
Pagi ini jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi dan kini Yoona dan Jina masih belum bangun membuat Aiera dan Haru harus membangunkan mereka. Beberapa menit usaha yang dilakukan Haru dan Aiera untuk membangunkan Yoona dan Jina pun berhasil. Haru dan Aiera menunggu Yoona dan Jina yang sedang mandi sambil menonton televisi di kamar Yoona. Tidak lama muncul Sanha bersama dengan Mina, tetapi sayangnya Haru dan Aiera tidak bisa melihat mereka karena mata batin mereka belum dibuka oleh Jina jadi mereka fokus menonton televisi. Sedangkan Sanha dan Mina mencoba memanggil Haru dan Aiera berkali-kali sampai Jina selesai mandi.
“Loh kak Sanha,” panggil Jina saat keluar kamar mandi membuat Haru dan Aiera menoleh berusaha mencari Sanha dan Mina.
“Mereka kenapa kok kayak orang bingung begitu?” tanya Mina membuat Jina yang duduk didekat Haru dan Aiera tertawa terbahak-bahak.
“Mereka itu tidak bisa melihat kalian kalau mata batin mereka belum aku buka,” jawab Jina sambil membantu membuka mata batin Haru dan Aiera yang sebelumnya tidak tahu apa-apa.
“Aku pikir mereka bisa melihat tanpa harus membuka mata batin,” jawab Sanha sambil tersenyum canggung.
Beberapa menit kemudian Jina sudah membuka mata batin Haru dan Aiera sehingga mereka bisa melihat Sanha dan Mina yang berada di dekat mereka. Pada saat yang sama juga Yoona keluar dengan pakaian dan rambut yang sudah rapi membuat Sanha langsung menatapnya terus terang.
“Jangan lihat-lihat begitu dong kak,” sindir Haru sambil melirik Sanha membuat Sanha langsung mengalihkan pandangannya dari Yoona.
“Kita berangkat sekarang?” tanya Jina sambil memakan camilan yang ada di kamar Yoona.
“Kita makan dulu lalu ke kamar lagi sampai jam sepuluh baru kita cari buku. Setelah cari buku kita mengantar Aiera pulang,” jelas Haru yang sudah berada di dekat pintu kamar Yoona.
Yoona, Haru, Jina, dan Aiera segera keluar dari kamar dan segera turun ke bawah untuk makan. Hari ini mereka makan lebih sedikit dari pada biasanya membuat ibu Haru ingin tahu ada apa dengan Yoona, Haru, Jina, dan Aiera. Tetapi ibu Haru tidak mau mengganggu waktu mereka makan karena Haru, Yoona, Jina, dan Aiera makan tanpa ada suara sedikitpun. Beberapa menit menunggu kini mereka sudah selesai makan dan minum susu hangat yang sudah dibuatkan oleh ibu Haru.
__ADS_1
“Ada apa dengan kalian?” tanya ibu Haru saat Haru, Yoona, dan kedua temannya selesai makan.
“Maksud ibu?” tanya Haru bingung.
“Kenapa kalian makan hanya sedikit?” tanya ibu Haru memperjelas ucapannya.
“Tidak apa-apa bu, kita ke atas dulu.” Kata Haru mengajak Yoona, Jina, dan Aiera ke kamar Yoona.
Kini Yoona, Haru, Jina, dan Aiera berada di kamar Yoona lagi ditemani Felix, Sanha, Mina, dan Yuqi. Sambil menunggu jam menunjukkan pukul sepuluh mereka bermain mafia lagi, tetapi kali ini moderatornya adalah Jina. Jina mulai menyuruh teman-temannya menundukkan kepala atau menutup mata dan Jina mulai mencari 2 orang untuk menjadi mafia, 1 dokter, dan 1 polisi. Jina memilih Haru dan Sanha untuk menjadi mafia, Yoona menjadi dokter, dan Mina polisi. Setelah memilih para mafia boleh melihat teman mereka dan beberapa detik kemudian menundukkan kepala lagi.
Permainan mafiapun dimulai kini mereka mengenalkan diri masing-masing. Setelah mengenalkan diri masing-masing Jina menyuruh teman-temannya menundukkan kepala lagi dan memanggil mafia untuk memilih siapa yang akan dibunuh. Haru memutuskan untuk memilih Yoona dibunuh terlebih dahulu, setelah itu Yoona yang berperan sebagai dokter memilih dirinya sendiri untuk diselamatkan, Mina memilih mengetahui identitas Sanha dan Jina menganggukkan kepala tanda Sanha adalah mafianya. Permainan terus berlangsung sampai memutuskan bahwa mafianya yang menang karena Haru benar-benar sangat pandai bermain mafia sejak sekolah dasar.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di toko buku dan segera masuk memilih buku. Untuk berkomunikasi dengan Sanha maupun hantu lainnya mereka cukup menjawab dalam hati tapi dengan cara yang sudah diajarkan oleh Jina sebelum mereka sampai di toko buku. Mereka mulai berpencar menjadi dua seperti mereka berbagi kamar, jadi Yoona dengan Jina ditemani Sanha dan Yuqi. Sedangkan Aiera dan Haru ditemani oleh Felix dan Mina.
Untuk pertama kalinya Yoona dan Jina memutuskan untuk memilih buku pelajaran yang mungkin mereka butuhkan untuk belajar. Buku-buku yang mereka pilih adalah buku rekomendasi dari Sanha karena Sanha lebih tua dari mereka dan lebih berpengalaman juga dengan beberapa buku. Setelah memilih buku pelajaran, mereka pergi ke tempat dimana hanya ada novel yang baru saja dikeluarkan oleh penulis kesukaan Yoona. Jadi Yoona memutuskan untuk membeli novel tersebut. Setelah memilih semua Yoona, Jina, Sanha, dan Yuqi menunggu di titik pusat toko tersebut untuk bertemu dengan Haru, Aiera, Felix, dan Mina.
"Yoona," panggil Haru dengan membawa beberapa buku dan tidak sengaja menabrak seseorang yang membuat orang tersebut dengan dirinya jatuh. Saat melihat Haru jatuh Yoona dan Jina cepat-cepat membantu Haru untuk berdiri.
"Maaf enggak sengaja," kata Haru meminta maaf sambil mencoba untuk berdiri dengan bantuan Yoona dan Jina.
__ADS_1
"Kok kalian lagi," kata seseorang yang tidak menabrak Haru. Karena suara ini tidak asing bagi Haru, Yoona, maupun Jina cepat-cepat mereka menoleh dan di depan mereka ada He Xin yang sudah berdiri dibantu Eunha.
"Ternyata kalian, aku tarik balik ucapanku menjadi maaf aku sengaja." Kata Haru sambil memajukan mukanya sehingga hanya berjarak beberapa centimeter dengan He Xin.
"Sudah Ar, ayo cepat bayar saja dari pada ngurusin mereka berdua." Kata Jina menarik Haru untuk menjauh dari He Xin dan Eunha. Sedangkan Yoona dan Aiera sudah berada di kasir dan segera membayar buku-buku yang sudah mereka pilih sebelumnya.
"Pergi yang jauh, jangan sampai hidup lagi." Kata He Xin sedikit keras saat Haru dan Jina sudah berkumpul dengan Yoona dan Aiera.
"Sabar Ar," kata Haru menenangkan dirinya sendiri. Tidak lama kemudian Yoona, Haru, Jina, dan Aiera segera keluar diikuti Sanha, Mina, Felix, dan Yuqi.
.
.
Bersambung...
Terima kasih untuk para pembaca...
Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.
__ADS_1
-from Author🌺