
Pagi ini semua anggota OSIS berkumpul di ruang OSIS. Mereka berkumpul karena mendapat perintah dari Lia dan terpaksa harus meninggalkan pelajaran. Saat ini Lia sedang menjelaskan kepada semua anggota tentang apa yang terjadi.
-
Lia menjelaskan bahwa dia mendapat sebuah teror yang tidak diketahui. Dia bercerita kepada seluruh anggota OSIS, karena dia sudah mempercayai mereka semua termasuk Haru dan teman-temannya. Sore sebelum dia sampai rumah Lia mendapatkan sebuah kotak yang terbungkus sangat indah dan rapi. Di atas kotak juga terdapat namanya, jadi dia membawa kotak itu ke kamarnya. Sesampai di kamar dia membuka kotak tersebut. Siapa yang menyangka ternyata kotak tersebut berisi boneka kucing yang sangat mirip dengan aslinya dan terdapat darah yang melapisi di beberapa sisi kucing tersebut. Melihat itu Lia tidak begitu takut, karena memang dia berpikir mungkin hanya orang iseng yang mengirimkan itu padanya.
Di dalam kotak itu juga ada kertas yang ditulis dengan indah. Tanpa berlama-lama Lia membuka surat dan dia membaca surat tersebut. Sesudah membaca dia segera mencari handphone miliknya yang berada di sakunya. Dia menelpon Daniel teman dekatnya termasuk saudara Haru. Lia menelpon Daniel dan menanyakan apa Daniel baik-baik saja atau malah sebaliknya. Karena di dalam surat terdapat tulisan bahwa setelah Lia membaca suratnya, sesuatu akan terjadi pada Daniel.
Berkali-kali Lia mencoba menelpon Daniel, tetapi tidak dijawab. Dia beristirahat sebentar untuk makan dan siapa tau nanti Daniel akan menelpon Lia kembali. Saat Lia hendak kembali ke kamar Lia berpapasan dengan mamanya yang baru saja pulang kerja.
"Loh Lia, kamu enggak ke rumah sakit?" tanya mamanya saat melihat Lia berada di rumah.
"Rumah sakit? siapa yang sakit ma?" tanya Lia bingung setelah mendengar perkataan mamanya.
"Daniel habis kecalakaan dan katanya mamanya Daniel sudah memberitahukan kepada mu," jelas mama Lia membuat Lia sendiri terkejut dan badannya bergemetar. Tidak lama Lia menjadi pingsan tidak sadarkan diri.
-
Setelah Lia menjelaskan kejadian yang terjadi Lia mengajak seluruh anggota OSIS untuk menjenguk Daniel setelah pulang sekolah. Lia juga tau bahwa Haru adalah saudara jauh Daniel dan Lia juga berencana menceritakan semuanya kepada Haru. Karena dia takut kalau salah satu pelaku termasuk dalam anggota OSIS.
"Jadi adik-adik dan teman-teman sekalian, untuk sekarang kakak bolehkan meminta sedikit sumbangan kepada kalian?" tanya Lia kepada semua anggota OSIS yang mendapat anggukan dari semua orang.
Karena Lia termasuk orang yang cerdas, dia membagi semua anggota OSIS secara rata untuk meminta sumbangan kepada setiap ruang kelas. Setelah membagi semuanya dia segera memulai untuk pergi ke ruang kelas dan meminta sumbangan. Kelompok terakhir adalah kelompok Lia sendiri bersama Haru dan Jinyoung.
__ADS_1
"Menurut kalian aneh enggak?" tanya Yoona kepada teman satu kelompoknya yaitu Chan dan Jina.
"Merasa ada yang janggal, menurutku ini bukan teror biasa. Apa mungkin ada hubungannya dengan acara besok," kata Chan dengan wajahnya yang datar membuat Yoona dan Jina berpikir keras.
"Pelankan suara kalian, bagaimana kalau ada yang dengar," lanjut Jina menatap Yoona dan Chan sinis dan tidak suka.
