Istri Dari Penjara Suci

Istri Dari Penjara Suci
40. Saling percaya


__ADS_3

Di tengah suasana yang semakin membuatku panik, tiba-tiba Adnan muncul.


"Asiyah...kamu nggak papa kan?" Tanya Adnan. "Bang Adnan,, kok bisa ada di sini" Tanya ku.


"Orang suruhan saya itu ada di mana-mana, jadi saya tau kamu ada di sini," Kata Adnan.


"Pak Adnan..ada perlu apa pak" Tanya Paman Angga.


"Kamu tanya ada apa sama saya?? kamu udah buat masalah sama saya" Ujar Adnan pada paman Angga.


"Masalah apa pak Adnan?" Tanya Paman Angga.


"Masih nanya lagi,, kamu udah fitnah istri saya, saya percaya seratus persen sama istri saya, dan saya kenal betul dengan Angga, dia ini siswa berandalan yang selalu buat masalah," Tegas Adnan.


"Istri?? Istri apaan sih" Gumam ku


"Udah kamu diam aja" Kata Adnan.


"Pak Adnan..tapi kan ada saksi nya pak," Kata paman Angga.


"Saksi nya itu staf kalian, ya pasti dia belain kalian lah,," Kata Adnan.


"Pak Adnan..saya tau bapak ini bukan orang sembarangan, bapak seorang pebisnis besar, tapi jangan semena-mena dong pak" Kata Paman Reihan.


"Di sini pasti ada CCTV kan? Supaya lebih jelas nya,, kita cek saja CCTV" Usul Adnan.


"Ya sudah lah pak Adnan, Saya nggak akan memperbesar masalah ini lagi, karena saya masih menghargai pak Adnan, saya anggap ini sudah selesai" Ujar paman Angga.


"HH..kenapa?? kamu takut semua orang tau keburukan Angga, dan kamu Angga ..kamu saya keluarkan dari sekolah" Tegas Adnan.


Sementara Angga hanya terdiam dan sepertinya masih mabuk.


"Pak Adnan..kita damai saja ya pak..tolong jangan sangkut pautkan ke bisnis ya pak" Kata Paman Angga.


"Sudah lah hari ini saya malas ladenin kalian, Ayok siyah,, aku antar kamu pulang" Kata Adnan sambil menarik tangan ku hingga sampai di mobil nya.


"Ih..lepas belum mahram" Ucap ku sambil melepaskan tangan ku.


"Asiyah...kamu gila ya..udah tau Angga itu preman sekolah,masih aja kamu dekat-dekat sama dia, kalau tadi aku nggak datang gimana?? emang kamu mau di nikahin sama dia?" Bentak Adnan.


"Kok malah kamu yang marah-marah sih,," Gumam ku.


"Lain kali kalau ada laki-laki yang ngajak kamu makan atau kemana pun itu,,kamu jangan mau ya,,,kamu dengar nggak sih??" Tanya Adnan.


"Iya dengar....oh ya..jangan bilang-bilang sama umi ya,, keluarga ku nggak boleh ada yang tau masalah ini" Ucap ku.


"Iya..iya.." Kata Adnan.


"Aku kira..Abang nggak akan percaya sama aku," Ucap ku.

__ADS_1


"Mana mungkin aku lebih percaya sama preman seperti Angga dari pada sama kamu. Lagian aku percaya kok, kamu perempuan baik-baik, nggak mungkin berbuat seperti itu," Kata Adnan sambil menatap ku.


"Makasih ya.." Ucap ku sambil tersenyum.


"Kenapa kamu berterimakasih?" Tanya Adnan.


"Ya..karena kamu udah percaya sama aku" Ucap ku. "nggak perlu berterimakasih, udah sewajarnya kita saling percaya, ya udah..aku antar kamu pulang ya" Ujar Adnan.


"Nggak usah,, aku bawa motor kok" Ucap ku. "Motor kamu nanti biar aku suruh orang aja yang antar ke rumah mu" Kata Adnan.


Adnan pun mengantar ku pulang.


***


Sesampainya di rumah,,


"Bang Adnan..makasih yah udah nganterin aku pulang" Ucap ku.


"Iya sama-sama" Ucap Adnan.


