
Saat hendak ke toilet Yoona, Jina, dan Aiera bertemu dengan Haru dan Yena yang juga berada di toilet. Sambil menunggu giliran mereka mengobrol mengenai tugas masing-masing seperti adakah orang yang mencurigakan atau tidak ada. Sebelumnya Lia memberi adik-adik kelas yang sangat disayanginya yang akan melakukan patroli handy talky. Tidak hanya diberikan kepada yang akan berpatroli, tetapi Lia memberikan kepada beberapa orang yang dipercayainya. Jadi akan mudah jika ada sesuatu yang mencurigakan ataupun jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Beberapa menit kemudian mereka keluar dari toilet dan segera berlari ke arah yang berbeda-beda. Aiera, Jina, dan Yoona kembali ke Lia, sedangkan Haru dan Yena kembali ke pintu masuk untuk menyelesaikan tugas mereka. Karena tepat pukul 7 pintu masuk akan dibuka dan acara bisa segera dimulai.
Lia yang melihat Yoona, Jina, dan Aiera dari jauh langsung mengangkat tangan sebagai tanda titik Lia berada. Setelah berkumpul mereka berpencar menjadi dua untuk berpatroli. Tidak lupa sebelum berpatroli mereka mengecek handy talky yang akan mereka gunakan untuk berkomunikasi satu sama lain. Mereka juga menunggu di setiap sisi bersama anggota OSIS yang lain sampai semua orang telah datang.
Di sisi lain, Yena, Haru, Jinyoung, Jihoon, Chan, dan Shiro sedang melaksanakan tugas. Tugas ini mereka bagi menjadi dua sehingga Yena, Haru, dan Chan memeriksa tas supaya tidak ada makanan maupun minuman yang akan mereka bawa masuk, sedangkan Jinyoung, Jihoon, dan Shiro memberikan tiket, memasangkan ke pergelangan tangan, dan mengecek setiap kartu identitas. Mereka melakukan tugas tersebut sampai beberapa jam lalu bergantian dengan Yoona, Jina, Aiera, Lia, dan Daniel. Saat Daniel ikut berjaga semua orang terpesona karena ketampanan Daniel saat itu. Bahkan sampai ada yang mengutarakan perasaannya saat Daniel memakaikan tiket ke pergelangan perempuan tersebut. Tapi itu semua tidak ada gunanya karena Daniel tidak pernah tertarik dengan pacaran satu persen pun tidak pernah.
Menit ke menit pun berlalu kini semua orang telah datang Lia berharap para petugas patroli dapat menemukan petunjuk setidaknya satu. Lia juga meminta bantuan kepada teman OSIA satu kelasnya untuk berjaga-jaga di pintu utara maupun selatan. Karena kalau dipikir-pikir Lia juga tidak tega dengan Haru dan teman-temannya yang seharusnya dapat menikmati acara dengan tenang. Setelah 2 orang teman Lia datang Lia segera memanggil Yena supaya dapat berkumpul di tenda OSIS yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu Lia dan yang lain segera ke tenda OSIS untuk menemui Yena dan adik-adik kelasnya yang lain.
__ADS_1
Sesampainya di sana Lia menyuruh Yoona dan teman-temannya untuk berkeliling, tapi bukan berpatroli melainkan bersenang-senang. Dulu Lia juga diperlakukan seperti ini oleh kakak kelasnya, tapi sayangnya kakak kelasnya meninggal akibat insiden sekolah dan tepatnya saat ulang tahun sekolah seperti ini. Dia tidak ingin bahwa tahun ini akan ada korban lagi. Mereka tidak bisa bertindak apa-apa, karena pelaku yang mereka tangkap bukan pelaku yang sebenarnya. Jadi bagaimanapun caranya Lia akan melindungi seluruh murid di sekolahnya termasuk adik kelasnya tersayang yang dari titik kumpul dapat dilihat Yoona dan teman-temannya begitu bahagia, tersenyum, dan tertawa bersama yang membuat Lia mengingatkan kepada kakak kelasnya yang sudah meninggal.
Yoona, Haru, Jina, Aiera, dan teman-teman yang lain berjalan-jalan sambil mencoba membeli camilan untuk mengisi perut mereka. Tidak lupa mereka berfoto bersama-sama dengan 3 foto yang didapat Yoona, Haru, dan Jina yaitu berfoto 4 Mysha, berfoto bersama Chan dan teman-teman, yang terakhir berfoto bersama pasangan masing-masing tapi tidak berpacaran. Saat berfoto mereka segera kembali ke tenda OSIS untuk memanggil Daniel, Lia, dan Yena untuk berfoto bersama juga. Sehingga foto yang mereka punya sangat banyak. Mereka juga mencari banyak camilan bersama dan tidak lupa membeli di kelas sendiri.
"Lala, Nao kali ini kelas kita jualan apa?" tanya Haru mengagetkan Lala dan Nao yang sedang membuatkan minuman untuk pembeli.
Jina yang melihat tingkah Haru langsung memukul pundak Haru dan menunjuk ke arah menu yang sudah tertulis di atas. Sedangkan Haru hanya tersenyum canggung sambil menahan malu karena dia tidak melihat tulisan tersebut. Saat yang lain pesan makanan Jina, Yoona, dan Chan segera kembali ke tenda OSIS.
"Ini kalian harus makan yang banyak," kata Lia memberikan satu bungkus corn dong yang berisi 15 buah membuat mata Yoona melebar karena corn dog dalam jumlah banyak tidak akan muat diperutnya.
__ADS_1
"Enggak kebanyakan kak?" tanya Yoona untuk memastikan lagi dan Lia menggelengkan kepala. Yoona hanya menghela nafas dan berharap semua corn dog itu bisa dihabiskan saat masih keadaan hangat.
Daniel yang melihat ekspresi Yoona tersenyum, "tenang saja Yoona, kita pasti bisa menghabiskan semuanya karena ada Yena dan Lia yang bisa makan dalam porsi banyak." Lia dan Yena yang namanya disebut langsung menatap tajam ke arah Daniel memastikan Daniel tidak akan hidup lagi setelah ini, sedangkan orangnya sendiri hanya tertawa bahagia tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.
Lalu Aiera, Haru, Jinyoung, dan yang lain juga datang dengan membawa satu box brownis. Bolu ini mereka beli di kelas Lia, karena menurut perkiraan Haru brownis ini sangat enak sehingga harus dicoba. Lia yang belum menyadari bahwa brownis yang dibeli Haru adalah barang jualan Lia yang dia titipkan kepada teman-temannya. Jadi Yena dan Daniel menyenggol Lia dan menunjuk ke arah box.
Lia terkejut, "bagaimana kalian bisa membeli brownis ini? kalau kalian memang ingin memakannya bilang saja jangan beli." Lia langsung mengambil kotak brownisnya dan membukanya untuk mengecek rasa apa yang Haru beli untuk dimakan bersama-sama.
"Kenapa harus rasa keju," Lia menjadi sedih karena sekarang ini dia sedang tidak ingin makan yang berbaur dengan keju, jadi Yoona dan yang lain segera memakannya sampai tanpa sisa.
__ADS_1
Setelah cukup kenyang dan senang, mereka segera berpatroli kembali. Kali ini mereka terbagi menjadi 3 yaitu Jihoon, Haru, Yena, Jinyoung, dan Aiera, yang ke dua Daniel, Chan, dan Shiro, dan untuk terkahir Jina, Lia, dan Yoona. Mereka segera memulai patroli dengan sangat teliti dan tidak mengalihkan pandangan sedikitpun jika orang yang mereka ikuti dan menurut mereka patut dicurigai.
Bersambung