Incident On The 3rd

Incident On The 3rd
Lotte World Seoul


__ADS_3

Sesampai di kamar Yoona langsung beres-beres menata belanjaan. Setelah menaruh baju ke lemari Yoona kembali ke tempat tidurnya dan bermain handphone nya. Tidak lama Haru datang dan naik ke tempat tidur Yoona.


“Ayo Yoon besok jalan-jalan,” ajak Haru.


“Jalan-jalan kemana lagi?” tanya Yoona memainkan handphone nya.


“Ke Lotte World Seoul mau enggak?” tanya Haru.


“Ayo sekalian ajak Aiera kan dia sudah mentraktir kita banyak dan juga setelah ini masuk sekolah.” Kata Yoona masih bermain handphone nya.


“Ya sudah kamu yang kasih tau Aiera ya handphone ku di kamar.” Kata Haru memelas.


“Iya ini juga mau mengirim pesan,” kata Yoona mengetik layar hp nya.


“Sekalian pakai baju sama sepatu yang sama Yoon,” kata Haru berjalan keluar dari kamar Yoona.


“Iya,” teriak Yoona dari dalam kamar.


Setelah mengirim pesan ke Aiera Yoona segera turun ke bawah untuk makan malam bersama Haru dan ibunya. Sesampai di bawah terlihat Haru dan ibunya yang sudah siap untuk makan. Biasanya Haru dan ibunya makan apabila Yoona sudah turun dan sudah makan setidaknya satu suap, itulah yang membuat Yoona segera turun.


“Yoona sudah turun ya, ayo makan.” Ajak ibu Haru yang sudah Yoona anggap sebagai ibu ke dua Yoona karena Yoona dan ibu Haru sudah seperti anak dan ibunya.


“Iya terima kasih bibi,” kata Yoona berterima kasih karena ibu Haru sudah mengambilkan makanan untuknya.


“Terima kasih ibu,” kata Haru karena ibunya sudah mengambilkan makanan untuknya juga.


Yoona dan Haru segera makan diikuti ibu Haru yang juga makan. Saat mereka makan sama sekali tidak ada pembicaraan karena semua orang fokus untuk makan. Beberapa menit kemudian ibu Haru sudah selesai disusul dengan Yoona.


“Ru besok kita nunggu ke rumah Aiera dulu lalu ke Lotte World Seoul,” kata Yoona kepada Haru yang masih makan.


“Kita ke sana pakai mobil mu?” tanya Haru seusai makan.


“Iya,” jawab Yoona.


“Ya sudah sekarang kalian pergi tidur ya, selamat malam mimpi yang indah.” Kata ibu Haru kepada Haru dan Yoona.


“Kamu bibi,” jawab Yoona pergi ke kamar duluan.


“Selamat malam ibu,” kata Haru menyusul Yoona yang sudah sampai lantai dua.


Kamar Yoona dan Haru bersebelahan bedanya kamar Haru lebih seperti kamar laki-laki dibandingkan dengan kamar Yoona yang sangat ke perempuan. Yoona segera masuk ke kamarnya dan segera tidur dengan beberapa bonekanya yang ada di tempat tidurnya. Jika Haru tidur dengan televisi yang masih menyala karena dia tidak bisa tidur jika televisi yang ada di kamarnya masih menyala.


Pagi

__ADS_1


Yoona terbangun karena alarm yang ada di dekatnya. Dia segera duduk untuk mengumpulkan nyawanya terlebih dahulu lalu pergi ke kamar mandi. Setelah mandi Yoona menghias rambutnya menjadikan Yoona terlihat lebih cantik dan lucu karena poni yang menutupi dahinya. Seusai siap Yoona segera turun ke bawah untuk sarapan.


Di meja makan sudah tersedia beberapa lembar roti, sereal, serta minumnya susu hangat yang dibuatkan oleh ibu Haru. Dan juga ada Haru yang memakai dress tanpa menghias wajahnya karena Haru itu sedikit tomboi kalau pakai make up pasti Yoona akan kalah cantik. Setelah turun Yoona segera duduk berhadapan dengan Haru.


“Lama banget sih Yoon apa yang kamu lakukan saja di kamar.” Kata Haru menatap Yoona datar.


“Kan pakai menghias wajah dulu terus menata rambut. Kamu sih enggak tahu makanya belajar dong untuk jadi cantik.” Kata Yoona menatap Haru kesal.


“Lebih cantik natural Yoona...” jawab Haru.


“Sudah sudah lebih baik kalian cepat makan sebelum sereal nya dingin,” suruh Ibu Haru memberikan Yoona sereal.


“Terima kasih bibi,” kata Yoona menerima sereal dan langsung memakannya.


“Oh iya Yoon aku tadi dapat pesan dari Jina,” kata Haru sambil makan.


“Makan dulu Ru nanti tersedak,” kata ibunya memperingati.


