I hate you status

I hate you status
Bab 31


__ADS_3

Sebelum pernikahan Parel minta ijin istrinya dan istrinya tidak setuju. namun kata Parel aku tidak menikah maka uang bulanan akan berkurang. Memang istri matre dia langsung setuju. Asal uang jalannya tetap.


Hari pernikahan tiba...


Siska Dan parel akan melangsungkan pernikahan di gedung Hotel Sasendri. Parel menyewa 2 lantai. Lantai 22 dan 33. Lantai 22 untuk pengantin ganti pakaian dan lantai 33 tempat repsesi.


Angka 33 kesukaan autor kalau 22 karena bagi parel siska tidak ada dua-duannya... autor garang bebas.


Sekarang Siska dan Parel berada di lantai 22. Siska berada di ruang ganti. Di ruangan warna putih elegan dan dipenuhi bungga. Hotel ini sungguh megah.


Siska siap-siap dengan gaun dan make upnya.


Begitu juga Parel berada di ruangan gantinnya.


" Sudah selesai?" Tanya Rangga yang baru datang ke ruangan Parel.


" Audah pah" jawab Parel dan gugup.


" Kau gugup?" Tanya Rangga pada menatunya yang sudah terlihat pucat.


" Iya pah. Aku gugup. Aku takut ijab qabulnya tidak lancar" kata Parel.


" Aayang jangan gugup. Papah yakin Parel pasti bisa. Dulu papah juga menikah dengan mama juga gugup. Tapi nyatanya bisa" kata Rangga menenangkan parel.


" Sayang apa ibumu sudah datang?" Tanya rangga.


" Tidak bisa pah. Tadi mami nelpon. Penerbangannya di tunda karena turun salju dan lebat" jawab Parel dan menampakkan kesedihan.


" Yaudah. Sayang, papah yakin mamimu ada di sini berbentuk berdoa " kata Rangga.


" Iya, pah".


" Ayok, sudah waktunya"


Parel dan Rangga naik ke lantai 33 untuk resepsi dengan lift khusus.


Sedangkan di ruang ganti Siska masih sibuk di make upnya.


" Sayang, sudah selasai?" Tanya Erika pada Siska.


" Sebentar ma. Tinggal dikit lagi" jawab Siska


" Kalau udah selesai, keluar ya sayang. Nak Parel sudah menunggumu"


"Iya, mah"


Tidak lama Siska keluar dengan gaun biru dari atas sampai bawah ( kerudung biru dan gaun biru.). Siska juga membawa buket bunga mawar biru. Siska sangat cantik dan agun dengan gaunnya.


"Kau cantik sayang" kata Erika takjub melihat putrinya yang anggun. Siska hanya menunduk.


" Ayo, Parel sudah menunggu dari tadi."


Di lift


" Mah. Siska gugup. Siska takut kak Parel engga lancar ijab qobulnya.


" Yakin saja sama calon suami kamu, sayang". Erika menenangkan Siska.


Saat lift di lantai 33. Sebelum pintu lift terbuka Siska menarik dan menghembuskan nafas kasar.


" Bismillah" katannya.


Lift pun terbuka. Siska di buat terkejut dan kagum ia telah di sambut dengan dekorasi bunga yang sangat menawan dan indah. Di atas mereka tertutup dengan berbebagai bunga bahkan atapnya sudah berganti dengan bunga dan terdapat vas bunga sangat besar dan disetiap meja terdapat vas bunga yang terisi bunga, serta lampu yang menambah kecantikannnya. Siska hanya kangum.


" Apakah ini pernikahan sederhana nya? Orang kaya mah bebas" batin siska


Siska menuju altar pernikahan. Disana telah berdiri pengantin pria dengan pakaian ber jas berwarna abu-abu. Yang tersenyum melihatnya. Sangat tampan dan menawan.


" Kau cantik, istriku" kata parel di telingga Siska dengan penekanan di kata terakhir saat Siska duduk disampingnya. Membuat pipi Siska bersemu merah dan tersenyum.


Parel dan Siska duduk bersampingan dan ayah Siska dan di depan mereka ada penghulu dan ayah Siska.


" Apa ibumu benar-benar tak datang?" Bisik Siska pada Parel.

__ADS_1


" Ya, mami sedih tidak bisa melihat menantunnya yang cantik karena terjebak salju" bisik Parel menjawab Siska ada nada sedih di sana.


Siska kembali blusing mendengar kata cantik. Parel hanya tersenyum melihat pipi Siska yang memerah.


" Apa bisa kita mulai?" kata Rangga menyadarkan Parel yang terus melihat Siska.


" Ya. Pah" jawab Parel singkat.


" Baiklah......................., untuk ayah mempelai wanita untuk menjabat tangan mempelai pria" kata penghulu.


Rangga dan Parel pun berjabat tangan.


" Saya nikahkan dan kawinkan putri saya yang bernama Siska Dwi Anggraini, dengan Parel Dwi David Sasendri bin David Sasendri dengan....."


" Saya terima nikahnya dan kawinnya Siska Dwi Anggraini binti Rangga Dwi Pangestu dengan mas kawin tersebut dibajar tunas" kata Parel dengan satu kali nafas.


" Bagaimana para saksi, sah?"


"Sah"


Semua bertepuk tangan


" Alhamdulillah" kata Siska dan juga Parel lega.


Parel senang karena ia lancar mengucap ijab qobulnya. Dan kini wanita yang duduk disampingnya adalah istrinya. Wanita yang mampu membuka hatinya dan membolak balikan perasaannya.


