Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 13 : Ceraikan dia.


__ADS_3

Episode 13 : Ceraikan dia.


.


.


.


Dua jam kemudian,


Seperti kata dokter Deanny benar-benar sadar setelah dua jam.


Akram tidak lagi pergi ke perusahaan sehingga urusan kantor sekarang diurus sementara oleh assiten pribadi nya.


"Nek, ada apa sebenarnya kenapa Nenek tiba-tiba panik tadi?" Akram bertanya lembut sekali.


Dia menggenggam tangan Nenek nya dan duduk di sisi Neneknya.


Anna hanya bisa duduk di sebelah dan terdiam menunduk.


"Plak!"


Deanny langsung menyingkirkan tangan Akram, membuat Akram kebingungan.


"Tega sekali kau pada Nenek, apakah kau ingin Nenek cepat mati? sampai kapan kau akan berbohong jika wanita itu tidak akan bisa hamil?"


"Ha? wanita itu tidak bisa hamil kan?"


Deanny yang sudah tua itu menangis, dia tidak suka ketika cucu nya tidak jujur padanya.


Mata Akram melebar dan dia segera menggenggam tangan Nenek nya lagi.

__ADS_1


"Dari mana Nenek tahu itu? maafkan aku Nek, aku tadinya ingin mengatakan nya tapi aku belum menemukan waktu yang tepat," seru Akram memohon maaf.


Selama hidup, hanya Nenek nya yang benar-benar menyayangi nya, jadi Akram sangat menyayangi Nenek Deanny.


Akram tidak akan siap jika dihadapkan dengan kenyataan jika Deanny suatu hari nanti akan kembali ke tanah.


"Aku menemukan nya di kantung jas mu! Nenek tidak mau tahu, kau harus berpisah dari wanita itu! dia tidak baik Akram."


"Berapa kali Nenek harus mengatakan ini padamu, kau tidak mendengarkan Nenek dari awal, lihatlah akibatnya?"


"Siapa yang akan meneruskan keluarga Dominic jika kau tidak memiliki anak? Akram ... Akram, Nenek sangat kecewa." Deanny menangis tersedu-sedu.


Selama hidup, ini adalah kedua kalinya Deanny kecewa pada cucunya, pertama karena Akram memaksa menikah dengan Natalie dan yang kedua karena Akram tidak jujur jika Natalie tidak bisa memiliki anak.


Akram langsung terenyuh, dia tidak bisa menjawab ucapan Neneknya, dia salah dalam hal ini.


Yang dilakukan oleh Akram hanya lah memeluk Neneknya saja.


Dia tidak akan membela dirinya sendiri kali ini.


.


.


Deanny yang menangis itu mencoba menenangkan dirinya, dia masih berbaring dengan wajah yang pucat, dia melihat ada Anna di sisi cucu nya.


"Akram, ceraikan dia!" seru Deanny dengan nada yang datar, dia menatap Akram dengan mata yang sangat menyedihkan.


"Nek, ayolah ... pernikahan tidak sesimple itu, Nenek fokus saja dulu menyembuhkan diri, aku belum memiliki niat bercerai dengan Natalie,"


Akram ingin memberikan pengertian jika dia tidak mungkin menceraikan Natalie, karena Natalie tidaklah salah dalam hal ini.

__ADS_1


"Kalau begitu Nenek akan mati hari ini!" geram Deanny mengancam cucunya sendiri.


Hal itu membuat Akram dan Anna yang ada di sisinya panik, bahkan sampai membuat Anna menangis.


"Nek, Tolong lah, aku harus bagaimana? jangan membuat aku memilih sesuatu yang tidak bisa aku pilih!" seru Akram sungguh frustasi.


"Selain bercerai, apa yang bisa membuat Nenek tenang, tolong Nek ... aku tidak bisa menceraikan Natalie,"


Akram sudah benar-benar pusing, dia memohon kepada Neneknya, agar memberikan dia pilihan lain.


"Baiklah, kalau kau tidak bisa bercerai, menikah lah lagi! kau harus memikirkan keturunan Akram, Nenek tidak akan mati dengan tenang jika kau tidak memiliki anak!"


"Kau mau Nenek tersiksa begitu?" Deanny tidak mau tahu, Deanny tidak akan lagi memberikan kelonggaran dalam hal ini.


"Dulu Nenek mengalah agar kau bisa menikah dengan wanita jahat itu, tetapi sekarang kau harus mengalah kepada Nenek, kau harus menikah lagi, dan hal itu tidak bisa ditolak! titik!"


Seru Deanny sangat yakin, dia tidak mau tahu, yang jelas Akram harus menikah lagi dan harus memiliki anak sebelum ia pergi dari dunia ini.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy

__ADS_1


__ADS_2