Incident On The 3rd

Incident On The 3rd
Murid Baru


__ADS_3

Kini Yoona, Haru, dan Jina sudah berada di rumah dan mereka segera masuk ke kamar masing-masing. Saat ini di kamar Yoona ada Jina yang sedang mandi terlebih dahulu, sedangkan Yoona mencoba memahami materi matematika yang tidak dipahami di sekolah. Yoona mencoba belajar sambil menunggu Jina kembali, tapi sayangnya dia tidak bisa memahami materi yang diberikan oleh gurunya tersebut.


"Kenapa Yoon?" tanya Sanha yang tiba-tiba muncul dan duduk di samping Yoona membuat Yoona sedikit terkejut akan kehadirannya.


"Ini lagi belajar sambil nunggu Jina selesai mandi," jawab Yoona sambil berpura-pura mencatat karena takut Sanha akan menawarkan diri untuk mengajarinya.


"Yoona sudah selesai," teriak Jina dari kamar mandi membuat Yoona menutup bukunya dan segera mandi.


Jina yang sudah mandi langsung duduk di tempat Yoona dan mengambil buku Yoona. Dia ingin tahu pelajaran yang mana yang tidak dipahami oleh Yoona dan berniat meminta Sanha untuk mengajarinya dan juga Yoona. Dengan senang hati Sanha mengajari Jina disusul oleh Haru yang mulai masuk ke kamar Yoona. Sanha mengajari Jina dan Haru sampai Yoona selesai mandi dan ikut bergabung, karena memang awalnya Yoona tidak paham dengan materi yang diberikan gurunya.


"Kakak ayo kita main," kata Felix yang tiba-tiba datang bersama Mina dan Yuqi.


"Nanti saja," jawab Sanha sambil fokus mengajari membuat Felix sedih dan marah kemudian menghilang diikuti Yuqi dan Mina.


Sanha melanjutkan mengajari Yoona, Haru, dan juga Jina sampai jam menunjukkan pukul 9 malam. Karena sudah malam Sanha mengakhiri pembelajaran dan menyuruh Yoona, Haru, dan Jina segera tidur lalu Sanha menghilang. Setelah Sanha menghilang dan Haru kembali ke kamar Yoona dan Jina segera tidur untuk menuju ke mimpi dan memulai hari baru.


.


Pagi ini Yoona, Haru, dan Jina sampai di sekolah terlebih dahulu karena mereka akan melaksanakan piket kelas. Yoona dan Jina mulai menyapu kelas dari ujung sampai pintu kelas, sedangkan Haru menata meja murid, meja guru, dan membersihkan jendela yang tampak kotor. Sampai beberapa menit kemudian mereka selesai melaksanakan piket kelas dan kini mengobrol bersama.


"Ada informasi baru teman-teman," kata Aiera yang baru saja datang dengan nafas yang terputus-putus seperti orang habis dikejar oleh hantu.


"Katanya ada murid baru yang akan bergabung di kelas kita dan dia juga terpilih menjadi OSIS dengan mudahnya," kata Jinyoung yang muncul dari belakang Aiera.


"Siapa?" tanya Haru ikut heboh karena rasa penasarannya yang tinggi, sedangkan Yoona dan Jina hanya biasa saja.


"Katanya..." ucapan Aiera terputus karena bel masuk sudah berbunyi dan membuat seisi kelas hening.

__ADS_1


Setelah berdoa semua murid menanyakan tentang murid baru yang akan menjadi murid di kelas membuat seisi kelas ramai. Dengan sabar wali kelas Yoona menjelaskan dengan baik-baik dan mulai menyuruh murid baru untuk masuk.


Saat murid baru itu masuk mata Yoona langsung menatap lekat ke arah murid tersebut. Tidak lama Haru segera menoleh kepada Yoona bahwa dia ikut terkejut karena sudah lama dia tidak melihat seseorang yang berada di depan.


"Hai semua perkenalkan namaku Chan Lee," kata murid baru tersebut lalu pergi ke tempat duduk yang kosong dan tempat duduk itu berada di sebelah Jinyoung.


