
Pagi tanggal 3 Juni Yoona dan Haru mulai masuk sekolah. Saat mereka sampai di sekolah mereka segera berjalan menuju ke kelas 7A di mana Yoona dan Haru akan berada di kelas yang sama. Di dalam kelas Yoona dan Haru duduk bersama dan mengobrol bersama sambil menunggu bel masuk.
“Menurut kamu teman sekelas kita akan bagaimana Ar?” tanya Yoona kepada Haru.
“Ya semoga saja baik semua dan enggak pilih-pilih teman,” jawab Haru.
“Iya semoga saja ya,” jawab Yoona berharap.
Tidak lama Yoona dan Haru mengobrol seseorang memanggil nama Yoona membuat Yoona dan Haru menghentikan pembicaraan mereka.
“Jina,” panggil Yoona dan Haru tidak percaya.
“Astaga Jina aku sangat rindu padamu,” kata Haru langsung memeluk Jina saat berada di sebelah nya.
“Kalian duduk bersama saja biar aku yang akan duduk sendiri di depan kalian.” Kata Yoona pindah ke tempat duduk depan yang masih kosong.
“Enggak apa-apa nih Yoon jadi enggak enak deh,” kata Jina melihat Yoona pindah ke tempat duduk depan.
“Santai saja Na enggak apa-apa kok.” Jawab Yoona sambil tersenyum tulus kepada Jina.
Jina segera duduk ke tempat duduk yang sebelumnya telah diduduki oleh Yoona. Yoona, Haru, dan Jina mengobrol bersama sebelum bel masuk berbunyi. 2 menit sebelum bel berbunyi ada satu murid perempuan yang duduk di sebelah Yoona karena tempat duduk semuanya sudah penuh. Yoona segera menoleh ke perempuan yang ada di sebelah nya.
“Aiera,” kata Yoona saat melihat wajah perempuan di sebelah nya.
“Yoona, Haru dimana?” tanya Aiera antusias.
“Aiera,” kata Haru sedikit keras dari meja belakang.
“Haru,” kata Aiera memeluk Haru dengan sangat erat.
“Akhirnya enggak dipercaya kita bisa sekelas dan satu sekolah begini ya.” Kata Yoona tidak percaya sambil menatap Haru, Jina, dan Aiera bergantian.
“Temanmu ya Yoon? Saat kelas 1 tapi berteman saat kelas 6 kan.” Kata Jina menebak-nebak kejadian.
“Bagaimana kamu tahu Jin?” tanya Yoona.
“Rahasia dan intinya kita akan mendapat kejadian pada tanggal 3 di setiap bulannya. Dan kejadian yang kita dapatkan berbeda-beda yang artinya kejadian tersebut bisa berupa kejadian yang menyenangkan dan bisa juga menjadi kejadian yang menyeramkan atau kejadian buruk.” Jelas Jina pelan sehingga yang bisa mendengar hanya Yoona, Haru, dan Aiera.
“Maksudnya Na?” tanya Haru yang masih bingung.
“Iya, maksudnya apa?” tanya Aiera yang ikut bingung.
__ADS_1
“Nanti saja deh saat istirahat aku ceritakan semuanya dan lebih baik sekarang kalian fokus sama kakak kakak OSIS yang barusan masuk.” Kata Jina menyuruh Yoona, Haru, dan Aiera untuk fokus pada kakak OSIS yang sudah masuk ke kelas mereka.
Beberapa menit kakak OSIS masuk bel berbunyi dan MOS pun dimulai. Kakak-kakak OSIS menyuruh semua siswa kelas 7A untuk memperkenalkan diri di depan supaya semua murid tahu dan mengenal siswa tersebut. Setelah memperkenalkan diri semua siswa diusahakan hafal nama-nama temannya yang ada di sekitarnya.
Di sebelah kanan Haru ada 3 murid laki-laki yang sedang mengobrol bersama. Haru memotong obrolan mereka dan mengajak mereka berkenalan. Jangan bingung karena Haru memang akan berkenalan dengan semua orang tanpa punya malu.
“Permisi, nama kalian siapa?” tanya Haru langsung menanyakan nama mereka.
“Kamu tanya nama kita?” tanya salah satu laki-laki dari mereka.
