Istri Dari Penjara Suci

Istri Dari Penjara Suci
18.Siapa pemilik yayasan


__ADS_3

Yang baca tetap semangat ya, jangan lupa tinggalin jejak di komentar, kasih like nya, dan vote juga ya,,


Esoknya, aku memberanikan diri pergi ke sekolah itu, aku masuk ke ruang kepala sekolah di antar oleh seorang satpam di sekolah itu.


"Selamat datang Bu Asiyah, silahkan duduk" Sapa pak Kepala sekolah dengan Ramah.


"Terimakasih pak" Jawabku sambil duduk di kursi depan pak kepsek.


"Saya pak Hendra kepala sekolah di sini, ibu boleh panggil saya pak Hendra , oh ya..ibu Asiyah sudah bisa mulai mengajarkan mata pelajaran agama Islam di sekolah ini besok," Kata pak Hendra.


"Pak sebenarnya saya masih bertanya-tanya, kenapa saya bisa lulus, padahal saya tidak ikut seleksi" Tanya ku.


"Intinya begini Bu..ibu mau mendapatkan posisi yang tetap kan sebagai guru? nah ibu Asiyah bergabung saja dengan sekolah kami, gaji ibu juga akan terjamin, ini sekolah elit Bu, di terima bekerja di sini adalah impian setiap orang" Lanjut pak Hendra.


"Iya saya tau pak , tapi maksud saya ,saya bingung kenapa bisa tiba-tiba lulus gitu loh pak" Tanya ku.


"ya..mungkin itu keberuntungan ibu" Jawab pak kepsek. aku semakin curiga dengan tingkah kepsek itu, seakan ada sesuatu yang di sembunyikan nya.


Tapi aku tak mempermasalahkan itu yang terpenting sekarang aku sudah bisa menjadi guru tetap seperti impian ku.


***


Hari pertama mengajar, pagi itu aku sangat mensyukuri profesi ku sebagai guru di sekolah ternama, aku berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor yang ku beli dengan hasil jerih payah ku.


tiba di sekolah aku berkenalan dengan para guru lainnya di ruangan guru.


ada satu guru perempuan yang sangat ramah padaku, ia adalah ibu Tika seorang guru Sejarah.


"Bu Asiyah, beruntung ya bisa lolos di sini, rahasia nya apa Bu sampai bisa lulus seleksi" Tanya Tika.

__ADS_1


aku pun terdiam mendengar pertanyaan itu ,karena tidak tahu apa yang harus ku jawab.


"Kamu diam aja dari tadi, o..mungkin kamu nggak mau kasih tau , nggak papa kok kamu nggak usah kasih tau, aku cuma bercanda kok" Kata Tika.


"Bu Tika udah lama ya jadi guru di sini" Tanya ku. "panggil nama aja biar akrab , tadi aku lihat data kamu kita ternyata seumuran ,oh ya..aku baru dua bulan kok ,ini kan sekolah baru" Kata Tika.


"Berarti kamu juga masih baru ya, oh ya gimana rasanya ngajar di sini" Tanya ku.


"Menurut aku sih kalau kita ngajar harus siapin mental kuat, karena murid-murid di sini orang kaya semua, jadi mereka kadang bertingkah sombong di kelas, tapi mereka kadang baik-baik kok" Kata Tika.


"Bismillah deh semoga aja hari pertama ini berjalan lancar" Ucap ku.


"Oh ya ada satu hal yang paling populer di sekolah ini ...yang punya yayasan ini tuh ganteng banget tau, sayang nya sih aku udah nikah" Kata Tika.


"Jadi kalau kamu belum nikah, kamu bakalan jadian sama yang punya sekolah" Canda ku.


"Hehe...nggak juga sih, orang kayak kita-kita ini mana mungkin di lirik sama orang-orang yang tinggi martabat nya" Lanjutannya.


bel sekolah berbunyi, tanda bahwa pelajaran dimulai.


Aku pun bergegas menuju kelas yang akan ku masuki.


"Bismillahirrahmanirrahim" Ucap ku sambil melangkahkan kaki ke kelas itu.