Yoona dan Haru cepat-cepat makan karena mereka sudah lama tidak membicarakan Jina. Jina bagi mereka adalah ibu mereka jika lagi bertiga, karena Jina selalu mengingatkan mereka makan. Kalau Yoona atau Haru mempunyai masalah mereka akan bercerita satu sama lain dan Jina yang akan menemukan jalan keluar untuk setiap masalah yang dimiliki oleh Yoona dan Haru.


“Nah sekarang cepat cerita Ru,” kata Yoona menyuruh Haru bercerita.


“Inti saja ya Yoon karena panjang banget,” kata Haru sambil meminum minumannya.


“Jina akan ke Seoul lagi dan akan tinggal di sini selamanya,” jelas Haru yang membuat Yoona langsung berteriak bahagia.


“Kapan dia akan sampai?” tanya Yoona lagi.


“Katanya sih nanti malam, kalau malam kan kita enggak bisa ketemu sama dia dan besok sudah masuk sekolah.” Jelas Haru kepada Yoona.


“Besok? Kita masuk sekolah besok Ru?” tanya Yoona tidak percaya.


“Iya kalian besok sudah masuk sekolah,” jelas ibu Haru sambil menata piring.


“Baju sudah siap bi?” tanya Yoona lagi.


“Sudah jadi kalian nanti jangan pulang malam-malam.” Kata ibu Haru memperingati Yoona dan Haru.


“Iya ibu kita duluan,” kata Haru menarik tangan Yoona.


Yoona dan Haru segera masuk ke mobil di antar oleh supir pribadi Yoona. Mobil berjalan menuju rumah Aiera dan sebelum sampai Yoona mengirim pesan kepada Aiera jika Yoona dan Haru sudah dalam perjalanan ke arah rumahnya. Setelah mengirim pesan kepada Aiera Yoona mengajak Haru mengobrol tentang Jina. Saking asyiknya mengobrol tentang Jina mereka tidak merasa kalau mereka sudah sampai di rumah Aiera. Jika saja Yoona dan Haru tidak diberitahu oleh supir mereka akan teru mengobrol dan melupakan Aiera.


Yoona dan Haru segera turun dari mobil dan masuk ke rumah Aiera. Sesampai di ruang tamu rumah Aiera terlihat Aiera yang sedang mengobrol dengan ibunya.

__ADS_1


“Yoona, Haru,” sapa Aiera ketika Yoona dan Haru masuk ke rumahnya.


“Hai Ra, hai bibi,” sapa Yoona kepada Aiera dan ibunya.


“Ibu aku berangkat ya,” pamit Aiera kepada ibunya.


“Hati-hati di jalan,” ucap ibu Aiera.


“Iya bu,” kata Aiera sambil menarik tangan Yoona dan Haru keluar.


“Aku hanya sampai jam dua siang enggak apa-apa kan?” tanya Aiera kepada Yoona dan Haru saat di dalam mobil.


“Enggak apa-apa kok Ra,” jawab Yoona.


“Karena ibuku akan mengajak ku untuk membeli buku jadi nanti aku akan dijemput oleh ibuku.” Jelas Aiera sambil menyalakan handphone nya.


“Iya tenang saja, aku dan Yoona besok juga akan masuk sekolah jadi kita disuruh pulang lebih cepat juga kok.” Jelas Haru menatap Aiera.


Setelah beberapa menit kini mereka sampai di Lotte World Seoul. Yoona segera membeli tiga tiket dan memberikannya kepada Haru dan juga Aiera. Setelah mendapatkan tiket masing-masing mereka langsung masuk dan berkeliling mencari wahana dan tempat untuk berfoto bersama. Untuk wahana pertama mereka naik French Revolution Coaster yang membuat mereka pusing setelah menaiki wahana tersebut. Setelah menaiki wahana tersebut mereka melanjutkan menaiki wahana Camelot Carausel dan pergi ke Lotte World Aquarium dan juga Lotte World Tower untuk berfoto.


Seusai berkeliling di seluruh Lotte World Yoona, Haru, dan Aiera pergi mencari makan. Mereka berjalan mengelilingi Lotte World lagi untuk mencari makan karena Lotte World sangat luas dan untung saja Aiera sudah hafal jalan dari seluruh penjuru. Setelah membeli makan mereka segera makan sambil berjalan karena jam sudah menunjukkan pukul setengah dua dan ibu Aiera sudah menunggu.


“Sampai jumpa dan terima kasih untuk hari ini Yoon,” kata Aiera saat berada di depan mobilnya.


“Sama-sama,” jawab Yoona.


“Lain kali kita jalan-jalan lagi ya,” kata Aiera.


“Pasti kita duluan Ra,” kata Haru menarik Yoona untuk masuk ke mobil.


Acara jalan-jalan sudah selesai kini Yoona dan Haru segera pulang karena akan menyiapkan peralatan sekolah untuk besok sekolah. Sesampai di rumah Yoona dan Haru segera pergi ke kamar untuk menyiapkan alat-alat yang mereka butuhkan untuk sekolah beserta bukunya. Selesai semuanya mereka segera naik ke ranjang dan masuk ke dalam mimpi.


.


.


Bersambung...


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.


-from Author🌺

__ADS_1


__ADS_2