Kemudian mereka tanda tangan di buku nikah. Setelah itu Parel memasangkan cincin ke tangan Siska dan sisk dana memasang cincin ke tangan Parel dan Parel mencium kening Siska. Semua orang bertepuk tangan.


Parel menggenggam tangan Siska naik ke panggung yang penuh di hiasi dengan bunga warna warni dan lampu berbentuk yang sangat indah.


Mereka duduk.


" Apakah kau suka, istriku?" kata Parel di telinga siska.


" Ya?" Siska bulsing dan binggung..


" Tentang tema pernikahan kita?" kata Parel tersenyum.


" Apakah ini pernikahan sederhanamu?".


" Ya ya ya. Orang kaya mah bebas" kata siska malas dan memutar bola matannya


" Apakah kau tak suka? Aku akan suruh orang untuk menganti tempat".


" Apakah kau gila?".


" ya. Aku gila karena memcintaimu"


Dan Siska hanya tersenyum dan mukanya menjadi merah.


" Pipimu merah, sayang. Apakah kau malu?" Goda Parel.


" Tuan, bisakah kau tidak mengodaku?" jawab Siska malu.


" Aku tidak pernah mengodamu, karena kamu yang mengodaku" kata Parel serius.


" Aku tidak pernah mengodamu, tuan".


" Tapi aku tergoda" tangan Parel langsung memegang pinggang Siska dan menariknya mendekat.


" Tuan!" Siska kaget akan perlakuan Parel.


" Kenapa? Kau tak suka?"


Siska hanya diam dan tidak melepasnya. Dia bukan tak suka namun malu. Lagi pula pria yang di sampingnya ini adalah suaminya.


Semua orang memberi selamat.


" Selamat, sayang" kata Erika dan Rangga.


Erika memeluk dan mencium pipi Siska. Kemudian Rangga juga memeluk Siska


"Terima kasih ma pah"

__ADS_1


" Selamat kakak" kata Fitri. Siska memeluk memeluk adiknya.


" Terima kasih, sayang" kata Siska pada Fitri.


" Aku juga mau dipanggil sayang" bisik Parel membuat Siska blusing.


" Selamat ya, Sis. Ternyata adikku sudah dewasa" kata mba Rina dan suaminnya.


Mba rina menikah waktu Siska kabur.


" Terima kasih mba dan bang" jawab Siska dan memeluk mbanya.


" jaga dirimu baik-baik" kata Erika.


Mereka pun turun.


"Andai mami ada di sini" kata Parel sedih.


" Mamimu juga pasti sedih tidak bisa datang ke sini, sayang" kata Siska membuat Parel melihat Siska.


" Apa katamu tadi? Ah tidak. tidak apa panggilanmu tadi?" kata Parel ingin Siska menggulang.


" Emm apa ya? Aku tidak memanggil apa apa?.


"Kau!" kata parel terhenti oleh deheman seseorang.


" Kak Yona?" Kata Siska.


" Iya, selamat ya, dek" Kata Yona.


" Terima kasih" jawab Siska dengan senyum.


" Bro, selamat ya" kata Yona kepada Parel. Dan menyalami Parel.


" Yo. Kapan kau nyusul?"


" Gebetan gua loe ambil. Mau nikah sama siapa gua?" Tanya Yona membuat Siska bingung pasalnya Siska tidak tau Yona suka sama dia.


" Tenang. Aku sudah merelakannya kok" lanjut Yona.


" Dia adiku jadi jaga dia. Kalau kau membuatnya terluka aku tidak akan segan-segan mengambilnya" ancam Yona.


" Aku tidak akan menyakitinya"


Acara pernikahan pun selesai


END


###


Parel prov


Akuarium Parel dwi David Sasendri berjanji


Atas nama Allah S.W.T dan cinta kepada istrik Siska Dwi Anggraini yang telah terikat dalam ikatan cinta dalam wujud pernikahan bersamaku, bahwa setelah hari ini dan seterusnya aku akan mencintainya, menjaga dan melindungimu sepenuh hatiku. Aku akan menjadi imam yang akan membawamu ke surga. Tidak akan aku membiarkan kamu pergi lagi dalam hidupku. Hanya satu yang akan selalu aku lakukan yaitu membuatmu bahagia. Tidak akan ada air mata kesedihan yang keluar dari matamu. Jadi aku mohon padamu jangan pernah tinggalkan aku lagi karena aku tidak bisa hidup tanpamu apalagi kau pergi karena kesalahanku. Jadi aku mohon dengarkan dahulu apa alasanku, karena aku tidak akan menyakitimu.


Parel prov and


Siska prov


Aku Siska Dwi Anggraini berjanji atas nama Allah S.W.T kapada suamiku Parel David Sasendri yang telah mengikatku atas nama cinta dalam wujud pernikahan . Akan patuh dan menaati semua peraturannya. Aku berjanji akan selalu bersamannya dalam suka maupun duka dan tidak pergi sampai maut memisahkan.


Siska prov and


####


Terima kasih sudah mau membaca i hate status..


Saya Glya autor i hate status mengucapkan maaf kalau banyak penulisan yang tipo, karena Ini cerita saya yang pertama kali saya. Jadi mohon maaf. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membaca i hate status.


#####


Bagaimana kehidupaan setelah pernihkahan ?

__ADS_1


ditunggu komennya ya.


__ADS_2