" Assalamualaikum..Selamat pagi Anak-anak" Sapa ku. "Waalaikumussalam ..Pagi bu" jawab murid-murid itu.


Aku pun menghabiskan jam pelajaran setengah harian dengan siswa-siswi di sekolah itu, tapi aneh nya , yang ku alami malah tidak sama dengan yang di ceritakan Tika. murid-murid itu justru sangat segan pada ku dan mereka juga sopan-sopan. tapi memang aku justru curiga dengan siswa-siswi itu , sepertinya ada yang menekannya untuk bertingkah sopan.


saat aku ke toilet tak sengaja aku mendengar percakapan dua orang siswi di toilet sebelah.

__ADS_1


"Eh..kamu tadi kenapa telat, kan Bu Asiyah si guru baru itu masuk ke kelas kita" Tanya nya


"Emang nya kenapa kalau ada guru baru" tanya balik teman nya.


" Emang kamu nggak tau ya, pak kepsek kan udah mengingat kan kita supaya kita buat ibu Asiyah nyaman di sekolah ini, kalau nggak..yang punya yayasan akan marah besar, bisa-bisa kita nanti di keluarin dari sekolah ini" Jawab nya. "Btw..yang punya yayasan cakep yah, aku mau deh jadi pendamping nya" Kata mereka.


Mendengar percakapan murid-murid itu, aku semakin di buat bingung. "Sebenarnya siapa sih pemilik sekolah ini, kenapa aku di terima tanpa seleksi, dan kenapa juga dia berusaha membuatku nyaman di sekolah ini" Bisik ku dalam hati.


Bel pun berbunyi pertanda jam pelajaran sudah habis. Aku pun membereskan barang-barang ku ke tas di ruang guru. tiba-tiba Tika datang "Hei siyah mau pulang ya" Tanya Tika.


"Iya kan udah jam pulang" Ucap ku. "Bentar dulu, pak kepsek manggil kamu tuh, kamu di suruh ke ruangan nya" Kata Tika.


"Ngapain tik" Tanyaku. "Nggak tau tuh, kalau kamu takut ,aku temani yah, nanti aku tunggu di luar ruangan" Kata Tika.


Tika menemaniku sampai di depan pintu ruangan pak Kepsek. Aku pun mengetok pintu "Assalamualaikum" Sapa ku. "Waalaikumussalam ,silahkan masuk" Saut pak kepsek. langsung ku buka pintu itu dan ternyata pak kepsek di temani seseorang, perlahan seseorang itu membalikkan badannya dan menatap ku, dan ternyata..dia adalah Bang Adnan.


Aku kaget dan langsung keluar dan menutup pintu kembali. "Tika ..Tika..itu tadi kok ada dia di ruangan itu" Tanyaku sambil menarik tangan Tika ke tempat sepi. "maksud kamu 'dia' Siapa sih,Kan tadi di ruangan itu cuma ada pak kepsek sama pak Adnan" Jawab Tika. "Iya itu tadi Bang Adnan kenapa di situ" Tanya ku dengan panik.


"Hah ..Abang?? kamu manggil yang punya yayasan dengan panggilan Abang??" Tanya Tika.


"Jadi dia yang punya yayasan ini" Tanyaku .


"iya kan pemilik sekolah ini memang pak Adnan,emang nya kenapa sih, kok kamu panik gitu sih" Tanya Tika.


"HH..nggak ..nggak ada apa-apa kok" Ucap ku. "Kalau nggak ada apa-apa, ya udah buruan sana pak kepsek udah nungguin kamu tuh" Kata Tika.


"Ya Allah kenapa harus ketemu dia lagi sih, aku udah capek-capek ngelupain dia, tapi kenapa engkau pertemukan kami lagi ya Allah" Bisikku dalam hati.


perlahan aku berjalan menuju ruang kepsek, "Assalamualaikum" Sapa ku. "Waalaikumussalam" Jawab mereka. "Silahkan duduk Bu Asiyah, kok tadi ibu pergi lagi sih" Tanya pak kepsek. "HH..ta.. tadi ada yang kelupaan pak?" Jawab ku dengan gugup.

__ADS_1


Bersambung,,


__ADS_2