“Ya iya lah mau tanya nama siapa lagi.” Kata Haru menatap mereka kesal.
“Sudah Ar tenanglah,” Kata Yoona yang ada di depan Haru dan mencoba menenangkan Haru.
“Maafkan temanku memang suka begini.” Kata salah satu laki-laki yang berada di sebelah nya.
“Namaku Shiro dan ini Jihoon,” lanjut laki-laki yang bernama Shiro tersebut.
“Dan aku Jinyoung salam kenal,” kata Jinyoung yang berada di sebelah kanan Shiro.
“Kenalkan aku Haru dan depanku ini Yoona dan sebelah kiri ku ini Jina dan depannya ada Aiera.” Jelas Haru mengenalkan semua temannya.
“Iya salam kenal semoga bisa berteman dengan kalian,” kata Shiro dan Jinyoung sambil tersenyum.
“Nah adik-adik sekalian kita lanjut ya, sudah hafal belum teman-teman di sekitarnya?” tanya salah satu kakak OSIS yang bernama Lia.
“Sudah kak,” jawab seisi kelas.
MOS pun berlanjut sampai istirahat dimulai. Yoona, Haru, Jina, dan Aiera segera pergi ke kantin untuk mengambil makanan mereka. Di sekolah mereka makanan sudah tersedia gratis dan mereka bisa mengambil sepuas mereka dan di sekolah mereka semua fasilitas sudah tersedia lengkap. Haru mengajak Yoona mengambil makanan, sedangkan Aiera dan Jina mencari tempat duduk kosong.
“Ini buat Rara dan ini buat Jina,” kata Haru meletakkan makanan di depan Aiera dan Jina.
“Oh iya Jin lanjutkan dong yang tadi di kelas,” kata Yoona tidak sabar.
“Makan dulu baru nanti aku jelaskan.” Jawab Jina mulai makan makanannya.
Yoona, Haru, dan Aiera segera makan dengan cepatnya sampai membuat salah satu dari mereka tersedak.
“Tenang tenang nanti pasti aku jelaskan kok dan lagi pula istirahatnya kan 1 jam jadi tenang saja makan pelan-pelan.” Jelas Jina sambil memberikan air untuk Aiera yang tersedak.
“Kita itu enggak sabar Jin,” kata Yoona geram.
__ADS_1
“Iya aku tahu tapi kan enggak usah sebegitu nya Yoon,” jawab Jina.
“Sudah-sudah lanjut makan,” kata Haru memisahkan Yoona dan Jina.
Acara makan pun berlanjut dengan santai. Yoona, Haru, dan Aiera yang tadi makan terburu-buru menjadi makan perlahan-lahan sambil menikmati makanan mereka masing-masing.
"Boleh gabung enggak?" tanya Seseorang membuat Yoona, Haru, Jina, dan Aiera menoleh.
"Hai Shiro, duduk saja tidak apa-apa." Jawab Haru menyuruh Shiro dan teman-temannya duduk.
"Terima kasih," jawab Shiro menarik tempat duduk dan segera duduk.
"Kalian tadi lagi mengobrol kan apa?" tanya Jinyoung.
"Kit..."
"Kita enggak mengobrol kan apa-apa kok. Hanya mengobrol tentang masa lalu dan pertama kali kita ketemu." Jawab Jina memotong ucapan Haru.
"Ohh, kenapa enggak di lanjut?" tanya Jinyoung lagi.
"Karena sudah selesai," jawab Jina berbohong.
"Mendingan kalian segera makan daripada makanannya dingin." Kata Jina bijak menyuruh Jinyoung dan temannya segera makan.
"Dan kami duluan ya," kata Jina menarik pergelangan Yoona, Haru, dan Aiera.
"Kenapa buru-buru Jin?" tanya Yoona.
"Aku mau ke toilet teman kan," jawab Jina sambil memohon kepada teman-temannya. Tidak lama Jina menarik pergelangan Yoona dan Haru untuk segera pergi ke toilet.
"Oh ya sudah, kita duluan silakan di lanjut makan." Kata Aiera langsung menyusul temannya yang sudah lumayan jauh.
"Iya," jawab Jinyoung sedikit keras dari tempat duduknya.
.
.
Bersambung...
Terima kasih untuk para pembaca...
__ADS_1
Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.
-from Author🌺