Istri Dari Penjara Suci

Istri Dari Penjara Suci
6. Masakan istri tuan macan


__ADS_3

Aku mengangkat telepon itu.


"Halo Assalamualaikum,ini dengan siapa ya" Ucapku. "Waalaikumussalam, ini Safira ,kamu Asiyah ya? Adnan nya kemana siyah?" Tanya kak Safira.


" O.. kak Safira , bang Adnan lagi di belakang kak, dia lagi ngurus sapi nya " Jawabku.


" Asiyah , saya mau ngasih tau kamu, seperti yang kamu tau aku dan Adnan saling mencintai, tolong kamu tepati janji kamu untuk segera bercerai dengan Adnan " Kata Safira.


" iya kak ,kakak nggak usah khawatir, kami pasti akan cerai kak , kakak yang sabar yah, suatu saat pasti kakak bisa bersama dengan bang Adnan " Ucapku


Kak Safira pun menutup teleponnya. Tiba-tiba bang Adnan datang." Kenapa kamu pegang hp saya " Tanya bang Adnan. " Tadi ada telepon dari kak Safira , jadi aku angkat aja " Jawabku.


"Lain kali jangan sentuh barang-barang saya" Ucap Adnan.


" Bang Adnan , Sebenarnya kapan kita bisa cerai ?" Tanyaku. "Sekitar satu bulan lagi nenek mau pergi ke luar negeri , di saat itulah kita ambil kesempatan untuk pisah " Jawab bang Adnan . "Alhamdulillah" Ucapku dengan lega.


***


Malam pun tiba ,tak sengaja aku menemukan selembar surat di diary ku , ternyata itu adalah surat dari Reihan yang dulu ia berikan padaku saat libur pesantren, satu tahun lalu. Aku pun mulai teringat masa-masa dulu,


**Satu tahun lalu**


Pagi yang cerah ,saat itu pesantren libur semester , aku pun di jemput umi ke pesantren untuk pulang beberapa Minggu, saat aku dan umi menunggu bis di terminal, tiba-tiba seorang bocah memberikan surat kepada ku "Kak..kak..ini ada surat dari Abang yang pake baju putih itu" Kata anak itu sambil menunjuk laki-laki yang ternyata adalah Reihan.


Aku menatap Reihan , lantas Reihan tersenyum, namun tiba-tiba bis sampai, aku tak sempat membalas senyuman nya , umi sudah naik ke bis , jadi aku pun langsung menyusul umi.


saat umi tertidur di bis, aku diam-diam membaca surat itu, yang ternyata isinya adalah..

__ADS_1


" Assalamualaikum Asiyah , Apa kabar , Semoga kamu selalu dalam lindungan Allah ya, maaf saya lancang mengirim surat ini, Asiyah .. sebenarnya saya sudah lama mengagumi mu, saya berniat setelah selesai Kuliah dan punya kerjaan, saya akan melamar kamu .


Asiyah maaf kalau surat ini mengganggumu , surat ini tak usah di balas yah, cukup balas dengan doa"


Tak sadar saat itu aku ternyata sudah senyum-senyum sendiri membaca surat dari Reihan. "Ya Allah bantu lah aku memelihara cinta ini agar tetap suci dan tidak ternodai dengan zina" . Bisikku dalam hati


Lamunan tentang masa laluku pun terhenti karena di kagetkan dengan suara bang Adnan."YESS,,GOL...YEAH...."Teriak Adnan si tuan macan.


Aku pun membuka tirai pembatas antara kamarku dan Adnan , lalu aku mendatanginya "Astaghfirullahalazim..Untung aja aku nggak pingsan , Abang lagi ngapain sih, heboh bangat deh" Ucapku.


" Udah sana-sana...jangan ganggu aku lagi nonton bola " Kata Adnan sambil menggenggam hp, dan kedua matanya fokus pada hp itu .


"Aku tuh mau tidur, tapi dari tadi Abang Teriak-teriak Mulu aku jadi nggak bisa tidur" Ucapku.


" Ini kan rumah saya, suka-suka saya dong mau ngapain " Jawab Adnan. "Terserah deh " Tegas ku . "Dasar macan tutul..nggak tau caranya bersikap baik sama istri sendiri" Bisikku dalam hati.


