Istri Dari Penjara Suci

Istri Dari Penjara Suci
23. Andai aku bisa menghibur mu


__ADS_3

hai pembaca setia ku,,jangan lupa like nya ya biar author makin semangat, like kamu sangat berharga bagi author dan jangan lupa kasih jejak di kolom komentar,,


***


"Oh ya, tadi kamu bilang dulu dan sekarang sudah berbeda, apa itu artinya saya udah asing buat kamu" Tanya Adnan.


"Mendingan pak Adnan fokus nyetir aja, nggak usah bahas-bahas masa lalu" Jawab ku.


"Sambil saya nyetir, aku mau kamu cerita apa yang kamu rasakan selama kamu jadi istri ku" Pinta Adnan. "Harus bangat yah saya cerita sama kamu" Ucap ku. "Harus lah, aku perlu tau tentang perasaan kamu dulu" Kata Adnan.


"Baik, aku akan cerita, dimulai dari malam itu, disaat kita di tuduh berzina, aku berusaha untuk menerima kenyataan di paksa menikah dengan seseorang yang asing bagiku. setelah Beberapa hari satu rumah sama kamu, aku baru sadar kalau kamu asli nyebelin dan sok tampan.Jujur..kalau bukan karena mengingat Allah aku bisa saja menggila karena situasi seperti itu." Ujar ku.


"Aku bukan sok tampan ya, aku juga nggak ngeselin kok" Kata Adnan. "itu kan menurut saya pak" Ucap ku.


"Cepat ceritakan lagi, saya mau dengar semuanya" Suruh Adnan.


"Tapi setelah beberapa saat, aku mulai melihat sisi baik seorang Adnan, yang ternyata adalah seorang laki-laki Soleh, dan ia sangat penyayang,terutama sama neneknya sendiri. Hal yang paling lucu yang selalu aku ingat adalah ketika kamu memperkenalkan Saskia, aku mengira dia seorang gadis ternyata hanyalah seekor sapi" Ujar ku.


"Kenapa kamu berhenti cerita nya, ceritain lagi yang lain, seperti perasaan kamu sama saya, atau hal lainnya, cepat ceritakan" Suruh Adnan.


"Udah cuma itu aja pak, saya nggak ingat lagi" Jawab ku.


"Bilang aja kamu malu ceritain semuanya" Ujar Adnan.


"Setelah mengenal kamu lebih dalam, hatiku mulai berharap jauh, entah kenapa rasa nyaman itu muncul saat aku dekat dengan mu, saat aku dan kamu berjalan berdekatan di bawah sebuah payung di saat hujan deras, jantung ku seakan meledak, setelah beberapa lama bersama mu aku sadar bahwa aku telah jatuh hati pada seorang laki-laki yang tak akan pernah bisa bersama ku" Bisik ku dalam hati.


"Siyah..siyah..bukan nya cerita kok kamu malah ngelamun sih" Tanya Adnan.


"Saya nggak ngelamun kok" Ucap ku.

__ADS_1


***


Setelah sampai di rumah Adnan, aku melihat nenek yang duduk di kursi roda, "Assalamualaikum nek" Sapa ku. "Waalaikumussalam, Asiyah...kamu kemana aja sayang, nenek rindu sama kamu" Ujar nenek.


"Asiyah minta maaf nek, karena siyah udah pergi tanpa pamit sama nenek, siyah juga kangen sama nenek" Ucap ku.


"Kenapa kamu harus pergi siyah, kenapa kamu tega tinggalin nenek dan Adnan" Tanya nenek.


"Maaf nek,, waktu itu siyah nggak punya pilihan lain, siyah cuma pengen yang terbaik buat nenek Sama pak Adnan" Ucap ku.


"Nenek ini sudah tua, ajal semakin mendekat, usia semakin berkurang, melihat cucu nenek yang sudah menduda, hati nenek hancur," Ujar nenek.


"Sekali lagi siyah minta maaf ya nek, oh ya nenek belum makan kan, siyah masakin makanan buat nenek ya" Ucap ku. aku pun langsung menuju dapur, dan menyiapkan masakan istimewa untuk nenek.


