
Lanjutan,,
"Terus sekarang kamu tinggal di mana" Tanya ku dengan penasaran.
"Aku tinggal di deket-deket sini," Jawab Salsa.
"Tapi aku masih bertanya tanya sih, sebenarnya alasan kamu fitnah aku kenapa sih, atau jangan jangan aku pernah buat salah ya sama kamu" Tanya ku.
"Semuanya salah ku siyah, kamu nggak salah, dulu aku terlalu iri sama kamu, kamu selalu di bangga-banggakan sama semua orang, kamu selalu jadi santriwati teladan, kamu bisa kenal dekat sama orang yang selalu aku kagumi" Ujar Salsa.
"Hah..orang yang kamu kagumi.. maksud kamu Siapa " Tanya ku.
"Reihan, dia adalah laki-laki yang dulu aku kagumi, tapi aku tak pernah berkesempatan menyapa nya langsung, Justru aku melihat Reihan lebih akrab sama kamu, saat libur semester dulu, aku melihat Reihan menitipkan surat pada anak kecil untuk di kasih sama kamu" Kata Salsa.
"Kalau kamu suka sama Reihan kenapa kamu mau menikah dengan laki-laki lain meskipun pernikahan nya itu gagal" Tanya ku.
"Mau gimana lagi, Reihan nggak mungkin melirik perempuan seperti ku, dan pada akhirnya aku putus asa dan memilih untuk menikah dengan orang lain, itu pun selalu gagal" Ujar Salsa.
"Salsa..kamu jangan berkecil hati gitu dong, kamu harus selalu semangat ya, yang terpenting kamu jangan lupa berdoa, perihal jodoh Allah sudah mengatur nya, lebih baik sekarang kamu fokus perbaiki diri kamu ya" Tutur ku.
"Makasih yah, aku kira kamu bakalan benci sama aku, tapi kamu malah baik bangat, aku jadi makin merasa bersalah" Kata Salsa.
"Iya sama-sama, santai aja kali, oh ya,, kalau kamu masih suka sama Reihan, aku bisa bantu kamu, tapi tetap aja kita hanya bisa usaha, semuanya kembali pada ketetapan Allah" Ujar ku.
"Nggak usah siyah, wanita sejahat aku nggak pantas untuk laki-laki Soleh seperti Reihan" Ujar Salsa.
"Salsa..kamu nggak boleh bilang gitu dong, kamu ingat kan kisah babi Yusuf dan Zulaikha, ketika Zulaikha mengejar cinta nabi Yusuf, nabi Yusuf menjauh darinya namun ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, maka Allah datangkan Yusuf padanya. dan kamu tau kan bagaimana perjuangan Zulaikha menanti Yusuf selama puluhan tahun, selama penantiannya selalu menangis, hingga luntur lah kecantikan nya, hingga mata nya mulai buta, Namun setelah ia mendekatkan diri pada Allah, Yusuf pun bersatu dengan Zulaikha, Sementara kamu..kamu belum berjuang tapi sudah menyerah, setidaknya, kamu memperbaiki hubungan dengan Allah dulu salsa, di samping itu kamu juga harus berusaha, kalau kamu tulus karena Allah, insyaallah kalaupun Reihan tak berhasil kamu dapatkan, maka kamu akan ikhlas karena ketulusan cinta mu pada Allah yang mengalahkan kecintaan mu pada makhluknya" Ujar ku.
"Kamu benar siyah, terimakasih ya, aku akan selalu ingat kata-kata kamu" Ucap Salsa.
"Iya sama-sama, oh ya..Rahma pasti udah nunggu nih,tadi aku bilang sama dia cuma ke toilet sebentar, gimana kalau kamu gabung sama kami, kita makan bareng ,gimana mau nggak" Tanya ku.
"Ya udah ayok.." Jawab Salsa
Kami pun menemui Rahma yang sudah menunggu untuk makan bersama.
__ADS_1
"Asiyah...kok lama bangat sih,,kok kamu barengan sama dia, eh salsa kok kamu bisa ada di sini, kamu nggak tau malu yah, masih aja mau gangguin hidup Asiyah" Kata Rahma.