"Terus Abang ngapain lagi berdiri di sini, Abang pulang aja,, kan saya udah sampai rumah, udah aman kok bang" Ujar ku.


"Saya mau ikut masuk" Kata Adnan.


"Hah..ngapain ??" Tanya ku.


"Udah lain kali aja, Abang mending pulang aja" Ucap ku. "Kamu ngusir??" Tanya Adnan.


"Nggak ngusir....kan Abang bisa ngobrol sama umi besok atau lain kali aja" Ujar ku.


"Aku mau nya sekarang" Tegas Adnan dan langsung masuk ke rumah ku.


"Assalamualaikum umi" Sapa Adnan. "Waalaikumussalam..Eh ada Adnan..silahkan duduk dulu" Sambut umi dengan ramah.


"Umi..suruh Adnan nya pulang aja, aku mau istirahat bentar" Ucap ku.


"Kalau mau istirahat, ya istirahat aja aku kan mau ngobrol sama umi bukan sama kamu" Kata Adnan.


"Asiyah jangan gitu dong, ada tamu kok di suruh pulang, sana kamu buatin teh dulu untuk Adnan" Suruh umi.


"Iya... iya.." Ucap ku sambil berjalan ke dapur untuk membuatkan teh.


"Aduh..bang macan mau ngomongin apa lagi sih, kayak nya dia caper bangat deh sama umi, sampai-sampai umi selalu aja belain dia" Bisik ku dalam hati.


Aku pun mengantar kan teh itu pada Adnan.


"Nih teh nya..." Ucap ku sambil meletakkan teh itu di meja.


"Terimakasih Asiyah.... beginilah istri yang ku idam idamkan umi, Asiyah ini memang sangat pengertian, tau bangat saya haus, dia langsung buatin saya teh" Canda Adnan.

__ADS_1


"Bisa Aja kamu" Ucap umi.


"Aku buatin teh karena umi yang nyuruh kali" Ucap ku.


"Umi..besok umi sekeluarga ikut ya,, kita mau ke tempat desainer kenalan aku buat pesan baju untuk pesta pernikahan, biar nanti di sana kita di ukur badan dulu sama desainer nya," Kata Adnan.


"Nggak usah berlebihan nak Adnan, beli yang murah aja, atau nggak kita sewa pakaiannya aja" Ujar umi.


"Nggak berlebihan kok umi, lagi pula Adnan kan sanggup, itu ..paling nggak seberapa kok" Kata Adnan.


"Dia emang gitu mi.. sombong nya dari dulu nggak sembuh-sembuh" Canda ku.


"Asiyah..aku lakuin itu bukan karena sombong aku cuma mau bahagiain kamu kok," Kata Adnan.


"HH..aku nggak tertarik ya.." Canda ku.


"Ya sudah terserah nak Adnan aja, Umi ngikut aja ya" Kata Umi.


"Oh ya, umi udah makan?" Tanya Adnan


"Sok perhatian bangat sih" Ucap ku.


"Udah, tadi umi udah makan kok" Jawab umi.


"Syukur deh,,ya udah Adnan pulang dulu ya mi.." Ucap Adnan.


"Kok buru-buru nak Adnan" Tanya umi.


"Iya mi.. takut nya kalau lama-lama nanti bisa jadi gosip tetangga" Kata Adnan


"HH..baru nyadar ya.." Gumam ku.


"Asiyah..jangan gitu ah, maaf ya nak Adnan, kata-kata Asiyah jangan di masukin ke hati, dia emang gitu, sifatnya masih kekanak-kanakan" Ujar Umi


"Iya nggak papa kok mi, justru itulah yang buat saya makin suka sama Asiyah" Ucap Adnan sambil menatap ku dan mengedipkan sebelah matanya.


"Apaan sih..udah sana pulang.." Ucap ku.


"Adnan pamit ya mi, Assalamualaikum" Ucap Adnan.


Adnan pun pulang.


"Asiyah...kamu yang sopan dikit dong sayang, Masa Adnan nya di usir sih" Tegur umi


"Iya mi..siyah cuma bercanda kok" Ucap ku.


Bersambung,,


Jangan lupa like,vote dan kasih bintang ya... dukungan dari kamu adalah penyemangat author.

__ADS_1


__ADS_2