Saat aku bawakan masakan itu ke kamar nenek, ternyata air mata Adnan sudah begitu banyak berjatuhan melihat nenek yang sudah terhenti nafas nya.


"Nenek..jangan tinggalin Adnan nek,, nenek satu-satunya keluarga Adnan di sini" Teriak Adnan.


Rasa bersalah itu semakin tumbuh dalam hati ku, aku belum sempat menebus kesalahan ku namun nenek pergi begitu cepat.


Adnan sangat terpuruk dengan kepergian nenek.


***


Hingga tibalah hari pemakaman nenek, aku dan keluargaku ikut sedih melihat Adnan yang nampak tak berdaya.


Semua orang sudah pergi dari makam nenek, namun Adnan masih tampak sedih dan menatap makam itu sambil menangis.


"Pak Adnan, kita pulang yok pak, kita harus ikhlas kan nenek pak, aku tau pak Adnan pasti sangat menyayangi nenek, aku juga sayang kok sama nenek, tapi kita harus bisa merelakan nenek pergi pak, kita semua juga pasti akan merasakan kematian, hanya saja kita saat ini sedang menunggu giliran untuk di panggil. Oleh karena itu kita harus banyak berdoa supaya di akhirat kelak bisa di pertemukan kembali dengan nenek." Ucap ku.

__ADS_1


Adnan tiba-tiba menatap ku. "Ya kamu benar, terimakasih ya udah mengingatkan saya" Ucap Adnan.


"Sekarang kita pulang ya pak, takut nya nanti keburu hujan" Ajak ku.Untungnya Adnan mau mendengarkan kata-kata ku dan ia akhirnya pulang.


***


Sementara itu di rumah ku sedang sibuk-sibuknya untuk mempersiapkan acara pernikahan Abang Abi.


Aku pun ikut serta untuk mempersiapkan acara itu, tapi di tengah kesibukan ku, aku malah teringat Adnan. "Dia gimana ya,,pasti sekarang dia masih sedih" Bisik ku dalam hati.


Aku menyempatkan waktu untuk mengantar makanan ke rumah Adnan. Dengan penuh semangat aku siapkan masakan istimewa untuk nya.


Lalu ku antarkan makanan itu ke rumah Adnan, karena aku sedikit gengsi untuk menemuinya, aku hanya mengetuk pintu dan meninggalkan makanan itu dan selembar surat di teras rumah Adnan. yang isi surat nya adalah "Jangan lupa makan ya pak, kesedihan tak akan membuat perut kenyang, ini saya masakin makanan spesial untuk bapak, semoga pak Adnan suka".


***


"Kalau aja aku masih jadi istrinya,pasti saat ini aku bisa menenangkan hatinya, bisa berada di dekatnya, menghibur nya, dan menghilangkan rasa sedih nya, sekarang mana mungkin aku berada di dekat nya, aku bukan siapa-siapa lagi, bisa-bisa nanti malah jadi fitnah" Bisik ku dalam hati sambil merias bunga-bunga di rumah untuk acara pernikahan itu.


"Asiyah, kok ngelamun" Tanya Bang Abi. "Siapa yang ngelamun,ini aku lagi nyusun bunga"Jawab ku.


"Orang bodoh juga tau kalau kamu lagi ngelamun, kamu mikirin apa sih, pasti ada yang kamu sembunyikan ya" Kata Bang Abi.


"Bang Abi,, sebenarnya siyah belum sempat cerita sama Abang dan umi, kalau tempat aku ngajar itu adalah sekolah milik Adnan" Ujar ku.


"Tapi dia nggak gangguin kamu kan, kalau dia berani nyakitin kamu lagi, aku yang akan turun tangan" Kata bang Abidzar.


"Nggak ..nggak..dia nggak gangguin aku kok, justru dia kasih peringatan sama seluruh orang-orang di sekolah, kalau ada yang berani ganggu aku, orang itu bakalan di keluarin, tapi menurut aku itu berlebihan sih" Ujar ku.


"Kenapa dia mau melindungi kamu, pasti dia ada maksud tertentu" Kata bang Abidzar.

__ADS_1


Bersambung,,


__ADS_2