Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 27 : Kesenangan baru.


__ADS_3

Episode 27 : Kesenangan baru.


.


.


.


Akram langsung sangat lahap memakan bubur itu.


Ada yang aneh dari bubur itu, bukan rasanya akan tetapi ada sesuatu yang lain, rasa hangat yang tidak bisa dijelaskan oleh Akram.


Mata Anna menatap tajam dan ia kelihatan menahan amarahnya selama Akram makan, Anna tidak ingin bertengkar dengan orang sakit.


'Jika saja kau tidak sakit, aku pasti sudah tidak akan di sini dan pergi tidur!'


'Mengatakan aku mengganggu padahal aku hanya ingin membantu!'


Anna masih marah, dia tidak suka ketika perhatian nya malah disambut rasa kesal oleh suaminya sendiri.


"Ehem!"


"Kenapa bubur ini habis? berikan aku lagi, aku mau makan lagi!"


Akram yang tak sadar sudah menghabiskan bubur di mangkuk nya menyodorkan mangkuk itu dan meminta Anna memberikan dia makanan lagi.


Wajah Anna memerah sekali, matanya semakin tajam, dan Akram bisa melihat dengan jelas bagaimana tangan Anna mencengkeram begitu kuat.

__ADS_1


'Pffft, dia seperti masih marah padaku, wajahnya sangat lucu dan menggemaskan, aku sepertinya memang suka mengerjainya!'


"Kau marah padaku? apakah kau mau membuat ku mati kelaparan?" Akram semakin bersemangat mengerjai Anna yang kelihatan kesal.


Dia masih dalam balutan gaun pengantin nya, dia yang masih kesal segera merebut mangkuk yang ada di tangan Akram.


"Berikan padaku Tuan pemarah, aku mau mengambil makanan untuk mu karena Tuan masih sakit," seru Anna hendak pergi dan mengambil makanan untuk Akram.


"Cih, mengatai pengganggu, menyuruh-nyuruh, dasar tidak punya hati, sudah syukur aku memasak bubur terenak sejagat raya ini, apakah dia tidak tahu jika aku adalah pemenang kompetisi memasak di desa ku!"


"Masakan ku ini bernilai mahal!"


Gerutunya masih sangat menggemaskan, dia mengenakan gaun pengantin besarnya berjalan mondar-mandir di kediaman yang seperti istana itu.


Hanya dalam beberapa saat Anna sudah datang dengan bubur di tangan, Anna sedikit lelah karena rumah terlalu besar untuk ia jelajahi, apalagi dengan gaun besar nya itu.


"Tuan, ini bubur nya ... kali ini makan pelan-pelan saja, jangan terburu-buru, aku juga sudah meminta pelayan berjaga-jaga jika sekiranya Tuan butuh makan lagi, mereka akan segera kesini mengantar nya ..." seru Anna meletakkan bubur di atas meja sisi ranjang Akram.


Senyuman di wajahnya terlihat sangat jelas ketika melihat Anna sudah datang.


"Hmmm? aku tidak mau pelayan memberikan makanan untuk ku, harus kau yang berikan padaku! apa kau mau jadi istri yang tidak bertanggung jawab?'


Seru Akram sungguh percaya diri sekali, dia membuat Anna sungguh tidak habis pikir dengan pemikiran Akram ini.


"Tuan, biarkan aku mandi dan beristirahat dulu, yang menikah hari ini bukan hanya Tuan, tapi aku juga baru menikah, apakah Tuan tidak tahu seberapa berat gaun ini?"


"Belum lagi rumah mu yang sangat besar, aku lelah sekali dan ingin mandi, aku keringatan dan rasanya tidak nyaman ..."

__ADS_1


Anna mencoba menjelaskan dengan baik, dia tidak ingin berdebat lagi.


Ketika Anna menjelaskan dengan lembut sebenarnya di telinga Akram, Anna menjelaskan dengan nada suara yang menekan.


'Kenapa dia lucu sekali? aku suka ketika dia mengoceh, sepertinya aku memilih mainan baru, misi mengerjai istri akan dimulai dari sekarang!'


'Ha ha ha, oh iya, katanya dia lelah dan keringatan ....'


Akram tentu saja semakin bersemangat hendak mengerjai Anna, namun ia lupa jika Anna sudah menjadi istrinya dimana mereka harus segera memiliki anak.


"Ke ... keringat?" seru Akram dengan pipi yang sudah merah sekali, matanya tanpa sadar melihat ke arah garis leher Anna yang memang sedikit berkeringat.


Dan tanpa sadar matanya semakin turun dan tertuju ke arah buah dadanya, disana mata Akram terkunci seutuhnya.


"Glek!"


Akram menelan salivanya secara tidak sadar.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.

__ADS_1


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy


__ADS_2