙😚
__ADS_1