Incident On The 3rd

Incident On The 3rd
Hari Pertama Osis


__ADS_3

Pagi ini Yoona, Jina, dan Haru bangun lebih awal dikarenakan hari ini akan diadakan upacara sekaligus pelantikan OSIS. Sekarang mereka sudah berada di ruang makan dan dengan lahap mereka memakan makanan masing-masing. Setelah makan, Yoona, Haru, dan Jina segera masuk ke mobil dan langsung pergi menuju sekolah.


.


Sesampai di sekolah, mereka bertemu dengan Aiera yang baru saja turun dari mobil. Jadi mereka memutuskan untuk pergi ke kelas bersama. Haru yang sudah berada di dekat pintu ruang kelas langsung membuka dan menampakan ada Jihoon dan Jinyoung yang sedang memakan bekal.


"Astaga kalian belum makan dari rumah?" tanya Haru sambil duduk ke tempat duduknya yang tidak jauh dari tempat duduk Jihoon dan Jinyoung.


"Belum," jawab Jinyoung disela-sela makan bekalnya. Karena Haru termasuk orang yang tidak suka mengusik orang yang sedang makan, jadi dia mengobrol bersama Aiera, Jina, dan Yoona.


Kini jam sudah menunjukkan pukul 06.56 dan ada panggilan untuk seluruh siswa supaya segera ke halaman upacara. Setelah mendengar pengumuman semua siswa termasuk Yoona, Haru, Jina, dan Aiera segera pergi ke halaman upacara. Di sana mereka berbaris mengikuti barisan OSIS, karena mereka akan melakukan pelantikan OSIS.


"Kenapa sih pagi-pagi harus bertemu sama kalian," kata He Xin yang berada di sebelah Haru membuat emosi Haru naik.


Aiera yang berada di belakang Haru berjalan mendekat kepada Haru dan berbisik, "Sudah biarkan saja mereka."


Tidak lama salah satu guru olahraga menyiapkan setiap baris siswa sesuai kelas dan upacarapun dimulai. Semua siswa sangat diam tanpa ada satu kata yang terlontarkan termasuk berbisik. Upacara berjalan selama kurang lebih 45 menit dan kini para anggota OSIS segera pergi ke ruang OSIS untuk berganti baju.


Setelah berganti semua anggota OSIS termasuk Yoona, Haru, Aiera, dan Jina pergi ke halaman upacara bersama kakak kelas. Beberapa detik kemudian pelantikan OSIS pun dimulai sampai jam menunjukkan pukul 08.15 membuat semua orang kelelahan serta kepanasan.


Kini Yoona, Haru, Aiera, dan Jina pergi ke kamar mandi untuk berganti baju lagi tidak lupa memakai seragam OSIS yang menunjukkan bahwa mereka adalah anggota OSIS. Setelah itu mereka pergi ke kelas dan pelajaran dimulai seperti hari biasa.

__ADS_1


.


Bel istirahat berbunyi membuat semua murid segera keluar dan pergi ke kantin untuk makan, tetapi tidak dengan anggota OSIS. Yoona, Haru, Jina, Aiera, Jihoon, Jinyoung, dan Shiro harus pergi ke ruang OSIS untuk merayakan bersama kakak kelas. Di sana mereka bertemu He Xin dan Eunha yang membuat Haru naik darah, tapi dengan cepat Aiera menarik Haru dan berjalan terlebih dahulu diikuti Yoona dan Jina yang berada di belakang.


"Hai semuanya, selamat ya buat adik-adik sekalian yang sudah terpilih menjadi OSIS. Di sini kakak mewakili ketua OSIS mengucapkan selamat dan selamat datang di ruang OSIS ini. Kakak harap kalian bisa bekerja sama dengan baik dan sekarang kita absen dulu ya," kata Lia dan mulai mengabsen setiap murid.


Sambil menunggu absen terisi sepenuhnya Lia selaku wakil ketua OSIS menjelaskan berbagai macam kegiatan dan beberapa hal yang harus dilakukan. Lia juga mengingatkan kepada semua anggota OSIS bahwa hari kamis besok adalah hari ulang tahun sekolah. Jadi semua anggota OSIS akan menyusun acara dan menyiapkan semua yang akan dibutuhkan untuk acara sekolah tersebut. Tidak terasa waktu sudah berjalan cukup lama dan Lia segera mengakhiri pertemuan dan semua anggota OSIS segera pergi meninggalkan ruang OSIS.