Setelah perkenalan jam pelajaran kembali dimulai dan suasana yang tadinya ramai menjadi hening kembali. Saat ini juga pikiran Yoona bercampur aduk menjadi satu setelah Chan datang ke kelasnya. Jina yang berada di sebelah Yoona sengaja menyenggol lengan Yoona supaya Yoona fokus pada pelajaran.


.


Beberapa jam berlalu dan kini bel istirahat berbunyi, bukannya ke kantin para murid dari kelas lain menghampiri kelas Yoona dan ingin berkenalan dengan Chan. Karena Jinyoung termasuk orang yang tegas dia mengusir semua murid supaya tidak mengganggu waktu istirahatnya. Yoona dan teman-teman membawa bekal jadi mereka memutuskan untuk di kelas saja.


Tiba-tiba Chan menaruh satu kotak makan tepat di depan Yoona, "Selamat makan Nana." Ucapnya kemudian pergi bersama Jinyoung, Jihoon, dan Shiro.


"Loh Yoona kenal?" tanya Aiera histeris sambil memakan bekalnya. Bukannya menjawab Yoona malah melanjutkan memakan bekalnya dan membiarkan bekal Chan berada di mejanya. Yoona dan teman-temannya makan tanpa ada pembicaraan sama sekali sampai Chan, Shiro, Jinyoung, dan Jihoon kembali ke kelas lagi.


"Aku baru saja kembali kemarin malam dan bibi mau membangunkan mu dan aku melarangnya. Jadi aku buat kejutan untuk mu bahwa aku akan bersekolah di sini," jelas Chan sambil memakan roti yang dia beli di kantin.


"Yoona jelasin aku belum paham," kata Aiera sambil merengek kepada Yoona. Chan segera menjawab pertanyaan Aiera dengan jelas dan rinci.


.


Dahulu saat Yoona masih kecil sering sekali teman-teman ibunya datang ke rumah dan menitipkan anak-anaknya untuk bermain bersama Yoona. Chan adalah salah satu cowok yang dulu juga bermain dengan Yoona dan Haru saat mereka masih kecil. Mereka bertiga benar-benar sangat dekat, tetapi setelah beberapa bulan ibu Chan mengajak Chan pindah ke Amerika. Jadi mereka bertiga berpisah dan saat itu Yoona menangis sampai semalaman karena perginya Chan. Bagi Yoona Chan sudah seperti kakaknya sendiri dan dia sangat menyayanginya.


.


Setelah mendengarkan penjelasan Chan Aiera dan Jina menganggukkan kepala tanda paham, begitu juga dengan Jinyoung, Jihoon, dan Shiro. Mata Yoona mulai berkaca-kaca karena dia sangat merindukan orang yang berada di sampingnya saat ini.

__ADS_1


"Kenapa baru datang sekarang?" tanya Yoona menoleh ke arah Chan dengan matanya yang berkaca-kaca dan mulai meneteskan air matanya.


"Jangan nangis Na, aku ke sini itu karena keinginanku bertemu dengan mu dan juga Haru," jawab Chan mengusap air mata Yoona yang menetes dan memeluk Yoona.


"Chan kenapa kamu enggak paham sama sekali, di sini kita semua jomblo Chan." Kata Haru menatap Chan sinis sedangkan Yoona langsung melepas pelukannya.


Yoona, Haru, Jina, dan Aiera mengobrol bersama Jinyoung, Jihoon, Shiro, dan juga Chan. Mereka mengobrol dengan berbagai topik yang tidak terlalu penting untuk mereka sendiri. Karena tidak terasa sudah mengobrol lama bel masuk berbunyi tanda istirahat telah selesai dan membuat semua murid kembali ke kelas dengan hening tanpa ada pembicaraan sama sekali.


.



Chan Lee


Teman masa kecil Yoona dan Haru yang sangat berharga bagi Yoona, tetapi tidak dengan Haru yang menganggap Chan hanya sebagai teman.


.


.


Bersambung...


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like πŸ‘πŸ», klik favorit ❀, rating ⭐, komen atau saran πŸ’Œ, vote πŸ’Ž, dan follow author.


-from Author🌺

__ADS_1


__ADS_2