"Bukankah kau melihat semuanya?" tanya Chan kepada Jina yang membuat Jina terkejut dan Yoona bingung karena dia tidak tau apapun yang terjadi.
Saat Jina ingin bertanya mereka sudah sampai di depan kelas mereka sendiri untuk meminta sumbangan. Jadi mereka tidak melanjutkan pembicaraan dan segera masuk ke ruang kelas. Setelah beberapa menit berada di kelas mereka keluar dan bertemu dengan Shiro, Jihoon, dan He Xin.
"Sudah selesai?" tanya Shiro ramah tapi tidak ada yang menjawabnya dan meninggalkan dirinya.
.
"Lia silakan masuk terlebih dahulu dan lihat apa yang tertulis dipapan tulis," kata Yena teman satu kelas Lia.
Tanpa berbicara Lia segera masuk dan melihat apa yang tertulis dipapan tulis. Di sana tertulis 'sebentar lagi' yang membuat Lia bingung dengan maksud tulisan tersebut. Tidak hanya tulisan gambar secara random juga terdapat pada papan, salah satunya adalah gambar seorang anak kecil yang terluka karena didadanya ada sebuah anak panah.
"Baiklah, karena hal ini bersifat privasi jadi jangan sampai siapapun tau. Aku sudah memutuskan nanti saat menjenguk Daniel biar aku sendiri saja. Kalian akan dibimbing oleh Yena terlebih dahulu untuk mempersiapkan panggung dan lainnya, kalian paham?" tanya Lia bersikap tegas kepada semua orang dan mendapat anggukan. Setelah itu Lia menyuruh semua orang untuk kembali ke kelas masing-masing. Secara diam-diam dia mengirim pesan kepada Haru untuk mengajaknya menjenguk Daniel. Tepat saat Lia mengirim pesan jarak Haru dengan kelasnya tinggal beberapa langkah dan Haru segera membaca pesan, tidak lupa menjawabnya. Lalu pelajaran kembali dimulai seperti biasa.
.
Jika hari biasa jam istirahat tiba, tetapi untuk hari ini jam istirahat berubah menjadi jam pulang sekolah. Para anggota OSIS tetap berada di sekolah dan kini mereka sedang berada di kantin untuk makan dan beristirahat sebentar. Yoona, Haru, Jina, dan Aiera berkumpul seperti biasa dan kini Lia ditemani Yena ikut berkumpul.
__ADS_1
"Ar mana teman kamu?" tanya Lia dengan suara yang sangat kecil bahkan Yena yang berada di sebelahnya tidak terdengar, tetapi tidak bagi Haru.
"Ini, dia adalah salah satu temanku yang mempunyai perasaan yang baik. Dan yang satunya adalah orang yang akan mengeluarkan kita dari semua masalah," jelas Haru sambil menunjuk Yoona dan Jina.
Lia langsung bertanya kepada Yoona dan Jina apakah mereka mau kalau nanti ikut ke rumah sakit. Karena Lia ingin menceritakan semua kejadian yang dia dapatkan sebelumnya. Dengan senang hati Yoona dan Jina menerima permintaan dari Lia, karena bagaimanapun juga Lia adalah senior mereka.
"Berarti nanti aku sendirian," kata Aiera lesuh karena nanti dia tidak akan mendapatkan teman satupun.
"Tenang, nanti aku akan selalu bersama mu," kata Yena merangkul Aiera seperti adik sendiri.
30 menit setelah istirahat kini Yena dan Aiera menyusun dan menertibkan semua anggota OSIS. Sedangkan Lia, Yoona, Haru, dan Jina sudah berada di dalam mobil dan dalam perjalanan ke rumah sakit. Sebelum ke rumah sakit mereka membeli buah tangan untuk Daniel dan keluarganya.
.
Seperti apa kalian akan menyelesaikan semua ini? Lihatlah waktu terus berjalan -seseorang yang tersenyum dengan jahat
.
Bersambung...
Terima kasih untuk para pembaca...
Jangan lupa buat like ππ», klik favorit β€, rating β, komen atau saran π, vote π, dan follow author.
__ADS_1
-from AuthorπΊ