**Keesokan harinya**


Seusai solat subuh ,aku menuju dapur dan membantu bi Surti masak " Bi Surti kerjain yang lain aja yah , biar aku yang masak kali ini " Ucapku.


" Iya nyonya, kalau gitu saya nyuci dulu ya" Jawab bi Surti. Kan saya udah bilang bi Surti panggil Nama saya aja , nggak usah pake nyonya-nyonya segala bi" Kata ku.


" iya maaf nak Asiyah , Saya lupa, kalau gitu saya ke belakang dulu ya ," Ujar bi Surti.


" Kangen deh masak masakan yang selalu umi masak, pokok nya kali ini aku bakalan nunjukin kemampuanku, pasti nanti nenek bakalan suka , eh.. tapi kan ini masakan kampung , apa mereka mau makan ya? " Bisikku dalam hati.


Masakan pun selesai, nenek ternyata sudah menunggu di meja makan." Pagi nek..hari ini siyah yang masak semoga nenek suka yah " Ucapku sambil meletakkan makanan itu di meja makan . Aku pun duduk di meja makan untuk makan bersama " bi Surti ..ayo makan bareng " Ajak ku. " jangan nak siyah, saya makan di belakang saja " Tolaknya sambil menunduk. " nggak papa bi Surti ,sini bareng aja" Kata nenek. bi Surti pun duduk di meja makan .

__ADS_1


Bang Adnan pun datang, " pagi semua..pasti lagi pada nunggu aku mau sarapan yah, ayo-ayo..kita mulai sarapan nya" Ujar Adnan.


" Wow..masakan bi Sur kali ini kok rasanya spesial yah, enak bangat , masakan ini mengingatkan aku sama masakan mama ku " Kata Adnan.


" Maaf tuan ,ini bukan masakan saya ,tadi Nak Asiyah yang masak " Jawab bi Surti.


" Iya Adnan yang masak hari ini Asiyah bukan bi Surti, " Ujar nenek. " O..maaf-maaf ternyata istri aku yang masak .. Masya Allah pintarnya istriku..kalau gini terus Abang makin sayang lah sama siyah " Kata Adnan. " i..iya bang Adnan siyah senang kalau Abang suka " Jawabku. " HH ..kayanya tuan macan ini cocok deh jadi artis , aktingnya itu bisa dinilai 100"Bisikku dalam hati.


***


Saat aku sedang membersihkan kamar tiba-tiba bi Surti datang " Nak Asiyah di luar ada tamu nyariin Asiyah " Ucap bi Surti.


Aku pun menuju ruang tamu , ternyata itu adalah kedua sahabatku, Rahma dan Balqis ."Rahma..Balqis..aku nggak nyangka kalian datang, aku kangen bangat sama kalian " Sapa ku . "Ya iya lah kita datang, kita itu mau tanya-tanya bagaimana perasaan pengantin baru ini " Jawab Rahma. "Asiyah, pasti kamu senang banget kan , meskipun nikahnya dadakan, tapi kan suami kamu tampan dan tajir" Kata Balqis .


" ih...kalian itu pada ngaco ya..aku itu ibaratkan Cinderella di kandang macan , asal kalian tau, Bang Adnan itu udah kaya monster bagi aku, aku ini tiap hari pengen pulang , aku juga sedang mikirin cara biar bisa pisah sama Adnan " Bisikku pada Rahma dan Balqis.


" loh kok kamu ngomong gitu si, emangnya dia ngapain kamu " Tanya Balqis. " Kalau dia ngapa-ngapain kamu bilang aja sama kami , biar kami yang turun tangan " Lanjut Rahma.


" hushh..Jangan keras-keras ngomongnya, nanti ada yang dengar " Tegur ku.


"Iya iya .." Kata Rahma . " eh..Kalian mau minum apa biar aku buatin " Tanyaku. " Teh aja, sekalian cemilannya ya " Kata Rahma


" Rahma malu-maluin aja deh" Ucap Balqis


Bersambung,,


jangan lupa like ya ,,dan mohon kasih sarannya supaya up nya lebih baik lagi..

__ADS_1


__ADS_2