.


"Lelah banget enggak sih besok kamis sudah ada saja acara. Kalau begini caranya tahu gitu aku enggak berdoa sampai pagi subuh," kata Haru sambil memakan makanannya.


"Ya mau bagaimana lagi kan kita sudah terpilih sekaligus resmi menjadi OSIS, jadi ya kita harus melakukannya mau dengan senang hati ataupun enggak." Lanjut Jinyoung yang menjawab perkataan Haru dan sedikit membenarkannya.


"Hai La, Nao," sapa Yoona sopan sambil tersenyum saat melihat Lala dan Nao yang ikut bergabung dan duduk di dekatnya.


"Selamat ya kalian jadi OSIS," kata Lala berjabatan tangan dengan Yoona sambil tersenyum bahagia.


"Kita enggak ya," kata Haru pura-pura ngambek karena tidak ada yang mengucapkan selamat untuknya.


"Selamat ya Haru sudah jadi OSIS semoga menjadi tambah rajin," kata Jinyoung mengucapkan selamat kepada Haru.

__ADS_1


"Cie... Aku mencium akan ada yang jadian nih," kata Jina berpura-pura mengendus-endus dan mendapat pukulan dari Haru yang berada di sampingnya.


Mereka semua mengobrol sampai bel masuk berbunyi dan membuat mereka segera kembali ke kelas. Saat ini kelas mereka adalah pelajaran seni dan mereka disuruh menyanyi. Bukannya menyanyi mereka malah menguap bergiliran membuat guru pengajar berteriak memarahi semua murid.


"Kalau begitu Jinyoung silakan bermain piano," kata guru tersebut memanggil nama Jinyoung membuat semua orang langsung bertepuk tangan dan berteriak semangat. Sejak pertama kali masuk sekolah Jinyoung adalah salah satu anak terpopuler karena kepandaiannya saat bermain alat musik.


"Jinyoung semangat, aku menyukaimu." Teriak salah satu murid perempuan dan membuat Jinyoung menoleh sambil tersenyum manis.


"Jangan pernah menyukaiku, karena aku hanya akan menyukai satu orang saja dan orang itu adalah Haru. Aku takut kalau aku dekat denganmu membuat Haru marah dan meskipun Haru tidak ada perasaan untuk ku, tetapi aku tetap menyukainya. Jadi maafkan aku ," balas Jinyoung membuat seluruh siswa heboh termasuk guru pengajar yang malah ikut mendukung cinta Jinyoung untuk Haru.


"Haru kamu bisa menyanyikan sini maju, Jinyoung yang akan memainkan piano dan kamu yang menyanyi." Kata guru pengajar mendukung gombalan cinta Jinyoung membuat muka Haru memerah karena malu.


Awalnya Haru tetap di tempat duduknya membuat gurunya menghampirinya dan mengajak Haru pergi ke depan dan berada di samping Jinyoung. Saat Haru menyanyi dan Jinyoung memainkan piano semua siswa yang berada di ruang musik berteriak histeris, karena romantisnya Jinyoung saat memainkan piano dengan mendalami lagi dan tidak lupa sesekali melirik Haru yang bernyanyi dengan muka merahnya. Beberapa menit kemudian lagu yang mereka nyanyikan selesai dan suara tepuk tangan memenuhi ruang musik, Haru dan Jinyoung juga kembali ke tempat duduk mereka. Setelah itu jam sekolah terus berjalan seperti biasa tanpa ada yang menarik, sampai jam istirahat ke 2 berbunyi membuat semua murid pergi meninggalkan kelas masing-masing. Semuanya benar-benar berjalan seperti biasa hingga jam pulang tiba membuat semua orang langsung pulang meninggalkan sekolah.


.


.


Bersambung...


Terima kasih untuk para pembaca...

__ADS_1


Jangan lupa buat like πŸ‘πŸ», klik favorit ❀, rating ⭐, komen atau saran πŸ’Œ, vote πŸ’Ž, dan follow author.


-from Author🌺


__ADS_2