Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 23 : Ayo kita menikah.


__ADS_3

Episode 23 : Ayo kita menikah.


.


.


.


Hati Akram tersenyum mendengar harapan Neneknya, dia menjadi merasa menyesal dan bersedih di saat yang bersamaan.


'Maafkan Akram, Nek. Akram tidak mungkin merenggut masa depan Anna, aku juga tidak mungkin melepaskan Natalie begitu saja, aku sudah berjanji padanya ...'


Akram merasa bersalah, dia tidak akan mungkin bisa bersama dengan Anna selamanya.


Akram tahu jika hubungan ini hanya untuk sementara saja.


"Anna ... ayo kita menikah," bisik Akram membuat Anna semakin menunduk, Anna mengangguk lalu mereka melangkah untuk mengucapkan janji suci pernikahan.


Pernikahan itu berjalan dengan sangat indah dan hikmat.


Setelah janji suci diucapkan ...


"An, aku akan mencium dahi mu, kau harus kooperatif!" bisik Akram tidak ingin terlihat kaku di hadapan Nenek Deanny yang masih sakit.


"Baiklah ..." balas Anna juga ikut membisik.


"Ehem ..." Akram berdehem karena merasa sangat gugup, padahal hanya untuk mencium dahi saja.


"Cup!"

__ADS_1


Tapi Akram segera melakukannya, dia mencium Anna dengan lembut, matanya terpejam.


Dan sungguh, ciuman sederhana ini membuat Akram merasakan hal lain, dia merasa jika ada ketenangan dan kehangatan di sana.


Ketika Akram mencium Anna, semua pelayan dan Deanny segera bertepuk tangan.


Sayangnya Deanny masih harus segera dirawat lagi, karena kondisinya yang masih dalam pemulihan.


.


.


"Nek, Anna tinggal di rumah ini saja, bagaimana Anna bisa meninggalkan Nenek?"


Deanny memang menyarankan agar Anna dan Akram tinggal di kediaman Akram saja, agar Natalie tahu jika Anna adalah wanita yang pantas untuk Akram.


"Nak, Nenek memiliki banyak perlahan di sini, bahkan ada dokter dan suster yang berjaga untuk Nenek,"


Seru Deanny sangat berterus terang, membuat Anna yang berada di balutan gaun pengantin itu langsung gugup.


Pipinya merah sekali dan jantungnya serasa mau copot karena malu.


Sedangkan Akram ...


"Uhuk ..." Akram yang berada di ruangan Neneknya tadi sedang minum, dia sampai tersedak dan harus meletakkan gelas minum nya dengan segera.


Akram dan Anna langsung saling menatap karena Deanny mengatakan itu, dan seterusnya beberapa detik tanpa sadar bersitatap, keduanya langsung mengalihkan pandangan lagi.


'Ais ... kau ini lelaki dewasa Akram, kenapa kau bersikap malu-malu hanya karena gadis kecil itu? bahkan kau tidak berani menatap matanya!'

__ADS_1


Benak Akram seolah kehilangan wibawanya jika berada di dekat Anna.


Sedangkan Anna ...


'Sebenarnya bagaimana cara membuat anak itu secara praktek nya? kenapa aku gugup sekali ... aku pernah mempelajari biologi mengenai sistem reproduksi tapi bagaimana langkah nya? aaaaa ... aku semakin gugup!'


Anna sebenarnya tahu mengenai sistem reproduksi manusia, dia mempelajari nya saat sekolah di SMA, namun di desanya informasi dan teknologi masih sangat terbelakang, membicarakan mengenai hubungan badan juga masih tabu.


Jadi Anna benar-benar tidak mengerti bagaimana caranya agar segera memiliki anak.


"Akram, kenapa kau kelihatan malu-malu begitu? cepat bawa istrimu ini ..." seru Deanny langsung senyam senyum melihat tingkah pengantin baru ini.


"Malu? aku tidak malu!" gerutu Akram tidak terima dia dikatakan malu malu oleh Neneknya sendiri.


"Ha ha ha!" Deanny yang menonton hal itu tertawa, umurnya serasa bertambah karena kegirangan sekarang ini.


"Ayo ..." seru Akram mengulurkan tangannya ke arah Anna yang tadi duduk di ranjang Nenek Deanny.


"Y ... Ya," balas Anna gugup juga menggenggam tangan suaminya untuk pertama kalinya sejak mereka menikah.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.

__ADS_1


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy


__ADS_2