"Hush..Rahma jangan bicara kasar gitu, aku yang ngajak Salsa untuk makan bareng" Tegur ku.
"Maaf kalau aku udah ganggu kalian, aku pergi aja ya" Ucap Salsa.
"Nggak ganggu kok, udah kamu duduk dulu ya, kita makan bareng aja dulu" Ujar ku.
"Asiyah..kok kamu malah belain dia sih, wanita tukang fitnah ini bahaya tau!!" Tegas Rahma.
"Salsa udah minta maaf kok Rahma, lagian kejadian nya udah lama juga, sekarang salsa udah lebih baik" Ucap ku.
"Terus..kamu percaya gitu aja, kamu jangan terlalu mudah di bohongi dong siyah" Kata Rahma.
"Kamu tenang aja Rahma, salsa ini baik kok" Ujar ku
"Terserah deh, dan kamu Salsa....kalau kamu berani macam-macam sama Asiyah..aku nggak bakalan tinggal diam" Tegas Rahma.
"Rahma..aku minta maaf ya sama kalian, dulu mungkin aku emang buruk, tapi sekarang aku menyesal, maafin aku ya" Ucap Salsa namun Rahma hanya diam.
"Tante siyah..itu siapa" Tanya Farel.
"Hai ,,nama kamu farel ya" Tanya Salsa pada Farel.
"Iya, nama ku farel tante" Jawab farel dengan sedikit malu.
***
Sepulang jalan-jalan dengan Rahma dan farel, ternyata di rumah sudah ada Pak Adnan.
"Kok pak Adnan ada di sini" Tanya ku.
"Bagus ya..saya udah tiga jam nungguin kamu pulang, kamu dari mana aja sih," Tanya Adnan.
"Habis jalan-jalan pak, saya juga butuh hiburan kali pak, masa iya saya kerja Mulu" Ujar ku.
__ADS_1
"Sama siapa, jangan-jangan kamu jalan sama Reihan ya" Gumam Adnan.
"Astaghfirullahalazim..pak ..saya tuh jalan sama Rahma,, bukan Reihan" Tegas ku.
"Bagus deh," Kata Adnan.
Kak Lina pun muncul. "Iya Asiyah,,Adnan nya udah lama nungguin kamu di sini" Kata kak Lina.
"Sebenarnya pak Adnan ada urusan apa" Tanya ku.
"Saya tadi udah bicara sama Abidzar dan umi, mereka setuju kalau Acara nya di percepat, kalau menurut kamu gimana?" Tanya Adnan.
"Ya..kalau umi dan bang Abi setuju aku juga setuju-setuju aja sih" Ucap ku
"Bagus deh kalau gitu, gimana kalau Minggu depan" Tanya Adnan.
"Saya ngikut aja pak Adnan" Jawab ku.
"Tuh kan..panggil pak lagi,, aku kan udah bilang panggil Abang aja, kalau nggak panggil ayang juga boleh deh" Canda Adnan.
"Cie...siyah.." Ledek kak Lina.
"Ih..kak Lina apa-apaan sih,," Ujar ku.
Tak lama kemudian umi pun datang, "Asiyah udah pulang ya" Sapa Umi.
"Iya mi.."Jawab ku sambil mencium tangan umi.
"Umi setuju dengan usulan Adnan siyah, lebih cepat lebih baik nak, kalian ini kan saling mencintai, tidak baik kalau di tunda-tunda, takut nya syaiton memanfaatkan cinta itu untuk menjerumuskan kalian" Ujar umi.
"Asiyah ngikut aja mi, oh ya..bang Abi mana" Tanya ku.
Tiba-tiba bang Abidzar muncul. "Abang juga setuju Asiyah, Abang kasihan melihat duda yang satu ini merana, menanti kepastian cinta nya, coba lihat raut wajah nya, sangat memprihatikan, seperti duda kesepian" Canda bang Abi.
"Abidzar,,biasa aja kali..niat bangat ngeledek nya" Ucap Adnan.
__ADS_1
Bersambung,,,
Jangan lupa like ya,,kasih vote juga ya..karena dukungan kamu adalah penyemangat author,,, author sayang kalian..