I hate you status

I hate you status
Bab 17 Seasen 2


__ADS_3

sebelumnya autor minta maaf karena bab 15 ada 2 tapi udah autor ganti jadi bab 16. baca ulang ya guys. hal itu terjadi karena tak ada sinyal di kampung. hehhe malah kekirim 2 kali.


next next.


selesai sholat subuh parel dan siska duduk diranjang.


"mas tolong cerita in. kenapa mas semingguan sibuk kantor sampai batal mengundang mama dan papa".


" mas cemburu" jawab parel gampang.


"cemburu? sama? "


"yoga"


"yoga? kok bisa? "


"bisa. kalau berhubungan sama kamu mas bisa cemburu kapan saja"


"ok. ngga mau cerita nih?" tanya siska dengan mode gambek on.


"cie ngambek" goda parel dengan senyumnya.


"diam ah. buat jengkel"


"tapi cinta kan?"


"masalahnya ia" jawab siska malu.


"ok. mas cerita. ini berawal pas kamu di culik itu. yang ditolong yoga. mas awalnya mau makan siang. tapi kamu ngga ada. jadi mas cari kamu. eh malah lihat kamu sama yoga di jalan lapangan itu"


"jalan? dekat lapangan? oh. pas yoga ngatain cinta?" saat siska ingat kejadian itu.


"iya"


"jadi mas tau dong?"


"tau apa.?"


"kalau aku nolak yoga dan bilang cinta sama kamu?" tanya siska


"mas tau yoga ngatain cinta. tapi sialnya ada suara orang debang kayu. mas ngga dengar setelah itu"


"ok. setelah itu mas yang pulang mabuk dan marah-marah ngga jelas?"


" iya. mas dengar kata terakhir kamu. yang lain tertutup sama suara berisik "


"kata terakhir yang aku katakan sama yoga?"


"ya"


"apa?"


"aku mencintaimu."


"itu bukan untuk yoga..."


"iya sekarang mas tau" potong parel


"ok"


"mas kira kalau kamu suka sama yoga dan terpaksa disamping mas. mas kecewa dan mas juga ngga bisa buat kamu kehilangan cinta. mas tau sakitnya dijauhkan dari cinta. mas ke kuburan papi. udah lama juga ngga kesana."


"terus"


"mas curhat deh sama papi. entah dapet darimana pikiran pura-pura jadi nakal dan jahat..mas ngak mungkin menceraikan kamu. mas mau kamu yang pergi"


"ok. terus? kenapa mas.."


"kenapa mas setelah masalah selesai mas baik lagi?" potong parel dan dijawab anggukan siska.


"mas lupa ada yoga saking senang. mas kira mas akan buat kamu bahagia karena kita kembali. mas berjanji pada diri mas akan buat kamu bahagia dan seterah entar pilih yoga apa mas."

__ADS_1


"trus kenapa ngga jadi?"


"ya. pas kamu pulang belanja sama yoga. kamu bahagia banget sama yoga. mas udah janji bahagiakan kamu dan tidak akan menyakiti kamu lagi. jadi mas cari alasan dengan kerja. mas belum bisa kehilangan kamu. mas egoiskan?"


"emm"


"padahal mas bilang apapun keputusan apapun yang kamu berikan mas terima pas kedua orang tua mu datang. satu satunya cara untuk mengulur ya mengulur kedatangan orang tuamu"


"ok..sekarang mas udah tau yang di ceritain yoga dan udah tau perasaan siska. mas mau apa sekarang?"


parel tersenyum. "mau kamu,sayang?"


parel mendekatkan tubuhnya ke siska dan mencium siska. tanpa perlawanan dan juga malah disambut parel memperdalam ciumannya dan melumatnya.


tidak lama siska mendorong parel. parel kaget penolakan siska


"tidak sekarang sayang" senyum siska dan mengusap kepala parel.


"kapan?"tanya parel kecewa.


"setelah cerita ke mama dan papa. siska mau kita menikah lagi. namun kali ini dengan cinta. kamu setuju, mas?"


"ok. aku setuju"


"pernikahan antara aku, kamu dan penghulu. seta mama papah dan juga mami. kalau mba rina dan mas reno ada."


"apapun mau mu sayang. AUW" Teriak parel karena dicubit siska dilengannya


"kok mas dicubit?"


"aku ngga percaya mas? ingat pernikahan sederhana yang aku minta malah jadi pernikahan mewah malah super-super mewah"


"itu sederhana sayang. AUW" teriak parel lagi karena cubitan siska diperutnya.


"itu pernikahan sederhana? mas kalau undangannya lebih dari yang siska sebutin. pernikahan batal" ancam siska


"sekarang berani ya cubit mas. sekarang ancam mas."


"salah siapa. nyebelin"


"mas nyebelin? mas?" parel menunjuk dirinya sendiri.


siska mengambil bantal dan melemparnya pada parel.


"tuh kan. nyebelin?"


"mas nyebelinnya?"


parel mengambil bantal tadi dan melempar siska.


"MAS!"


"nyebelin gini tapi cinta kan?"


"engga"


"engga? yakin?"


parel mendekati siska dan mengelitik perut siska.


"mas. hentikan geli hahahha."


parel berhenti ia ikut ketawa.


"nyakin nga cinta?" tanya parel lagi


"ngga"


"mas klikitikin lagi nih"


siska duduk menghadap parel.

__ADS_1


"iya. mas. siska cinta sama mas yang satu ini" jawab siska dan mencubit kedua pipi parel.


"masak?"


"didapur mas"


"ish. tapi mas boleh undang pak andri kan? dia udah mirip papi sendiri?"


"ok"


cup


parel kaget dan senang karena siska mengecup bibir parel


"selanjutnya tunggu sah ya"


"kan udah sah?"


"kan. mas udah janji"


"iya. iya. kita tidur ya. mas mau sambil meluk kamu. tapi entar..."


parel mengambil hapenya dan menelpon.


"assalamualaikum"


"....."


"ma, parel nganggu?"


"...."


"ma. mama dan papa ada kegiatan hari ini?"


"...."


"entar ada sopir. nyemput mama dan papa. yang tertunda parel mau hari ini. mama sama papa bisa kan?"


"...."


"ok. parel tunggu ya. assalamualaikum"


parel menutup telpon dan mengetik sesuatu. setelah itu ia meletakan hpnya dinakas dan langsunh merebahkan tubuhnya samping siska dan memeluk. sedangkan siska menunggu kata yang akan keluar dari suaminya. ia tau kalau suaminnya menelpon mama dan papahnya.


"mas. tadi mama dan papa?"


"emm" parel menutup matanya


"kamu nyuruh mereka kesini? hari ini?"


"ya."


"mas kita tidak bisa tidur dong"


"kenapa?" perel melihat wajah siska.


"ish kok kenapa? kan kita siap-siap."


"mas udah suruh bi tanti belanja. semua sama yang kamu beli pas mama dan papa mau dateng. mas suruh pelajan untuk bersihin rumah dan halaman. mas juga udah suruh supir jemput mama dan papa."


"siska mau masak mas?"


"tunggu bi tanti pulang dari pasar dong. dan bi tanti kepasar juga jam 6. masih ada waktu kan untuk tidur?"


"emm. ok"


"kalau begitu kita tidur.."


parel mengeratkan pelukannya ke siska. siska juga memeluk parel. dan wajah siska ada didepan dada bidang parel. mereka tidur dengan pulas untuk melepas rindu


.

__ADS_1


__ADS_2